<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7068770672821932216</id><updated>2011-09-15T01:00:28.988+07:00</updated><category term='dakwah'/><category term='ananda'/><category term='tahukah anda?'/><category term='imani'/><category term='umroh dan haji'/><category term='muslimah'/><category term='tips-tips'/><category term='kesehatan'/><category term='kecantikan'/><category term='syiroh'/><category term='fiqih muslimah'/><category term='cinta'/><category term='ramadhan'/><category term='keluarga'/><category term='dapurkita'/><category term='cerminsalaf'/><title type='text'>butir-butir keindahan</title><subtitle type='html'>berbagi pengetahuan, ungkapan hati, ide, keindahan, fashion, wanita, kesehatan &amp;amp; seni</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7068770672821932216/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>butir-butir keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10435171938230941573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/S9hVmqZoeVI/AAAAAAAAAAM/g-xfr3DsmBA/S220/sibungacantikummufirdaus.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>80</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7068770672821932216.post-8020141413241928308</id><published>2011-08-16T20:36:00.004+07:00</published><updated>2011-08-16T20:44:50.400+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='keluarga'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ananda'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tips-tips'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tahukah anda?'/><title type='text'>AL-QUR'AN Vs 'Mozart Effect'</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-bK5uiEw6JEk/TkpzaTH0xvI/AAAAAAAAAP8/NrKi-Tty45s/s1600/mendengarkan-musikpada%2Bbayi.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 200px; height: 157px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-bK5uiEw6JEk/TkpzaTH0xvI/AAAAAAAAAP8/NrKi-Tty45s/s200/mendengarkan-musikpada%2Bbayi.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5641448378881853170" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kepercayaan orang barat bahwa musik terutama mozart dapat meningkatkan kecerdasan sudah diyakini sejak tahuan 1950-an, mitos ini kemudian diteliti secara lebih serius pada tahun 1990-an. 36 siswa dalam sebuah studi di University of California di Irvine mendengarkan 10 menit sonata Mozart sebelum mengambil tes IQ. Menurut Dr Gordon Shaw, psikolog yang bertanggung jawab atas penelitian ini, skor IQ siswa naik sekitar 8 poin akibat dirangsang oleh alunan ajaib musik Mozart, sejak itulah istilah “Mozart effect ” lahir.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Bahkan di dalam negeri, tahun 2002 Hermanto Tri Juwono dan timnya pernah mencoba pada tikus hamil. Hermanto dkk., memperdengarkan musik klasik Mozart, gamelan sampai dangdut. Setelah distimulasi seperti itu, pertumbuhan sel-sel otak bayi dan ibu tikus diteliti. Hasilnya musik Mozart memberi peningkatan jumlah sel lebih tinggi. Musik gamelan nomor dua tertinggi, sedangkan musik dangdut peningkatannya paling rendah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun setelah bertahun-tahun, orang mulai ragu akan kesahihan dari ‘Mozart effect’ ini dan penelitian tandingan yang menghasilkan kesimpulan kontradiktif dengan kesimpulan diatassudah dilakukan. Beberapa peneliti dari University of Vienna, Austria yakni Jakob Pietschnig, Martin Voracek dan Anton K. Formann dalam riset mereka yang diberi judul “Mozart Effect” mengemukakan kesalahan besar dari hasil penelitian musik yang melegenda ini. Pietschnig dan kawan-kawannya mengumpulkan semua pendapat dan temuan para ahli terkait dampak musik Mozart terhadap tingkat intelegensi seseorang.Mereka membuat riset yang melibatkan 3000 partisipator, hasil penelitiannya adalah ; ‘tidak ada stimulus atau sesuatu yang mendorong peningkatan kemampuan inteligensi seseorang setelah mendengarkan musik Mozart.’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tim peneliti dari Jerman yang terdiri atas ilmuwan, psikolog, filsuf, pendidik, dan ahli musik juga mengadakan penelitian serupa, mereka mengumpulkan berbagai literatur dan fakta mengenai efek mozart ini. Dan hasil penelitiannya ; ‘Sangat tidak mungkin mozart dapat membuat seorang anak menjadi jenius.’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Howstuffwork sebuah situs yang terkenal memaparkan bahwa musik klasik seperti karya mozart tidak akan membuat seseorang lebih cerdas. Dalam situsnya, masalah ini dimasukan sebagai salah satu point dalam artikel yang berjudul ;‘10 mitos tentang otak.’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan Dr Frances Rauscher, seorang peneliti yang terlibat dalam studi di Universitas California di Irvine –yang melahirkan istilah “Mozart Efect”– yang telah menjadi kontroversi dalam komunitas ilmiah ini juga menyatakan bahwa mereka tidak pernah mengklaim itu benar-benar membuat orang pintar, tetapi hanya meningkatkan kinerja pada tugas-tugas spasial-temporal tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang kita mengetahui bahwa musik Mozart –dan sebetulnya semua musik yang memiliki alunan nada yang menenangkan (kecuali musik dangdut sepertinya-red)– hanya diyakini dapat menimbulkan efek psikologis seperti bergairah, tenang atau damai. Dan kondisi psikologis ini memang positif dalam merangsang pertumbuhan sel otak. Psikolog Rose Mini menambahkan bahwa yang terpenting bukan musiknya, namun ketenangan yang didapat oleh seorang ibu yang kemudian ditularkan kepada si bayi sejak dalam kandungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Lise Eliot, Ph.D, pakar biologi dan anatomi sel Chicago Medical School AS, mengatakan, perkembangan struktur otak bayi lebih dipengaruhi; pola diet, gaya hidup dan kondisi emosi ibu hamil. Efek musik memang diakui sebagai stimulus psikologis / emosional yang baik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Al-Qur'an Kalamullah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi musik diakui meningkatkan kecerdasan, namun secara tidak langsung yaitu dengan efeknya yang menenangkan sehingga syarat psikologis dan emosional sang ibu memenuhi syarat untuk menciptakan suasana dan lingkungan rahim yang kondusif untuk pembangunan dan pertumbuhan otak sang janin. Stimulan serupa juga didapati pada Al-Quran, diyakini juga bahwa Al-Quran membawa pengaruh-pengaruh positif lain yang luar biasa disebabkan oleh sumber Al-Quran yang ilahiah, dan juga berdasarkan banyaknya kesaksian orang-orang yang merasakan pengaruh Al-Quran secara langsung maupun tak langsung. Keyakinan ini terus diupayakan diteliti sehingga dapat dijelaskan lebih baik dalam ranah ilmiah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sudah diteliti dan didapati fakta bahwa memperdengarkan Al-Quran kepada bayi akan meningkatkan tingkat inteligensia sang bayi. Dr. Nurhayati dari Malaysia mengemukakan hasil penelitian ini dalam sebuah seminar konseling dan psikoterapi Islam.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap suara atau sumber bunyi memiliki frekuensi dan panjang gelombang tertentu. Dan ternyata, bacaan Al-Qur’an yang dibaca dengan tartil yang bagus dan sesuai dengan tajwid memiliki frekuensi dan panjang gelombang yang mampu mempengaruhi otak secara positif dan mengembalikan keseimbangan dalam tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bacaan Al-Qur’an memiliki efek yang sangat baik untuk tubuh, seperti; memberikan efek menenangkan, meningkatkan kreativitas, meningkatkan kekebalan tubuh, meningkatkan kemampuan konsentrasi, menyembuhkan berbagai penyakit, menciptakan suasana damai dan meredakan ketegangan saraf otak, meredakan kegelisahan, mengatasi rasa takut, memperkuat kepribadian, meningkatkan kemampuan berbahasa, dan lain sebagainya&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau musik klasik disimpulkan dapat mempengaruhi kecerdasan melalui pengaruh positifnya terhadap stimulan psikologis dengan efektivitas sebesar 65% maka seharusnya Al-Quran yang adalah Kalamullah bisa lebih baik lagi. Al-Qur’an tetaplah obat dan terapi serta stimulan yang terbaik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu yang cerdas menganggap bahwa rahimnya adalah ruang kelas pertama bagi anaknya, bukan hanya sekedar ruang tunggu bagi janin sampai ia siap dilahirkan ke dunia ini. Para ahli menyatakan bahwa kondisi kejiwaan sang ibu juga sangat mempengaruhi watak dan kecerdasan bayinya. Dalam kondisi stress tubuh sang ibu akan memproduksi hormon kortisol dalam jumlah berlebihan sehingga ini akan memicu tekanan darah meninggi, dada terasa sesak, dan emosi menjadi tidak stabil. Hormon kortisol ini bisa merambat ke bayi melalui plasenta sehingga mempengaruhi pembuluh darah sang janin, akibatnya sang janinpun ikutan stress. Bila ini terjadi terus-menerus dapat menyebabkan sang anak kelak menjadi orang yang rentan stress. Inilah pentingnya ibu yang sedang hamil memperbanyak berdzikir, sebab manfaat berdzikir yang pertama adalah menciptakan ketenangan batin, dan dzikir yang paling utama adalah menghafal, membaca, dan mempelajari Al-Quran Al-Kariim.&lt;br /&gt;oleh: Purwanto Abd. Ghaffar&lt;br /&gt;salam_sitijamilahamdi&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7068770672821932216-8020141413241928308?l=sitijamilahamdi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/feeds/8020141413241928308/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/2011/08/al-quran-vs-mozart-effect.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7068770672821932216/posts/default/8020141413241928308'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7068770672821932216/posts/default/8020141413241928308'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/2011/08/al-quran-vs-mozart-effect.html' title='AL-QUR&apos;AN Vs &apos;Mozart Effect&apos;'/><author><name>butir-butir keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10435171938230941573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/S9hVmqZoeVI/AAAAAAAAAAM/g-xfr3DsmBA/S220/sibungacantikummufirdaus.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-bK5uiEw6JEk/TkpzaTH0xvI/AAAAAAAAAP8/NrKi-Tty45s/s72-c/mendengarkan-musikpada%2Bbayi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7068770672821932216.post-6542050959265205035</id><published>2011-08-15T08:43:00.004+07:00</published><updated>2011-08-16T19:56:08.317+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ramadhan'/><title type='text'>Keutamaan Puasa Ramadhan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-W7tZQeNctd4/Tkh66yjCf_I/AAAAAAAAAP0/MyM8uPsb6AE/s1600/ramadhan-mubarakqur%2527anopen.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 200px; height: 140px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-W7tZQeNctd4/Tkh66yjCf_I/AAAAAAAAAP0/MyM8uPsb6AE/s200/ramadhan-mubarakqur%2527anopen.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5640893683701284850" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pada pembahasan kali ini, kita akan mengkaji bersama mengenai keutamaan Ramadhan dan puasa di dalamnya. Semoga Allah selalu memberikan kita ilmu yang bermanfaat dan amal yang saleh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Keutamaan Bulan Ramadhan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ramadhan adalah Bulan Diturunkannya Al-Qur’an&lt;br /&gt;Bulan Ramadhan adalah bulan yang mulia. Bulan ini dipilih  sebagai bulan untuk berpuasa dan pada bulan ini pula Al-Qur’an diturunkan. &lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana Allah ta’ala berfirman,&lt;br /&gt;شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآَنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu.” (QS. Al Baqarah [2] : 185)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Katsir rahimahullah tatkala menafsirkan ayat yang mulia ini mengatakan,”(Dalam ayat ini) Allah ta’ala memuji bulan puasa –yaitu bulan Ramadhan- dari bulan-bulan lainnya. Allah memuji demikian karena bulan ini telah Allah pilih sebagai bulan diturunkannya Al Qur’an dari bulan-bulan lainnya. Sebagaimana pula pada bulan Ramadhan ini Allah telah menurunkan kitab ilahiyah lainnya pada para Nabi ‘alaihimus salam.” (Tafsirul Qur’anil Adzim, I/501, Darut Thoybah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setan-setan Dibelenggu, Pintu-pintu Neraka Ditutup dan Pintu-pintu Surga Dibuka Ketika Ramadhan Tiba&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,&lt;br /&gt;إِذَا جَاءَ رَمَضَانُ فُتِّحَتْ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ النَّارِ وَصُفِّدَتِ الشَّيَاطِينُ&lt;br /&gt;“Apabila Ramadhan tiba, pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup, dan setan pun dibelenggu.” (HR. Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah mengatakan,”Pintu-pintu surga dibuka pada bulan ini karena banyaknya amal saleh dikerjakan sekaligus untuk memotivasi umat islam untuk melakukan kebaikan. Pintu-pintu neraka ditutup karena sedikitnya maksiat yang dilakukan oleh orang yang beriman. Setan-setan diikat kemudian dibelenggu, tidak dibiarkan lepas seperti di bulan selain Ramadhan.” (Majalis Syahri Ramadhan, hal. 4, Wazarotul Suunil Islamiyyah)&lt;br /&gt;Terdapat Malam yang Penuh Kemuliaan dan Keberkahan&lt;br /&gt;Pada bulan Ramadhan terdapat suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan yaitu lailatul qadar (malam kemuliaan). Pada malam inilah -yaitu 10 hari terakhir di bulan Ramadhan- saat diturunkannya Al Qur’anul Karim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah ta’ala berfirman,&lt;br /&gt;إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ – وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ – لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ&lt;br /&gt;“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada lailatul qadar (malam kemuliaan). Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.” (QS. Al Qadr [97] : 1-3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Allah ta’ala juga berfirman,&lt;br /&gt;إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةٍ مُبَارَكَةٍ إِنَّا كُنَّا مُنْذِرِينَ&lt;br /&gt;“Sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan.” (QS. Ad Dukhan [44] : 3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Abbas, Qotadah dan  Mujahid mengatakan bahwa malam yang diberkahi tersebut adalah malam lailatul qadar. (Lihat Ruhul Ma’ani, 18/423, Syihabuddin Al Alusi)&lt;br /&gt;Bulan Ramadhan adalah Salah Satu Waktu Dikabulkannya Doa&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,&lt;br /&gt;إِنَّ لِلّهِ فِى كُلِّ يَوْمٍ عِتْقَاءَ مِنَ النَّارِ فِى شَهْرِ رَمَضَانَ ,وَإِنَّ لِكُلِّ مُسْلِمٍ دَعْوَةً يَدْعُوْ بِهَا فَيَسْتَجِيْبُ لَهُ&lt;br /&gt;“Sesungguhnya Allah membebaskan beberapa orang dari api neraka pada setiap hari di bulan Ramadhan,dan setiap muslim apabila dia memanjatkan do’a maka pasti dikabulkan.” (HR. Al Bazaar sebagaimana dalam Mujma’ul Zawaid dan Al Haytsami mengatakan periwayatnya tsiqoh/terpercaya. Lihat Jami’ul Ahadits, Imam Suyuthi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Keutamaan Puasa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. Puasa adalah Perisai&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,&lt;br /&gt;إِنَّمَا الصِّيَامُ جُنَّةٌ يَسْتَجِنُّ بِهَا الْعَبْدُ مِنَ النَّارِ&lt;br /&gt;“Puasa adalah perisai yang dapat melindungi seorang hamba dari api neraka.” (HR. Ahmad dan Baihaqi, dihasankan oleh Syaikh Al Albani dalam Shohihul Jami’)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. Orang yang Berpuasa akan Mendapatkan Pahala yang Tak Terhingga&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3. Orang yang Berpuasa akan Mendapatkan Dua Kebahagiaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;4. Bau Mulut Orang yang Bepuasa Lebih Harum di Hadapan Allah daripada Bau Misik/Kasturi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,&lt;br /&gt;قَالَ اللَّهُ : كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ لَهُ إِلاَّ الصِّيَامَ ، فَإِنَّهُ لِى ، وَأَنَا أَجْزِى بِهِ . وَالصِّيَامُ جُنَّةٌ ، وَإِذَا كَانَ يَوْمُ صَوْمِ أَحَدِكُمْ ، فَلاَ يَرْفُثْ وَلاَ يَصْخَبْ ، فَإِنْ سَابَّهُ أَحَدٌ ، أَوْ قَاتَلَهُ فَلْيَقُلْ إِنِّى امْرُؤٌ صَائِمٌ . وَالَّذِى نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ لَخُلُوفُ فَمِ الصَّائِمِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللَّهِ مِنْ رِيحِ الْمِسْكِ ، لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ يَفْرَحُهُمَا إِذَا أَفْطَرَ فَرِحَ ، وَإِذَا لَقِىَ رَبَّهُ فَرِحَ بِصَوْمِهِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Allah berfirman,’Setiap amal anak Adam adalah untuknya kecuali puasa. Puasa tersebut adalah untuk-Ku dan Aku yang akan membalasnya. Puasa adalah perisai. Apabila salah seorang dari kalian berpuasa maka janganlah berkata kotor, jangan pula berteriak-teriak. Jika ada seseorang yang mencaci dan mengajak berkelahi maka katakanlah,’Saya sedang berpuasa’. Demi Dzat yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, sesungguhnya bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah pada hari kiamat daripada bau misk/kasturi. Dan bagi orang yang berpuasa ada dua kegembiraan, ketika berbuka mereka bergembira dengan bukanya dan ketika bertemu Allah mereka bergembira karena puasanya’. “ (HR. Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;5. Puasa akan Memberikan Syafaat bagi Orang yang Menjalankannya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,&lt;br /&gt;الصِّيَامُ وَالْقُرْآنُ يَشْفَعَانِ لِلْعَبْدِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ يَقُولُ الصِّيَامُ أَىْ رَبِّ مَنَعْتُهُ الطَّعَامَ وَالشَّهَوَاتِ بِالنَّهَارِ فَشَفِّعْنِى فِيهِ. وَيَقُولُ الْقُرْآنُ مَنَعْتُهُ النَّوْمَ بِاللَّيْلِ فَشَفِّعْنِى فِيهِ. قَالَ فَيُشَفَّعَانِ&lt;br /&gt;“Puasa dan Al-Qur’an itu akan memberikan syafaat kepada seorang hamba pada hari kiamat nanti. Puasa akan berkata,’Wahai Tuhanku, saya telah menahannya dari makan dan nafsu syahwat, karenanya perkenankan aku untuk memberikan syafaat kepadanya’. Dan Al-Qur’an pula berkata,’Saya telah melarangnya dari tidur pada malam hari, karenanya perkenankan aku untuk memberi syafaat kepadanya.’ Beliau bersabda, ‘Maka syafaat keduanya diperkenankan.’” (HR. Ahmad, Hakim, Thabrani, periwayatnya shahih sebagaimana dikatakan oleh Al Haytsami dalam Mujma’ul Zawaid)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;6. Orang yang Berpuasa akan Mendapatkan Pengampunan Dosa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,&lt;br /&gt;مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ&lt;br /&gt;“Barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah maka dosanya di masa lalu pasti diampuni”. (HR. Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;7. Bagi Orang yang Berpuasa akan Disediakan Ar Rayyan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahl bin Sa’d radhiyallahu ‘anhu berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,&lt;br /&gt;إِنَّ فِى الْجَنَّةِ بَابًا يُقَالُ لَهُ الرَّيَّانُ ، يَدْخُلُ مِنْهُ الصَّائِمُونَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ، لاَ يَدْخُلُ مِنْهُ أَحَدٌ غَيْرُهُمْ ، يُقَالُ أَيْنَ الصَّائِمُونَ فَيَقُومُونَ ، لاَ يَدْخُلُ مِنْهُ أَحَدٌ غَيْرُهُمْ ، فَإِذَا دَخَلُوا أُغْلِقَ ، فَلَمْ يَدْخُلْ مِنْهُ أَحَدٌ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya di surga ada sebuah pintu yang bernama  Ar-Royyaan. Pada hari kiamat orang-orang yang berpuasa akan masuk surga melalui pintu tersebut dan tidak ada seorang pun yang masuk melalui pintu tersebut kecuali mereka. Dikatakan kepada mereka,’Di mana orang-orang yang berpuasa?’ Maka orang-orang yang berpuasa pun berdiri dan tidak ada seorang pun yang masuk melalui pintu tersebut kecuali mereka. Jika mereka sudah masuk, pintu tersebut ditutup dan tidak ada lagi seorang pun yang masuk melalui pintu tersebut”. (HR. Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga pembahasan di atas dapat mendorong kita agar lebih bersemangat untuk mendapatkan keutamaan berpuasa di bulan Ramadhan dengan cara menghiasi hari-hari di bulan yang penuh berkah tersebut dengan amal saleh yang sesuai dengan tuntunan Allah dan Rasul-Nya yang mulia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillahilladzi bi ni’matihi tatimmush sholihaat, wa shallallahu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi wa shohbihi wa sallam.&lt;br /&gt;Maroji’:&lt;br /&gt;Shifat Shaum Nabi fi Ramadhan, Syaikh Salim Al Hilali &amp;amp; Syaikh Ali Hasan Al Halabi dengan sedikit tambahan&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal&lt;br /&gt;Muroja’ah: Ustadz Abu Sa’ad&lt;br /&gt;Artikel www.muslim.or.id&lt;br /&gt;salam_sitijamilahamdi&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7068770672821932216-6542050959265205035?l=sitijamilahamdi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/feeds/6542050959265205035/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/2011/08/keutamaan-puasa-ramadhan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7068770672821932216/posts/default/6542050959265205035'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7068770672821932216/posts/default/6542050959265205035'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/2011/08/keutamaan-puasa-ramadhan.html' title='Keutamaan Puasa Ramadhan'/><author><name>butir-butir keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10435171938230941573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/S9hVmqZoeVI/AAAAAAAAAAM/g-xfr3DsmBA/S220/sibungacantikummufirdaus.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-W7tZQeNctd4/Tkh66yjCf_I/AAAAAAAAAP0/MyM8uPsb6AE/s72-c/ramadhan-mubarakqur%2527anopen.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7068770672821932216.post-2612040533484868872</id><published>2011-08-09T14:24:00.000+07:00</published><updated>2011-08-09T14:24:08.518+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ramadhan'/><title type='text'>Pengaruh Puasa Terhadap Fungsi Fisiologi Tubuh</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-WCXK0EpYsAY/TkDfq9PHGhI/AAAAAAAAAPs/GkPOnJVIyso/s1600/puasaramadhan.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="147" src="http://3.bp.blogspot.com/-WCXK0EpYsAY/TkDfq9PHGhI/AAAAAAAAAPs/GkPOnJVIyso/s200/puasaramadhan.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Tubuh manusia memiliki mekanisme alamiah yang digunakan untuk mangatasi kondisi-kondisi yang tak diinginkan, agar tetap dalam kondisi normal. Mekanisme alamiah ini disebut sebagai Hemeostatis. Dalam keadaan puasa selama 14 jam tubuh tidak mendapatkan supplai makanan, akan tetapi tubuh tetap bertahan.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ini disebabkan tubuh masih memiliki cadangan energi dalam bentuk lemak yang berasal dari karbohidrat yang disimpan dalam bentuk glikogen. Cadangan energi ini mampu bertahan sampai 25 jam. Dengan demikian, mereka yang berpuasa jangan khawatir menjadi sakit karena memiliki mekanisme alamiah untuk mempertahankan dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Dibawah ini kita akan mengetahui pengaruh mekanisme puasa terhadap fungsi fisiologi tubuh adalah :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;1. Pengaruh Puasa terhadap Otak&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengaruh puasa terhadap daya ingat sangat besar. Ini diakibatkan oleh karena puasa mengakibatkan tidur semakin nyenyak, dan pada saat tidur nyenyak tersebut terjadi sintesis protein yang digunakan untuk memulihkan fungsi otak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;2. Pengaruh Puasa terhadap Jantung&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan puasa jantung semakin sehat, oleh karena otot-otot jantung diberikan isitrahat yang cukup untuk mengadakan recovery. Selain itu juga ada ion Mg yang berfungsi sebagai kardioprotektor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadar plasma Mg rendah selama satu atau dua hari setelah Myocardial infarction dan peluang pasien untuk sembuh dari serangan jantung meningkat bila Mg segera diberikan setelah serangan jantung. Puasa mengecilkan tingkat kematian dalam Myocardial infarction, kemungkinan dengan mengurangi resiko Arrhytmia serius, terutama ventricular vibrillation yang disebabkan oleh kenaikan konsentrasi lokal katekolamin. Kekurangan Mg meningkat ketegangan nadi jantung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;3. Pengaruh Puasa terhadap Sistem Pencernaan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diluar bulan Ramadhan alat pencernaan kita bekerja extra keras selama hampir 11 bulan dari 12 bulan dalam satu tahun. Oleh karena itu sepantasnyalah alat pencernaan ini diberi istirahat, paling sedikit satu bulan dalam satu tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanan yang masuk kedalam tubuh memerlukan proses pencernaan kurang lebih delapan jam, yaitu empat jam diproses didalam lambung dan empat jam didalam usus kecil. Jika makan sahur dilakukan pada pukul empat pagi, berarti pukul 12 siang alat pencernaan selesai bekerja. Dari pukul 12 siang sampai berbuka kurang lebih selama 6 jam, alat pencernaan mengalami istirahat total. Hal ini terjadi selama satu bulan. Masa ini cukup untuk membersihkan makanan yang tertimbun dalam usus besar dan memberikan kepada usus besar untuk beristirahat dari proses pencernaan. Oleh karena itu dalam bulan puasa usus besar bersih dari makanan yang bertumpuk, suatu hal yang menjadikan makanan tidak masam karena tidak dicerna dan membebaskan seseorang dari gas dan bau yang tidak sedap dan rusaknya alat pencernaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama proses pencernaan didalam lambung, makanan berubah wujud menjadi seperti bubur dengan tingkat keasaman tertentu. Selanjutnya didalam usus kecil diproses, disaring dan diserap sampai tingkat molekular yang amat lembut, yang disebut sari-sari makanan. Setelah proses ini, sari-sari makanan yang mengandung gizi berproses menjadi darah, yang kemudian disupplai keseluruh tubuh.&lt;a href="http://www.amazon.com/Kodak-Mini-Video-Camera-Card/dp/B003WOLOLU?ie=UTF8&amp;amp;tag=butirbutirkei-20&amp;amp;link_code=btl&amp;amp;camp=213689&amp;amp;creative=392969" target="_blank"&gt;Kodak Mini Video Camera with SD Card (Grey)&lt;/a&gt;&lt;img alt="" border="0" height="1" src="http://www.assoc-amazon.com/e/ir?t=butirbutirkei-20&amp;amp;l=btl&amp;amp;camp=213689&amp;amp;creative=392969&amp;amp;o=1&amp;amp;a=B003WOLOLU" style="border: medium none ! important; margin: 0px ! important; padding: 0px ! important;" width="1" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Mekanisme kerja lambung pada saat puasa&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* SAHUR (Kurang lebih pukul 04.00 pagi)&lt;br /&gt;* Selama empat jam setelah sahur -- Makanan disiapkan dengan keasaman tertentu dilambung, untuk selanjutnya dikirim ke usus kecil&lt;br /&gt;* Empat jam berikutnya -- Makanan diubah dari wujud bubur menjadi sari-sari makanan di usus kecil, selanjutnya disupplai keseluruh tubuh melalui pembuluh darah (Kurang lebih pukul 12.00 siang)&lt;br /&gt;* Enam jam berikutnya -- Alat-alat pencernaan (lambung dan usus kecil) mengalami istirahat selama kurang lebih enam jam (pukul 12.00-18.00)&lt;br /&gt;* BERBUKA PUASA (Kurang lebih pukul 18.00 sore)&lt;br /&gt;Total : Kurang lebih empat belas jam selamanya, mulai dari setelah sahur sampai berbuka, tubuh orang yang berpuasa tidak disupplai oleh makanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;4. Pengaruh Puasa terhadap Ginjal&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laju filtrasi Glomerular normal, dan gravitasi spesifik air kencing tetap konstan seluruhnya. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi perubahan apapun pada fungsi kedua ginjal selama shaum dan justru selama ginjal menguraikan timbunan zat sisa yang membahayakan tubuh seperti elektrolit ataupun purin yang dapat menimbulkan penyakit Gout.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;5. Pengaruh Puasa terhadap Hepar (Hati)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kondisi sedang berpuasa, liver melepaskan cadangan glukose dan aktif membentuk glukose baru dari sisa pembakaran glukose sebagai limbah metabolisme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aktivitas pelepasan cadangan dan pembentukan glukose baru yang disentralisasi di liver merupakan hasil proses tubuh yang sangat komplek dalam rangka mempertahankan keseimbangan lingkungan dalam tubuh. Proses ini melibatkan hampir seluruh subsistem dan organ tubuh, termasuk didalamnya sistem hormon dan susunan syaraf pusat. Pengendalian fungsi hati dalam metabolisme sangat bergantung pada hormon pankreas, insulin dan glukagon. Hormon insulin bekerja menghambat pembentukan glukose, sedangkan glukagon justru memacu pembentukan serta pelepasan glukose. Sementara itu pelepasan hormon pankreas dipengaruhi oleh kadar glukose plasma (gula darah). Apabila glukose darah turun maka pelepasan insulin dihambat, sedangkan pelepasan glukagon dipacu, sehingga hati akan meningkatkan glukoneogenesis (pembentukan glukose baru) dan melepaskan glukosenya ke darah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;6. Pengaruh Puasa terhadap Kulit&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap saat tubuh mengalami metabolisme energi, yaitu peristiwa perubahan dari energi yang terkandung dalam zat gizi menjadi energi potensial dalam tubuh. Sisanya akan disimpan didalam tubuh, sel ginjal, sel kulit, serta dalam bentuk lemak dan glikogen. Cadangan gizi inilah yang sewaktu-waktu akan dibakar menjadi energi jika tubuh tidak mendapat supplai pangan dari luar. Ketika berpuasa, cadangan energi yang tersimpan dalam organ-organ tubuh serta sel-sel penyimpannya. Peristiwa ini lazim disebut Peremajaan Sel. Oleh karena itu, tidaklah mengherankan bila orang yang sering berpuasa, kulitnya akan menjadi lebih segar dan lembut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;7. Pengaruh Puasa terhadap Hormon&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat-saat tertentu, misalnya disaat sedih, gembira, cemas, bersikap sosial dan yang lainnya. Kelenjar endoktrin menghasilkan zat-zat kimia yang mengeluarkan hormon. Jika tugasnya sudah selesai, pengeluaran hormon dihentikan untuk sementara, sambil menunggu tugas yang sama. Idealnya, hormon-hormon tersebut berfungsi secara seimbang didalam tubuh. Kelebihan atau kekurangan hormon tertentu berakibat buruk bagi kesehatan. Misalnya, kekurangan hormon insulin akan mengakibatkan terkena penyakit. Diabetes Melitus, sedang bila kelebihan akan mengakibatkan hiperglikemia. Demikian dengan hormon-hormon lainnya, kekurangan atau kelebihan produksinya akan menghasilkan efek yang kurang baik bagi tubuh dan kesehatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;8. Meningkatkan Fungsi Organ Tubuh&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berpuasa berarti memberikan kesempatan interval selama kurang lebih empat belas jam bagi kerja organ-organ tubuh, seperti : lambung, ginjal, liver. Selama itu tubuh tidak menerima makanan ataupun minuman, sehingga menimbulkan efek berupa rangsangan terhadap seluruh sel, jaringan tubuh dan organ tubuh. Efek rangsangan ini akan menghasilkan, memulihkan dan meningkatkan fungsi-fungsi organ sesuai dengan fungsi fisiologisnya, misalnya panca indra menjadi tajam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pengaruh Puasa terhadap Therapi Penyakit&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan penelitian para pakar kesehatan, disamping puasa berdampak menyehatkan fisik juga memiliki efek terhadap penyembuhan penyakit. Penelitian tersebut dilakukan diberbagai tempat seperti Jepang, Korea, Perancis, China, Taiwan dan Amerika Serikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyakit-penyakit yang biasanya dapat disembuhkan oleh puasa adalah penyakit yang diakibatkan oleh karena terlalu banyak mengkonsumsi salah satu Zat Gizi; baik itu karbohidrat, lemak, protein, vitamin dan mineral.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada hal didalam Islam telah diatur tata cara makan yang sehat yang sesuai dengan firman Allah dalam Al Qur'an surah Al A'rof ayat 31 yang artinya sebagai berikut : " O children of Adam, take your adornment at every masjid, and eat and drink, but be not excessive. Indeed, He likes not those who commit excess." ~    &lt;br /&gt;" Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) mesjid, makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan."&lt;br /&gt;salam_sitijamilahamdi [sumber : dr Naharus Surur]&lt;a href="http://www.amazon.com/The-Help-ebook/dp/B002YKOXB6?ie=UTF8&amp;amp;tag=butirbutirkei-20&amp;amp;link_code=btl&amp;amp;camp=213689&amp;amp;creative=392969" target="_blank"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.amazon.com/The-Help-ebook/dp/B002YKOXB6?ie=UTF8&amp;amp;tag=butirbutirkei-20&amp;amp;link_code=btl&amp;amp;camp=213689&amp;amp;creative=392969" target="_blank"&gt;The Help&lt;/a&gt;&lt;img alt="" border="0" height="1" src="http://www.assoc-amazon.com/e/ir?t=butirbutirkei-20&amp;amp;l=btl&amp;amp;camp=213689&amp;amp;creative=392969&amp;amp;o=1&amp;amp;a=B002YKOXB6" style="border: medium none ! important; margin: 0px ! important; padding: 0px ! important;" width="1" /&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7068770672821932216-2612040533484868872?l=sitijamilahamdi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/feeds/2612040533484868872/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/2011/08/pengaruh-puasa-terhadap-fungsi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7068770672821932216/posts/default/2612040533484868872'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7068770672821932216/posts/default/2612040533484868872'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/2011/08/pengaruh-puasa-terhadap-fungsi.html' title='Pengaruh Puasa Terhadap Fungsi Fisiologi Tubuh'/><author><name>butir-butir keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10435171938230941573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/S9hVmqZoeVI/AAAAAAAAAAM/g-xfr3DsmBA/S220/sibungacantikummufirdaus.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-WCXK0EpYsAY/TkDfq9PHGhI/AAAAAAAAAPs/GkPOnJVIyso/s72-c/puasaramadhan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7068770672821932216.post-7258492289894502941</id><published>2011-08-09T14:17:00.000+07:00</published><updated>2011-08-09T14:17:32.706+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ramadhan'/><title type='text'>Pengaruh Puasa Terhadap Metabolisme Tubuh</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-QMAECCYmysA/TkDeXN-FKPI/AAAAAAAAAPo/KBJ-zzvSVZ4/s1600/fastingplate.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://1.bp.blogspot.com/-QMAECCYmysA/TkDeXN-FKPI/AAAAAAAAAPo/KBJ-zzvSVZ4/s200/fastingplate.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Secara bukti empirik bahwa puasa dapat mempengaruhi metabolisme tubuh manusia. Disamping jaringan otot dan lemak, peran liver sangat besar dalam menyediakan glukose sebagai bahan bakar utama untuk menunjang kehidupan. Dalam kondisi sedang berpuasa, liver melepaskan cadangan glukose dan aktif membentuk glukose baru dari sisa pembakaran glukose sebagai bahan limbah metabolisme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Disamping itu puasa juga mempengaruhi metabolisme lemak. Sebagai cadangan bahan bakar, lemak juga memiliki fungsi struktural dalam tubuh manusia yang dapat mengendalikan keseimbangan kadar unsur-unsurnya; seperti kolesterol, trigliserida, HDL, LDL. Peran liver pun sangat besar dalam proses ini. Adanya gangguan keseimbangan lemak dapat juga menjurus pada timbulnya penyakit berupa gangguan pada sirkulasi darah dan jantung. Perlu diketahui bahwa timbulnya penyakit semacam itu dewasa ini ternyata cenderung meningkat seiring dengan semakin majunya peradaban manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Dibawah ini akan kita lihat hasil penelitian, pengaruh puasa terhadap fungsi kimiawi tubuh.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;1. Pengaruh Puasa terhadap Susunan Darah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada pengaruh terhadap frekwensi denyut jantung dan suhu badan akibat shaum. Juga kondisi hemoglobin (Hb) tetap sebagaimana biasa. Ini disebabkan waktu shaum tidak cukup untuk menimbulkan pengaruh terhadap Hb. Ini tentunya juga tidak menimbulkan perubahan berarti pada tensi darah secara umum, meski ada sedikit penurunan tensi darah pada sebagian kondisi diawal Ramadhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;2.Pengaruh Puasa terhadap Assimilasi Kalori bagi Sel&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada perubahan yang terlihat pada kadar assimilasi pokok didalam sel-sel tubuh selama masa shaum. Tetapi pada wanita hamil malah meningkat, berkisar antara 15,1 kalorimeter (lebih dari biasanya) pada hari-hari pertama shaum. Hasil dalam batas potensi tubuh jika kondisi hamil tidak dimasukkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;3. Pengaruh Puasa terhadap Gula Darah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; A&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;      B&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;      C&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;      D &amp;nbsp; &amp;nbsp;     E&lt;br /&gt;Tidak Shaum&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;                  92&amp;nbsp;&amp;nbsp;     97&amp;nbsp;&amp;nbsp;    90&amp;nbsp;    88&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;      93&lt;br /&gt;Rata-rata Tingkat Gula&lt;br /&gt;darah pada orang puasa&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  84&amp;nbsp;&amp;nbsp; 80&amp;nbsp;&amp;nbsp;    80    74&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;     86&lt;br /&gt;Wanita Hamil&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;                  88&amp;nbsp;&amp;nbsp;     84&amp;nbsp;&amp;nbsp;    72    68&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;     81&lt;br /&gt;A = Sebelum Ramadhan&lt;br /&gt;B,C,D = Hari pertama hari ke-10 akhir Ramadhan&lt;br /&gt;E = Sebulan sesudah Ramadhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari tabel tersebut nampak ada penurunan yang menyolok pada tingkatan jumlah gula darah dalam darah. Tapi ini masih dalam batas normal (70% mg-110 mg).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;4. Pengaruh Puasa terhadap SGOT, SGPT, Fosfat alkalin, Albumin, Globulin dan Protein darah total.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Hasil penelitian pengaruh puasa terhadap Fungsi Hati tersebut adalah normal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;5. Pengaruh Puasa terhadap Laju Metabolik Basal (Basal Metabolic Rate, BMR)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil penelitian pengaruh puasa terhadap BMR adalah dalam batas normal. Yodium yang mengikat protein normal. Hanya jika puasa diperpanjang maka BMR turun, seperti halnya pada kegiatan fisik berat. Ini menjamin bahwa turunnya berat badan tidak berlebihan. Dengan turunnya BMR, denyut nadi dan tekanan darah juga turun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;6. Pengaruh Puasa terhadap Laju Filtrasi Glomerular&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil penelitian pengaruh puasa terhadap LFG adalah normal dan gravitasi spesifik air kencing tetap konstan seluruhnya. Nitrogen urea darah normal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;7. Pengaruh Puasa terhadap Magnesium (Mg)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama berpuasa Mg darah meningkat. Beberapa reaksi ion magnesium dapat menimbulkan pengaruh kardioprotektif sehingga kini magnesium sering digunakan dalam pengobatan jantung.&lt;br /&gt;salam_sitijamilahamdi [sumber: dr Naharus Surur] &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7068770672821932216-7258492289894502941?l=sitijamilahamdi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/feeds/7258492289894502941/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/2011/08/pengaruh-puasa-terhadap-metabolisme.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7068770672821932216/posts/default/7258492289894502941'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7068770672821932216/posts/default/7258492289894502941'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/2011/08/pengaruh-puasa-terhadap-metabolisme.html' title='Pengaruh Puasa Terhadap Metabolisme Tubuh'/><author><name>butir-butir keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10435171938230941573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/S9hVmqZoeVI/AAAAAAAAAAM/g-xfr3DsmBA/S220/sibungacantikummufirdaus.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-QMAECCYmysA/TkDeXN-FKPI/AAAAAAAAAPo/KBJ-zzvSVZ4/s72-c/fastingplate.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7068770672821932216.post-7332377022286504556</id><published>2011-07-30T10:44:00.000+07:00</published><updated>2011-07-30T10:44:03.666+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ramadhan'/><title type='text'>Mari Siapkan Diri Kita Untuk IBADAH RAMADHAN</title><content type='html'>&lt;iframe align="left" frameborder="0" marginheight="0" marginwidth="0" scrolling="no" src="http://rcm.amazon.com/e/cm?t=butirbutirkei-20&amp;amp;o=1&amp;amp;p=8&amp;amp;l=bpl&amp;amp;asins=B003PQ8T7M&amp;amp;fc1=000000&amp;amp;IS2=1&amp;amp;lt1=_blank&amp;amp;m=amazon&amp;amp;lc1=0000FF&amp;amp;bc1=000000&amp;amp;bg1=FFFFFF&amp;amp;f=ifr" style="height: 245px; padding-right: 10px; padding-top: 5px; width: 131px;"&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;br /&gt;يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ [البقرة/183]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa. &lt;/b&gt;(QS Al-Baqarah: 183).&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Ibnu Katsir menjelaskan, Allah berfirman yang ditujukan kepada orang-orang yang beriman dari umat ini, seraya menyuruh mereka agar berpuasa. Yaitu menahan dari makan, minum dan bersenggama dengan niat ikhlas karena Allah Ta'ala. Karena di dalamnya terdapat penyucian dan pembersihan jiwa. Juga menjernihkannya dari pikiran-pikiran yang buruk dan akhlak yang rendah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah menyebutkan, di samping mewajibkan atas umat ini, hal yang sama juga telah diwajibkan atas orang-orang terdahulu sebelum mereka. Dari sanalah mereka mendapat teladan. Maka hendaknya mereka berusaha menjalankan kewajiban ini secara lebih sempurna dibanding dengan apa yang telah mereka kerjakan.(Tafsir Ibnu Katsir 1/313).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam As-sa’di dalam tafsirnya menjelaskan, lafal { لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ } agar kamu bertaqwa, karena puasa itu merupakan satu penyebab terbesar untuk taqwa. Karena shiyam itu melaksanakan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya. Di antara cakupan taqwa adalah bahwa shiyam itu meninggalkan apa-apa yang diharamkan Allah berupa makan, minum, jima’ (bersetubuh) dan semacamnya yang nafsu manusia cenderung kepadanya. Itu semua untuk mendekatkan diri kepada Allah, dengan meninggalkan hal-hal (yang biasanya dibolehkan itu) adalah dengan mengharap pahala-Nya. Itulah di antara amalan taqwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan di antaranya bahwa orang yang shiyam itu melatih diri untuk menyadari pengawasan Allah Ta’ala, maka ia meninggalkan apa yang dicenderungi nafsunya pada masa dirinya mampu melakukannya (melanggarnya), (namun hal itu tidak dilakukannya) karena kesadarannya terhadap pengawasan Allah atasnya. Dan di antaranya, bahwa shiyam itu mempersempit laju peredaran syetan, karena syetan beredar pada anak Adam (manusia) dalam aliran darah, maka dengan shiyam itu melemahkan operasinya dan mengurangi kemaksiatan. Diantaranya pula bahwa orang yang shiyam pada umumnya banyak taatnya, sedang taat itu adalah bagian dari taqwa. Dan diantaranya bahwa orang kaya apabila dia merasakan perihnya lapar maka mendorong dirinya untuk menolong orang-orang fakir lagi papa, dan ini termasuk bagian dari taqwa. (Tafsir as-Sa’di, juz 1 halaman 86).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;"Barangsiapa tidak meninggalkan perkataan dan perbuatan dusta maka Allah tidak butuh dengan puasanya&lt;/b&gt;.” (HR. Al Bukhari).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jama’ah Jum’ah rahimakumullah, bagaimana Allah akan menerima shiyam orang yang berkata dan berbuat dusta alias bohong. Shiyam adalah mendekatkan diri dengan taat, sampai mau untuk meninggalkan hal-hal yang aslinya boleh dilakukan ketika tidak berpuasa, seperti makan, minum, dan jima’. Ketaatan meninggalkan hal yang aslinya bukan haram, ketika ada perintah wajib ditinggalkan, maka ditinggalkan. Ini mestinya diikuti dengan sikap, bahwa yang mubah (boleh) saja harus ditinggalkan, apalagi yang haram, maka lebih harus ditinggalkan. Namun ketika yang haram tetap dilakukan padahal sudah payah-payah meninggalkan yang mubah, itu sikap yang tidak tahu diri. Merusak pekerjaan diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa? Karena yang mubah saja harus ditinggalkan. Mestinya yang haram lebih ditinggalkan. Lha kok malah dikerjakan, itu namanya tidak tahu diri. Maka tepat sekali ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Barangsiapa tidak meninggalkan perkataan dan perbuatan dusta maka Allah tidak butuh dengan puasanya.” (HR. Al Bukhari).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jama’ah Jum’ah rahimakumullah. Satu hadits yang singkat, “Barangsiapa tidak meninggalkan perkataan dan perbuatan dusta maka Allah tidak butuh dengan puasanya.” (HR. Al Bukhari) itu mengandung makna yang sangat luas. Coba kita bayangkan. Ketika kita shiyam Ramadhan, namun makan dan minum kita, bahkan pakaian yang kita pakai untuk berpuasa maupun untuk shalat; bila hal itu dihasilkan dari perkataan dan perbuatan dusta, maka jelas tidak akan diterima oleh Allah Ta’ala. Bahkan do’a kita pun tidak dikabulkan-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di hari-hari biasa selain Ramadhan pun, masalah makanan dan minuman haram itu sangat harus dijauhi. Baik haram karena dzat barangnya, maupun haram karena cara menadapatkannya ataupun mengolahnya (memprosesnya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ummat Islam wajib berhati-hati terhadap makanan, minuman, dan apa saja yang diharamkan. Lebih-lebih mengenai makanan dan minuman haram. Karena dampaknya sangat fatal, di antaranya ketika di dunia, do’a dari orang yang makan dan minumnya serta pakaiannya haram maka tidak diterima oleh Allah Ta’ala. Sedang di akherat, daging yang tumbuh dari yang haram itu nerakalah yang lebih berhak atasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;"Setiap daging yang tumbuh dari yang haram maka neraka lebih utama dengannya.&lt;/b&gt;" (HR Ahmad, At-Tirmidzi, dan Ad-Darimi).&lt;br /&gt;&amp;nbsp;.&lt;br /&gt;"Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shalllahu ‘alaihi wasallam telah bersabda: Wahai manusia, sesungguhnya Allah Maha Baik, Dia tidak menerima kecuali yang baik, dan sesungguhnya Allah memerintahkan kepada orang-orang mukmin dengan apa yang diperintahkan oleh para rasul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hai rasul-rasul, makanlah dari makanan yang baik-baik, dan kerjakanlah amal yang saleh. (QS Al-Mukminun: 51). Dan Allah ta’ala berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu (QS Al-Baqarah: 172).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Lalu Rasulullah menuturkan tentang seorang lelaki yang pergi mengembara hingga rambutnya kusut berdebu, lalu dia mengangkat tangan ke arah langit sambil berdo’a: Ya Rabbi, ya Rabbi, berilah aku sesuatu, sedangkan makanannya haram, minumannya haram, dan pakaiannya haram, dan dimakani dengan yang haram pula. Bagaimana mungkin doanya akan dikabulkan karena demikian. (HR Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diriwayatkan bahwa pada suatu malam Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sulit tidur. Kemudian isteri beliau bertanya, “apa yang membuat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak bisa tidur?” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sesungguhnya saya menemukan di bawah bahu saya sebutir kurma, maka saya makan, sedangkan di sisi kami ada kurma-kurma dari kurma sedekah (zakat), maka saya takut jika kurma tersebut adalah kurma dari sedekah.” (HR Ahmad dari Abdullah bin ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aisyah radhiyallahu ‘anha berkata: Abu Bakar mempunyai budak sahaya yang mengeluarkan kharaj (sesuatu yang diwajibkan tuan atas budaknya untuk dibayar/ ditunaikan tiap hari) untuknya, dan Abu Bakar radhiyallahu ‘anhu memakan dari kharajnya itu. Tiba-tiba budak itu pada suatu hari membawa makanan, maka dimakan oleh Abu Bakar, kemudian budak itu bertanya: “Tahukah kau, apa ini?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Bakar berkata: “Apa dia?” Budak itu berkata: “Pada masa jahiliyah dulu saya pernah berlagak jadi dukun, padahal saya tidak mengerti perdukunan, hanya semata-mata mau menipu. Maka kini dia bertemu padaku mendadak memberi padaku makanan yang kau makan itu.” Maka segera Abu Bakar memasukkan jarinya dalam mulut, sehingga memuntahkan semua isi perutnya. (Shahih Al-Bukhari nomor 3842, dan di Kitab Riyadhus Shalihin bab Wara’ dan meninggalkan syubhat).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jama’ah Jum’ah rahimakumullah. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mencontohi, bukan di bulan Ramadhan saja sebegitu hati-hatinya terhadap makanan. Hingga hanya karena khawatir yang dimakan itu satu butir kurma yang dikhawatirkan termasuk kurma sedekah (karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak dibolehkan menerima sedekah) maka beliau jadi sulit tidur karena menggelisahinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh lainnya, Abu Bakar radhiyallahu ‘anhu sampai memuntahkan isi perutnya semua karena ada makanan yang terlanjur masuk dikatakan budaknya sebagai hasil praktek perdukunan sang budak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu semua tidak diriwayatkan berkaitan dengan Ramadhan, artinya di hari-hari biasa. Itupun makanan yang dikhawatirkan tidak halal, sangat dijauhi. Karena memang ancamannya, di samping ibadah dan do’a akan tertolak, masih pula diancam neraka. Maka bagaimana pula bila berpuasa Ramadhan, mendekatkan diri kepada Allah Ta’ala dengan bekal makanan dan minuman yang haram? Baik dzatnya maupun cara memperolehnya ataupun memprosesnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Semoga kita dihindarkan dari aneka cara tipu daya yang hanya akan merugikan kita sendiri.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila kita dapat lulus dari aneka keharaman, dusta, tipuan, tingkah palsu dan semacamnya, dan beribadah ikhlas untuk Allah, maka insya Allah amaliyah Ramadhan akan mendapatkan berkah. Karena sebenarnya Ramadhan adalah bulan yang diberkahi, yakni banyak kebaikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Rasulullah  biasanya memberi kabar gembira kepada para sahabatnya dengan bersabda: “Telah datang kepadamu bulan Ramadhan, bulan yang diberkahi. Allah mewajibkan kepadamu puasa di dalamnya; pada bulan ini pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup dan para syetan diikat; juga terdapat pada bulan ini malam yang lebih baik dari seribu bulan, barangsiapa tidak memperoleh kebaikannya maka dia tidak memperoleh apa-apa.” (H.R. Ahmad dan An Nasa’I, shahih menurut Syaikh Al-Albani dalam Shahih al-Jami’ nomor 55).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jama’ah Jum’ah rahimakumullah, &lt;b&gt;Ramadhan, bulan yang mulia, bulan al-Qur'an, bulan shiyam, bulan bertahajjud dan qiyamullail, bulan kesabaran dan takwa, bulan yang terdapat di dalamnya suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan, bulan di mana syetan dibelenggu, pintu neraka ditutup dan pintu surga dibuka.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Bulan saat amal kebaikan dilipat gandakan dan penuh berkah dalam ketaatan, bulan pahala dan keutamaan yang agung. Maka seyogyanya setiap yang mengetahui sifat-sifat tamu ini untuk menyambutnya sebaik mungkin, mempersiapkan berbagai amal kebajikan agar memperoleh keberuntungan yang besar dan tidak berpisah dengan bulan itu, kecuali ia telah menyucikan ruh dan jiwanya.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya, &lt;b&gt;"Sungguh beruntunglah orang yang menyucikan jiwa itu"&lt;/b&gt; (QS.asy-Syams: 9)&lt;br /&gt;Kaum salaf, pendahulu Ummat ini telah memahami betapa tinggi nilai tamu tersebut (Ramadhan). Oleh karena itu, diriwayatkan, bahwa mereka berdo'a kepada Allah agar dipertemukan kembali dengan Ramadhan sejak enam bulan sebelumnya, dan apabila mereka mengakhirinya, mereka menangis dan berdo'a kepada Allah agar amal mereka pada bulan-bulan yang lain diterima, demikian seperti dinukil Ibnu Rajab rahimahullah. (Nasyarah,"Kaifa nastaqbilu Ramadhan" (Abu Mush'ab Riyadh bin Abdur Rahman al-Haqiil).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila kita mempersiapkan diri untuk ibadah kepada Allah Ta’ala di bulan yang diberkahi yakni Ramadhan &lt;iframe align="left" frameborder="0" marginheight="0" marginwidth="0" scrolling="no" src="http://rcm.amazon.com/e/cm?t=butirbutirkei-20&amp;amp;o=1&amp;amp;p=8&amp;amp;l=bpl&amp;amp;asins=B00005LEXV&amp;amp;fc1=000000&amp;amp;IS2=1&amp;amp;lt1=_blank&amp;amp;m=amazon&amp;amp;lc1=0000FF&amp;amp;bc1=000000&amp;amp;bg1=FFFFFF&amp;amp;f=ifr" style="height: 245px; padding-right: 10px; padding-top: 5px; width: 131px;"&gt;&lt;/iframe&gt;dengan menghindari aneka hal yang haram dan membatalkan pahala, maka insya Allah derajat taqwa akan kita raih. Sedang Allah telah memberi pujian kepada orang yang taqwa:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal." (QS Al-Hujurat/ 49: 13).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan semoga kita terhindar dari ancaman Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Berapa banyak orang yang berpuasa, tetapi tidak mendapatkan bagian apa-apa dari puasanya, kecuali lapar". (HR. Ahmad dan terdapat dalam Shahih Al Jami' No. 3490).&lt;br /&gt;salam_sitijamilah&lt;br /&gt;sumber :eramuslim&lt;iframe align="left" frameborder="0" marginheight="0" marginwidth="0" scrolling="no" src="http://rcm.amazon.com/e/cm?t=butirbutirkei-20&amp;amp;o=1&amp;amp;p=8&amp;amp;l=bpl&amp;amp;asins=B001V9KFZY&amp;amp;fc1=000000&amp;amp;IS2=1&amp;amp;lt1=_blank&amp;amp;m=amazon&amp;amp;lc1=0000FF&amp;amp;bc1=000000&amp;amp;bg1=FFFFFF&amp;amp;f=ifr" style="height: 245px; padding-right: 10px; padding-top: 5px; width: 131px;"&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7068770672821932216-7332377022286504556?l=sitijamilahamdi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/feeds/7332377022286504556/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/2011/07/mari-siapkan-diri-kita-untuk-ibadah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7068770672821932216/posts/default/7332377022286504556'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7068770672821932216/posts/default/7332377022286504556'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/2011/07/mari-siapkan-diri-kita-untuk-ibadah.html' title='Mari Siapkan Diri Kita Untuk IBADAH RAMADHAN'/><author><name>butir-butir keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10435171938230941573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/S9hVmqZoeVI/AAAAAAAAAAM/g-xfr3DsmBA/S220/sibungacantikummufirdaus.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7068770672821932216.post-5770982357571160717</id><published>2011-07-30T07:48:00.001+07:00</published><updated>2011-07-30T08:53:22.691+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ramadhan'/><title type='text'>Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2011 [1432 [Ambon  dan sekitarnya]</title><content type='html'>&lt;iframe align="left" frameborder="0" marginheight="0" marginwidth="0" scrolling="no" src="http://rcm.amazon.com/e/cm?t=butirbutirkei-20&amp;amp;o=1&amp;amp;p=8&amp;amp;l=bpl&amp;amp;asins=B0019KCVHA&amp;amp;fc1=000000&amp;amp;IS2=1&amp;amp;lt1=_blank&amp;amp;m=amazon&amp;amp;lc1=0000FF&amp;amp;bc1=000000&amp;amp;bg1=FFFFFF&amp;amp;f=ifr" style="height: 245px; padding-right: 10px; padding-top: 5px; width: 131px;"&gt;&lt;/iframe&gt;Bulan Ramadhan sebentar lagi akan tiba. &lt;i&gt;Sebagai hamba Allah Swt dan   ummat Nabi Muhammad saw, kita harus dan wajib melakukan ibadah puasa   sebulan penuh untuk menggapai Ridho-Nya. Kita jadikan momentum bulan   Ramadhan untuk tetap berkarya, bekerja sekaligus beribadah. Semoga   setiap amal yang kita lakukan diridhoi oleh Nya.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;table align="center" cellpadding="2" cellspacing="0" style="color: black; width: 450px;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr bgcolor="#6699cc"&gt;&lt;td align="center" colspan="7"&gt;&lt;span style="font-size: 16px;"&gt;&lt;b&gt;JADWAL IMSAKIYAH RAMADHAN 1432 H - 2011&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;small&gt;(Untuk Kota &lt;b&gt;Ambon&lt;/b&gt; 3°42' LS Bujur 128°14' BT GMT +9)&lt;/small&gt; &lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table align="center" cellpadding="2" cellspacing="0" style="width: 450px;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr bgcolor="#7aa3cc"&gt; &lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" colspan="6"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table align="center" cellpadding="2" cellspacing="0" style="border: 1px solid rgb(238, 238, 238); width: 450px;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#99ccff" style="color: white;"&gt; &lt;td rowspan="2" style="color: black;"&gt;&lt;b&gt;Tgl&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;td rowspan="2" style="color: black;"&gt;&lt;b&gt;Imsak&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;td rowspan="2" style="color: black;"&gt;&lt;b&gt;Shubuh&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;td rowspan="2" style="color: black;"&gt;&lt;b&gt;Terbit&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;td rowspan="2" style="color: black;"&gt;&lt;b&gt;Dhuhur&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;td rowspan="2" style="color: black;"&gt;&lt;b&gt;Ashr&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;td rowspan="2" style="color: black;"&gt;&lt;b&gt;Maghrib&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;td rowspan="2" style="color: black;"&gt;&lt;b&gt;Isya'&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="color: black;"&gt;&lt;b&gt;Bayang&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#99ccff" style="color: black;"&gt; &lt;td&gt;&lt;b&gt;Kiblat&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#eeeeee"&gt;&lt;td align="right"&gt;1&lt;/td&gt;&lt;td&gt;05:10&lt;/td&gt;&lt;td&gt;05:20&lt;/td&gt;&lt;td&gt;06:36&lt;/td&gt;&lt;td&gt;12:36&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:58&lt;/td&gt;&lt;td&gt;18:32&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:44&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:41 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#ffffff"&gt;&lt;td align="right"&gt;2&lt;/td&gt;&lt;td&gt;05:10&lt;/td&gt;&lt;td&gt;05:20&lt;/td&gt;&lt;td&gt;06:36&lt;/td&gt;&lt;td&gt;12:36&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:58&lt;/td&gt;&lt;td&gt;18:32&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:44&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:38 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#eeeeee"&gt;&lt;td align="right"&gt;3&lt;/td&gt;&lt;td&gt;05:10&lt;/td&gt;&lt;td&gt;05:20&lt;/td&gt;&lt;td&gt;06:36&lt;/td&gt;&lt;td&gt;12:36&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:58&lt;/td&gt;&lt;td&gt;18:32&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:44&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:35 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#ffffff"&gt;&lt;td align="right"&gt;4&lt;/td&gt;&lt;td&gt;05:10&lt;/td&gt;&lt;td&gt;05:20&lt;/td&gt;&lt;td&gt;06:35&lt;/td&gt;&lt;td&gt;12:36&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:58&lt;/td&gt;&lt;td&gt;18:32&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:44&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:32 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#eeeeee"&gt;&lt;td align="right"&gt;5&lt;/td&gt;&lt;td&gt;05:09&lt;/td&gt;&lt;td&gt;05:19&lt;/td&gt;&lt;td&gt;06:35&lt;/td&gt;&lt;td&gt;12:36&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:58&lt;/td&gt;&lt;td&gt;18:32&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:44&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:28 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#ffffff"&gt;&lt;td align="right"&gt;6&lt;/td&gt;&lt;td&gt;05:09&lt;/td&gt;&lt;td&gt;05:19&lt;/td&gt;&lt;td&gt;06:35&lt;/td&gt;&lt;td&gt;12:36&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:58&lt;/td&gt;&lt;td&gt;18:32&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:44&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:25 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#eeeeee"&gt;&lt;td align="right"&gt;7&lt;/td&gt;&lt;td&gt;05:09&lt;/td&gt;&lt;td&gt;05:19&lt;/td&gt;&lt;td&gt;06:35&lt;/td&gt;&lt;td&gt;12:36&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:57&lt;/td&gt;&lt;td&gt;18:32&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:44&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:22 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#ffffff"&gt;&lt;td align="right"&gt;8&lt;/td&gt;&lt;td&gt;05:09&lt;/td&gt;&lt;td&gt;05:19&lt;/td&gt;&lt;td&gt;06:34&lt;/td&gt;&lt;td&gt;12:35&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:57&lt;/td&gt;&lt;td&gt;18:32&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:43&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:19 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#eeeeee"&gt;&lt;td align="right"&gt;9&lt;/td&gt;&lt;td&gt;05:09&lt;/td&gt;&lt;td&gt;05:19&lt;/td&gt;&lt;td&gt;06:34&lt;/td&gt;&lt;td&gt;12:35&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:57&lt;/td&gt;&lt;td&gt;18:32&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:43&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:15 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#ffffff"&gt;&lt;td align="right"&gt;10&lt;/td&gt;&lt;td&gt;05:09&lt;/td&gt;&lt;td&gt;05:19&lt;/td&gt;&lt;td&gt;06:34&lt;/td&gt;&lt;td&gt;12:35&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:57&lt;/td&gt;&lt;td&gt;18:32&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:43&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:12 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#eeeeee"&gt;&lt;td align="right"&gt;11&lt;/td&gt;&lt;td&gt;05:09&lt;/td&gt;&lt;td&gt;05:19&lt;/td&gt;&lt;td&gt;06:34&lt;/td&gt;&lt;td&gt;12:35&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:57&lt;/td&gt;&lt;td&gt;18:32&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:43&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:09 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#ffffff"&gt;&lt;td align="right"&gt;12&lt;/td&gt;&lt;td&gt;05:08&lt;/td&gt;&lt;td&gt;05:18&lt;/td&gt;&lt;td&gt;06:33&lt;/td&gt;&lt;td&gt;12:35&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:56&lt;/td&gt;&lt;td&gt;18:32&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:43&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:05 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#eeeeee"&gt;&lt;td align="right"&gt;13&lt;/td&gt;&lt;td&gt;05:08&lt;/td&gt;&lt;td&gt;05:18&lt;/td&gt;&lt;td&gt;06:33&lt;/td&gt;&lt;td&gt;12:35&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:56&lt;/td&gt;&lt;td&gt;18:32&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:43&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:02 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#ffffff"&gt;&lt;td align="right"&gt;14&lt;/td&gt;&lt;td&gt;05:08&lt;/td&gt;&lt;td&gt;05:18&lt;/td&gt;&lt;td&gt;06:33&lt;/td&gt;&lt;td&gt;12:35&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:56&lt;/td&gt;&lt;td&gt;18:32&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:43&lt;/td&gt;&lt;td&gt;14:59 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#eeeeee"&gt;&lt;td align="right"&gt;15&lt;/td&gt;&lt;td&gt;05:08&lt;/td&gt;&lt;td&gt;05:18&lt;/td&gt;&lt;td&gt;06:32&lt;/td&gt;&lt;td&gt;12:34&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:56&lt;/td&gt;&lt;td&gt;18:32&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:43&lt;/td&gt;&lt;td&gt;14:55 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#ffffff"&gt;&lt;td align="right"&gt;16&lt;/td&gt;&lt;td&gt;05:07&lt;/td&gt;&lt;td&gt;05:17&lt;/td&gt;&lt;td&gt;06:32&lt;/td&gt;&lt;td&gt;12:34&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:55&lt;/td&gt;&lt;td&gt;18:32&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:42&lt;/td&gt;&lt;td&gt;14:52 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#eeeeee"&gt;&lt;td align="right"&gt;17&lt;/td&gt;&lt;td&gt;05:07&lt;/td&gt;&lt;td&gt;05:17&lt;/td&gt;&lt;td&gt;06:32&lt;/td&gt;&lt;td&gt;12:34&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:55&lt;/td&gt;&lt;td&gt;18:32&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:42&lt;/td&gt;&lt;td&gt;14:48 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#ffffff"&gt;&lt;td align="right"&gt;18&lt;/td&gt;&lt;td&gt;05:07&lt;/td&gt;&lt;td&gt;05:17&lt;/td&gt;&lt;td&gt;06:31&lt;/td&gt;&lt;td&gt;12:34&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:55&lt;/td&gt;&lt;td&gt;18:32&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:42&lt;/td&gt;&lt;td&gt;14:45 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#eeeeee"&gt;&lt;td align="right"&gt;19&lt;/td&gt;&lt;td&gt;05:07&lt;/td&gt;&lt;td&gt;05:17&lt;/td&gt;&lt;td&gt;06:31&lt;/td&gt;&lt;td&gt;12:33&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:54&lt;/td&gt;&lt;td&gt;18:32&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:42&lt;/td&gt;&lt;td&gt;14:42 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#ffffff"&gt;&lt;td align="right"&gt;20&lt;/td&gt;&lt;td&gt;05:06&lt;/td&gt;&lt;td&gt;05:16&lt;/td&gt;&lt;td&gt;06:31&lt;/td&gt;&lt;td&gt;12:33&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:54&lt;/td&gt;&lt;td&gt;18:32&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:42&lt;/td&gt;&lt;td&gt;14:38 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#eeeeee"&gt;&lt;td align="right"&gt;21&lt;/td&gt;&lt;td&gt;05:06&lt;/td&gt;&lt;td&gt;05:16&lt;/td&gt;&lt;td&gt;06:30&lt;/td&gt;&lt;td&gt;12:33&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:54&lt;/td&gt;&lt;td&gt;18:32&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:42&lt;/td&gt;&lt;td&gt;14:35 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#ffffff"&gt;&lt;td align="right"&gt;22&lt;/td&gt;&lt;td&gt;05:06&lt;/td&gt;&lt;td&gt;05:16&lt;/td&gt;&lt;td&gt;06:30&lt;/td&gt;&lt;td&gt;12:33&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:53&lt;/td&gt;&lt;td&gt;18:32&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:41&lt;/td&gt;&lt;td&gt;14:31 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#eeeeee"&gt;&lt;td align="right"&gt;23&lt;/td&gt;&lt;td&gt;05:05&lt;/td&gt;&lt;td&gt;05:15&lt;/td&gt;&lt;td&gt;06:29&lt;/td&gt;&lt;td&gt;12:33&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:53&lt;/td&gt;&lt;td&gt;18:32&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:41&lt;/td&gt;&lt;td&gt;14:28 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#ffffff"&gt;&lt;td align="right"&gt;24&lt;/td&gt;&lt;td&gt;05:05&lt;/td&gt;&lt;td&gt;05:15&lt;/td&gt;&lt;td&gt;06:29&lt;/td&gt;&lt;td&gt;12:32&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:52&lt;/td&gt;&lt;td&gt;18:31&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:41&lt;/td&gt;&lt;td&gt;14:24 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#eeeeee"&gt;&lt;td align="right"&gt;25&lt;/td&gt;&lt;td&gt;05:05&lt;/td&gt;&lt;td&gt;05:15&lt;/td&gt;&lt;td&gt;06:29&lt;/td&gt;&lt;td&gt;12:32&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:52&lt;/td&gt;&lt;td&gt;18:31&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:41&lt;/td&gt;&lt;td&gt;14:21 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#ffffff"&gt;&lt;td align="right"&gt;26&lt;/td&gt;&lt;td&gt;05:04&lt;/td&gt;&lt;td&gt;05:14&lt;/td&gt;&lt;td&gt;06:28&lt;/td&gt;&lt;td&gt;12:32&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:51&lt;/td&gt;&lt;td&gt;18:31&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:41&lt;/td&gt;&lt;td&gt;14:17 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#eeeeee"&gt;&lt;td align="right"&gt;27&lt;/td&gt;&lt;td&gt;05:04&lt;/td&gt;&lt;td&gt;05:14&lt;/td&gt;&lt;td&gt;06:28&lt;/td&gt;&lt;td&gt;12:31&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:51&lt;/td&gt;&lt;td&gt;18:31&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:40&lt;/td&gt;&lt;td&gt;14:14 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#ffffff"&gt;&lt;td align="right"&gt;28&lt;/td&gt;&lt;td&gt;05:04&lt;/td&gt;&lt;td&gt;05:14&lt;/td&gt;&lt;td&gt;06:27&lt;/td&gt;&lt;td&gt;12:31&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:50&lt;/td&gt;&lt;td&gt;18:31&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:40&lt;/td&gt;&lt;td&gt;14:10 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#eeeeee"&gt;&lt;td align="right"&gt;29&lt;/td&gt;&lt;td&gt;05:03&lt;/td&gt;&lt;td&gt;05:13&lt;/td&gt;&lt;td&gt;06:27&lt;/td&gt;&lt;td&gt;12:31&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:50&lt;/td&gt;&lt;td&gt;18:31&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:40&lt;/td&gt;&lt;td&gt;14:07 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#ffffff"&gt;&lt;td align="right"&gt;30&lt;/td&gt;&lt;td&gt;05:03&lt;/td&gt;&lt;td&gt;05:13&lt;/td&gt;&lt;td&gt;06:26&lt;/td&gt;&lt;td&gt;12:31&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:49&lt;/td&gt;&lt;td&gt;18:31&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:40&lt;/td&gt;&lt;td&gt;14:03 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table align="center" border="0" cellpadding="2" cellspacing="0" style="width: 450px;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr bgcolor="#9999ee"&gt;&lt;td colspan="2"&gt;&lt;b&gt;:: Arah kiblat&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr bgcolor="#eeeeff" width="100%"&gt; &lt;td align="center"&gt;&lt;img alt="" src="http://www.pkpu.or.id/imsyak/images/circle.php?s=291.48" /&gt; &lt;/td&gt; &lt;td&gt;Untuk Kota : &lt;b&gt;Ambon 3°42' LS 128°14' BT (GMT +9)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Arah kiblat: &lt;b&gt;291°28"48'&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Jarak : &lt;b&gt;9918.435&lt;/b&gt; Km&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7068770672821932216-5770982357571160717?l=sitijamilahamdi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/feeds/5770982357571160717/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/2011/07/jadwal-imsakiyah-ramadhan-2011-1432.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7068770672821932216/posts/default/5770982357571160717'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7068770672821932216/posts/default/5770982357571160717'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/2011/07/jadwal-imsakiyah-ramadhan-2011-1432.html' title='Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2011 [1432 [Ambon  dan sekitarnya]'/><author><name>butir-butir keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10435171938230941573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/S9hVmqZoeVI/AAAAAAAAAAM/g-xfr3DsmBA/S220/sibungacantikummufirdaus.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7068770672821932216.post-4952672561382417038</id><published>2011-07-30T07:36:00.004+07:00</published><updated>2011-07-30T08:44:07.556+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ramadhan'/><title type='text'>Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2011 [1432H] [Makassar dan sekitarnya]</title><content type='html'>&lt;iframe align="left" frameborder="0" marginheight="0" marginwidth="0" scrolling="no" src="http://rcm.amazon.com/e/cm?t=butirbutirkei-20&amp;amp;o=1&amp;amp;p=8&amp;amp;l=bpl&amp;amp;asins=B000E4ARNC&amp;amp;fc1=000000&amp;amp;IS2=1&amp;amp;lt1=_blank&amp;amp;m=amazon&amp;amp;lc1=0000FF&amp;amp;bc1=000000&amp;amp;bg1=FFFFFF&amp;amp;f=ifr" style="height: 245px; padding-right: 10px; padding-top: 5px; width: 131px;"&gt;&lt;/iframe&gt;Bulan Ramadhan sebentar lagi akan tiba. Sebagai hamba Allah Swt dan ummat Nabi Muhammad saw, kita harus dan wajib melakukan ibadah puasa sebulan penuh untuk menggapai Ridho-Nya. Kita jadikan momentum bulan Ramadhan untuk tetap berkarya, bekerja sekaligus beribadah. Semoga setiap amal yang kita lakukan diridhoi oleh Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-size: 16px;"&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; JADWAL IMSAKIYAH RAMADHAN 1432 H - 2011&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;small&gt;(Untuk Kota &lt;b&gt;Makassar&lt;/b&gt; 5°9' LS Bujur 119°28' BT GMT +8)&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/small&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-size: 16px;"&gt;&lt;small&gt;&amp;nbsp;&lt;/small&gt; &lt;/span&gt;  &lt;/div&gt;&lt;table align="center" cellpadding="2" cellspacing="0" style="width: 450px;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr bgcolor="#7aa3cc"&gt; &lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" colspan="6"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table align="center" cellpadding="2" cellspacing="0" style="border: 1px solid rgb(238, 238, 238); width: 450px;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#99ccff" style="color: white;"&gt; &lt;td rowspan="2" style="color: black;"&gt;&lt;b&gt;Tgl&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;td rowspan="2" style="color: black;"&gt;&lt;b&gt;Imsak&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;td rowspan="2" style="color: black;"&gt;&lt;b&gt;Shubuh&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;td rowspan="2" style="color: black;"&gt;&lt;b&gt;Terbit&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;td rowspan="2" style="color: black;"&gt;&lt;b&gt;Dhuhur&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;td rowspan="2" style="color: black;"&gt;&lt;b&gt;Ashr&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;td rowspan="2" style="color: black;"&gt;&lt;b&gt;Maghrib&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;td rowspan="2" style="color: black;"&gt;&lt;b&gt;Isya'&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="color: black;"&gt;&lt;b&gt;Bayang&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#99ccff" style="color: black;"&gt; &lt;td&gt;&lt;b&gt;Kiblat&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#eeeeee"&gt;&lt;td align="right"&gt;1&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:44&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:54&lt;/td&gt;&lt;td&gt;06:10&lt;/td&gt;&lt;td&gt;12:10&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:32&lt;/td&gt;&lt;td&gt;18:06&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:18&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:41 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#ffffff"&gt;&lt;td align="right"&gt;2&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:44&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:54&lt;/td&gt;&lt;td&gt;06:10&lt;/td&gt;&lt;td&gt;12:10&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:32&lt;/td&gt;&lt;td&gt;18:06&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:18&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:38 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#eeeeee"&gt;&lt;td align="right"&gt;3&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:44&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:54&lt;/td&gt;&lt;td&gt;06:10&lt;/td&gt;&lt;td&gt;12:10&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:32&lt;/td&gt;&lt;td&gt;18:06&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:18&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:35 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#ffffff"&gt;&lt;td align="right"&gt;4&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:44&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:54&lt;/td&gt;&lt;td&gt;06:09&lt;/td&gt;&lt;td&gt;12:10&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:32&lt;/td&gt;&lt;td&gt;18:06&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:18&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:32 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#eeeeee"&gt;&lt;td align="right"&gt;5&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:43&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:53&lt;/td&gt;&lt;td&gt;06:09&lt;/td&gt;&lt;td&gt;12:10&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:32&lt;/td&gt;&lt;td&gt;18:06&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:18&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:28 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#ffffff"&gt;&lt;td align="right"&gt;6&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:43&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:53&lt;/td&gt;&lt;td&gt;06:09&lt;/td&gt;&lt;td&gt;12:10&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:32&lt;/td&gt;&lt;td&gt;18:06&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:18&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:25 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#eeeeee"&gt;&lt;td align="right"&gt;7&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:43&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:53&lt;/td&gt;&lt;td&gt;06:09&lt;/td&gt;&lt;td&gt;12:10&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:31&lt;/td&gt;&lt;td&gt;18:06&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:18&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:22 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#ffffff"&gt;&lt;td align="right"&gt;8&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:43&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:53&lt;/td&gt;&lt;td&gt;06:08&lt;/td&gt;&lt;td&gt;12:09&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:31&lt;/td&gt;&lt;td&gt;18:06&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:17&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:19 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#eeeeee"&gt;&lt;td align="right"&gt;9&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:43&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:53&lt;/td&gt;&lt;td&gt;06:08&lt;/td&gt;&lt;td&gt;12:09&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:31&lt;/td&gt;&lt;td&gt;18:06&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:17&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:15 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#ffffff"&gt;&lt;td align="right"&gt;10&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:43&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:53&lt;/td&gt;&lt;td&gt;06:08&lt;/td&gt;&lt;td&gt;12:09&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:31&lt;/td&gt;&lt;td&gt;18:06&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:17&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:12 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#eeeeee"&gt;&lt;td align="right"&gt;11&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:43&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:53&lt;/td&gt;&lt;td&gt;06:08&lt;/td&gt;&lt;td&gt;12:09&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:31&lt;/td&gt;&lt;td&gt;18:06&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:17&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:09 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#ffffff"&gt;&lt;td align="right"&gt;12&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:42&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:52&lt;/td&gt;&lt;td&gt;06:07&lt;/td&gt;&lt;td&gt;12:09&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:30&lt;/td&gt;&lt;td&gt;18:06&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:17&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:05 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#eeeeee"&gt;&lt;td align="right"&gt;13&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:42&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:52&lt;/td&gt;&lt;td&gt;06:07&lt;/td&gt;&lt;td&gt;12:09&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:30&lt;/td&gt;&lt;td&gt;18:06&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:17&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:02 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#ffffff"&gt;&lt;td align="right"&gt;14&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:42&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:52&lt;/td&gt;&lt;td&gt;06:07&lt;/td&gt;&lt;td&gt;12:09&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:30&lt;/td&gt;&lt;td&gt;18:06&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:17&lt;/td&gt;&lt;td&gt;14:59 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#eeeeee"&gt;&lt;td align="right"&gt;15&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:42&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:52&lt;/td&gt;&lt;td&gt;06:06&lt;/td&gt;&lt;td&gt;12:08&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:30&lt;/td&gt;&lt;td&gt;18:06&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:17&lt;/td&gt;&lt;td&gt;14:55 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#ffffff"&gt;&lt;td align="right"&gt;16&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:41&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:51&lt;/td&gt;&lt;td&gt;06:06&lt;/td&gt;&lt;td&gt;12:08&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:29&lt;/td&gt;&lt;td&gt;18:06&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:16&lt;/td&gt;&lt;td&gt;14:52 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#eeeeee"&gt;&lt;td align="right"&gt;17&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:41&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:51&lt;/td&gt;&lt;td&gt;06:06&lt;/td&gt;&lt;td&gt;12:08&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:29&lt;/td&gt;&lt;td&gt;18:06&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:16&lt;/td&gt;&lt;td&gt;14:48 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#ffffff"&gt;&lt;td align="right"&gt;18&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:41&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:51&lt;/td&gt;&lt;td&gt;06:05&lt;/td&gt;&lt;td&gt;12:08&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:29&lt;/td&gt;&lt;td&gt;18:06&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:16&lt;/td&gt;&lt;td&gt;14:45 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#eeeeee"&gt;&lt;td align="right"&gt;19&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:41&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:51&lt;/td&gt;&lt;td&gt;06:05&lt;/td&gt;&lt;td&gt;12:07&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:28&lt;/td&gt;&lt;td&gt;18:06&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:16&lt;/td&gt;&lt;td&gt;14:42 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#ffffff"&gt;&lt;td align="right"&gt;20&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:40&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:50&lt;/td&gt;&lt;td&gt;06:05&lt;/td&gt;&lt;td&gt;12:07&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:28&lt;/td&gt;&lt;td&gt;18:06&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:16&lt;/td&gt;&lt;td&gt;14:38 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#eeeeee"&gt;&lt;td align="right"&gt;21&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:40&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:50&lt;/td&gt;&lt;td&gt;06:04&lt;/td&gt;&lt;td&gt;12:07&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:28&lt;/td&gt;&lt;td&gt;18:06&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:16&lt;/td&gt;&lt;td&gt;14:35 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#ffffff"&gt;&lt;td align="right"&gt;22&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:40&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:50&lt;/td&gt;&lt;td&gt;06:04&lt;/td&gt;&lt;td&gt;12:07&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:27&lt;/td&gt;&lt;td&gt;18:06&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:15&lt;/td&gt;&lt;td&gt;14:31 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#eeeeee"&gt;&lt;td align="right"&gt;23&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:39&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:49&lt;/td&gt;&lt;td&gt;06:03&lt;/td&gt;&lt;td&gt;12:07&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:27&lt;/td&gt;&lt;td&gt;18:06&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:15&lt;/td&gt;&lt;td&gt;14:28 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#ffffff"&gt;&lt;td align="right"&gt;24&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:39&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:49&lt;/td&gt;&lt;td&gt;06:03&lt;/td&gt;&lt;td&gt;12:06&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:26&lt;/td&gt;&lt;td&gt;18:05&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:15&lt;/td&gt;&lt;td&gt;14:24 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#eeeeee"&gt;&lt;td align="right"&gt;25&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:39&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:49&lt;/td&gt;&lt;td&gt;06:03&lt;/td&gt;&lt;td&gt;12:06&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:26&lt;/td&gt;&lt;td&gt;18:05&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:15&lt;/td&gt;&lt;td&gt;14:21 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#ffffff"&gt;&lt;td align="right"&gt;26&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:38&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:48&lt;/td&gt;&lt;td&gt;06:02&lt;/td&gt;&lt;td&gt;12:06&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:25&lt;/td&gt;&lt;td&gt;18:05&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:15&lt;/td&gt;&lt;td&gt;14:17 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#eeeeee"&gt;&lt;td align="right"&gt;27&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:38&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:48&lt;/td&gt;&lt;td&gt;06:02&lt;/td&gt;&lt;td&gt;12:05&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:25&lt;/td&gt;&lt;td&gt;18:05&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:14&lt;/td&gt;&lt;td&gt;14:14 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#ffffff"&gt;&lt;td align="right"&gt;28&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:38&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:48&lt;/td&gt;&lt;td&gt;06:01&lt;/td&gt;&lt;td&gt;12:05&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:24&lt;/td&gt;&lt;td&gt;18:05&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:14&lt;/td&gt;&lt;td&gt;14:10 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#eeeeee"&gt;&lt;td align="right"&gt;29&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:37&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:47&lt;/td&gt;&lt;td&gt;06:01&lt;/td&gt;&lt;td&gt;12:05&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:24&lt;/td&gt;&lt;td&gt;18:05&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:14&lt;/td&gt;&lt;td&gt;14:07 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#ffffff"&gt;&lt;td align="right"&gt;30&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:37&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:47&lt;/td&gt;&lt;td&gt;06:00&lt;/td&gt;&lt;td&gt;12:05&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:23&lt;/td&gt;&lt;td&gt;18:05&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:14&lt;/td&gt;&lt;td&gt;14:03 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table align="center" border="0" cellpadding="2" cellspacing="0" style="width: 450px;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr bgcolor="#9999ee"&gt;&lt;td colspan="2"&gt;&lt;b&gt;:: Arah kiblat&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr bgcolor="#eeeeff" width="100%"&gt; &lt;td align="center"&gt; &lt;img alt="" src="http://www.pkpu.or.id/imsyak/images/circle.php?s=292.47" /&gt; &lt;/td&gt; &lt;td&gt; Untuk Kota : &lt;b&gt;Makassar 5°9' LS 119°28' BT (GMT +8)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Arah kiblat: &lt;b&gt;292°28"12'&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Jarak : &lt;b&gt;9020.047&lt;/b&gt; Km&lt;br /&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table align="center" border="0" cellpadding="2" cellspacing="0" style="width: 450px;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr bgcolor="#7aa3cc" width="100%"&gt; &lt;td align="center"&gt; &lt;span style="color: white;"&gt; imsak ver 0.7.4 © &lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7068770672821932216-4952672561382417038?l=sitijamilahamdi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/feeds/4952672561382417038/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/2011/07/jadwal-imsakiyah-ramadhan-2011-1432h.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7068770672821932216/posts/default/4952672561382417038'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7068770672821932216/posts/default/4952672561382417038'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/2011/07/jadwal-imsakiyah-ramadhan-2011-1432h.html' title='Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2011 [1432H] [Makassar dan sekitarnya]'/><author><name>butir-butir keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10435171938230941573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/S9hVmqZoeVI/AAAAAAAAAAM/g-xfr3DsmBA/S220/sibungacantikummufirdaus.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7068770672821932216.post-1878663628910894258</id><published>2011-07-29T23:39:00.000+07:00</published><updated>2011-07-29T23:39:39.626+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ramadhan'/><title type='text'>Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2011 [Jakarta dan sekitarnya]</title><content type='html'>&lt;iframe align="left" frameborder="0" marginheight="0" marginwidth="0" scrolling="no" src="http://rcm.amazon.com/e/cm?t=widgetsamazon-20&amp;amp;o=1&amp;amp;p=8&amp;amp;l=bpl&amp;amp;asins=B003U77NN2&amp;amp;fc1=000000&amp;amp;IS2=1&amp;amp;lt1=_blank&amp;amp;m=amazon&amp;amp;lc1=0000FF&amp;amp;bc1=000000&amp;amp;bg1=FFFFFF&amp;amp;f=ifr" style="height: 245px; padding-right: 10px; padding-top: 5px; width: 131px;"&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;b&gt;Bulan Ramadhan sebentar lagi akan tiba.&lt;/b&gt; &lt;i&gt;Sebagai hamba Allah Swt dan  ummat Nabi Muhammad saw, kita harus dan wajib melakukan ibadah puasa  sebulan penuh untuk menggapai Ridho-Nya. Kita jadikan momentum bulan  Ramadhan untuk tetap berkarya, bekerja sekaligus beribadah. Semoga  setiap amal yang kita lakukan diridhoi oleh Nya.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Untuk menyambut  bulan suci nan penuh berkah tersebut, berikut ini adalah jadwal imsakiyah romadhan tahun 2011 1432 H. Untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya.&amp;nbsp; Dan  sebarkan kepada saudara kerabat, tetangga dan teman-teman sahabat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #ffee66; font-size: 16px;"&gt;&lt;b&gt;JADWAL IMSAKIYAH RAMADHAN 1432 H - 2011&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;small&gt;(Untuk Kota &lt;b&gt;JAKARTA&lt;/b&gt; 6°10' LS Bujur 106°49' BT GMT +7)&lt;/small&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #ffee66; font-size: 16px;"&gt;&lt;small&gt;&amp;nbsp;&lt;/small&gt; &lt;/span&gt;  &lt;br /&gt;&lt;table align="center" cellpadding="2" cellspacing="0" style="width: 450px;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr bgcolor="#7aa3cc"&gt; &lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td align="right" colspan="6"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table align="center" cellpadding="2" cellspacing="0" style="border: 1px solid rgb(238, 238, 238); width: 450px;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#99ccff" style="color: white;"&gt; &lt;td rowspan="2" style="color: black;"&gt;&lt;b&gt;Tgl&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;td rowspan="2" style="color: black;"&gt;&lt;b&gt;Imsak&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;td rowspan="2" style="color: black;"&gt;&lt;b&gt;Shubuh&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;td rowspan="2" style="color: black;"&gt;&lt;b&gt;Terbit&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;td rowspan="2" style="color: black;"&gt;&lt;b&gt;Dhuhur&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;td rowspan="2" style="color: black;"&gt;&lt;b&gt;Ashr&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;td rowspan="2" style="color: black;"&gt;&lt;b&gt;Maghrib&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;td rowspan="2" style="color: black;"&gt;&lt;b&gt;Isya'&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="color: black;"&gt;&lt;b&gt;Bayang&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#99ccff" style="color: black;"&gt; &lt;td&gt;&lt;b&gt;Kiblat&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#eeeeee"&gt;&lt;td align="right"&gt;1&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:35&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:45&lt;/td&gt;&lt;td&gt;06:01&lt;/td&gt;&lt;td&gt;12:01&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:23&lt;/td&gt;&lt;td&gt;17:57&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:09&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:41 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#ffffff"&gt;&lt;td align="right"&gt;2&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:35&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:45&lt;/td&gt;&lt;td&gt;06:01&lt;/td&gt;&lt;td&gt;12:01&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:23&lt;/td&gt;&lt;td&gt;17:57&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:09&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:38 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#eeeeee"&gt;&lt;td align="right"&gt;3&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:35&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:45&lt;/td&gt;&lt;td&gt;06:01&lt;/td&gt;&lt;td&gt;12:01&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:23&lt;/td&gt;&lt;td&gt;17:57&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:09&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:35 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#ffffff"&gt;&lt;td align="right"&gt;4&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:35&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:45&lt;/td&gt;&lt;td&gt;06:00&lt;/td&gt;&lt;td&gt;12:01&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:23&lt;/td&gt;&lt;td&gt;17:57&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:09&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:32 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#eeeeee"&gt;&lt;td align="right"&gt;5&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:34&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:44&lt;/td&gt;&lt;td&gt;06:00&lt;/td&gt;&lt;td&gt;12:01&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:23&lt;/td&gt;&lt;td&gt;17:57&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:09&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:28 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#ffffff"&gt;&lt;td align="right"&gt;6&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:34&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:44&lt;/td&gt;&lt;td&gt;06:00&lt;/td&gt;&lt;td&gt;12:01&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:23&lt;/td&gt;&lt;td&gt;17:57&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:09&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:25 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#eeeeee"&gt;&lt;td align="right"&gt;7&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:34&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:44&lt;/td&gt;&lt;td&gt;06:00&lt;/td&gt;&lt;td&gt;12:01&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:22&lt;/td&gt;&lt;td&gt;17:57&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:09&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:22 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#ffffff"&gt;&lt;td align="right"&gt;8&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:34&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:44&lt;/td&gt;&lt;td&gt;05:59&lt;/td&gt;&lt;td&gt;12:00&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:22&lt;/td&gt;&lt;td&gt;17:57&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:08&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:19 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#eeeeee"&gt;&lt;td align="right"&gt;9&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:34&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:44&lt;/td&gt;&lt;td&gt;05:59&lt;/td&gt;&lt;td&gt;12:00&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:22&lt;/td&gt;&lt;td&gt;17:57&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:08&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:15 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#ffffff"&gt;&lt;td align="right"&gt;10&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:34&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:44&lt;/td&gt;&lt;td&gt;05:59&lt;/td&gt;&lt;td&gt;12:00&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:22&lt;/td&gt;&lt;td&gt;17:57&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:08&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:12 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#eeeeee"&gt;&lt;td align="right"&gt;11&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:34&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:44&lt;/td&gt;&lt;td&gt;05:59&lt;/td&gt;&lt;td&gt;12:00&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:22&lt;/td&gt;&lt;td&gt;17:57&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:08&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:09 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#ffffff"&gt;&lt;td align="right"&gt;12&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:33&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:43&lt;/td&gt;&lt;td&gt;05:58&lt;/td&gt;&lt;td&gt;12:00&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:21&lt;/td&gt;&lt;td&gt;17:57&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:08&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:05 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#eeeeee"&gt;&lt;td align="right"&gt;13&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:33&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:43&lt;/td&gt;&lt;td&gt;05:58&lt;/td&gt;&lt;td&gt;12:00&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:21&lt;/td&gt;&lt;td&gt;17:57&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:08&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:02 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#ffffff"&gt;&lt;td align="right"&gt;14&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:33&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:43&lt;/td&gt;&lt;td&gt;05:58&lt;/td&gt;&lt;td&gt;12:00&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:21&lt;/td&gt;&lt;td&gt;17:57&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:08&lt;/td&gt;&lt;td&gt;14:59 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#eeeeee"&gt;&lt;td align="right"&gt;15&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:33&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:43&lt;/td&gt;&lt;td&gt;05:57&lt;/td&gt;&lt;td&gt;11:59&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:21&lt;/td&gt;&lt;td&gt;17:57&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:08&lt;/td&gt;&lt;td&gt;14:55 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#ffffff"&gt;&lt;td align="right"&gt;16&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:32&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:42&lt;/td&gt;&lt;td&gt;05:57&lt;/td&gt;&lt;td&gt;11:59&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:20&lt;/td&gt;&lt;td&gt;17:57&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:07&lt;/td&gt;&lt;td&gt;14:52 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#eeeeee"&gt;&lt;td align="right"&gt;17&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:32&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:42&lt;/td&gt;&lt;td&gt;05:57&lt;/td&gt;&lt;td&gt;11:59&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:20&lt;/td&gt;&lt;td&gt;17:57&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:07&lt;/td&gt;&lt;td&gt;14:48 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#ffffff"&gt;&lt;td align="right"&gt;18&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:32&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:42&lt;/td&gt;&lt;td&gt;05:56&lt;/td&gt;&lt;td&gt;11:59&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:20&lt;/td&gt;&lt;td&gt;17:57&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:07&lt;/td&gt;&lt;td&gt;14:45 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#eeeeee"&gt;&lt;td align="right"&gt;19&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:32&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:42&lt;/td&gt;&lt;td&gt;05:56&lt;/td&gt;&lt;td&gt;11:58&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:19&lt;/td&gt;&lt;td&gt;17:57&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:07&lt;/td&gt;&lt;td&gt;14:42 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#ffffff"&gt;&lt;td align="right"&gt;20&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:31&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:41&lt;/td&gt;&lt;td&gt;05:56&lt;/td&gt;&lt;td&gt;11:58&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:19&lt;/td&gt;&lt;td&gt;17:57&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:07&lt;/td&gt;&lt;td&gt;14:38 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#eeeeee"&gt;&lt;td align="right"&gt;21&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:31&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:41&lt;/td&gt;&lt;td&gt;05:55&lt;/td&gt;&lt;td&gt;11:58&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:19&lt;/td&gt;&lt;td&gt;17:57&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:07&lt;/td&gt;&lt;td&gt;14:35 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#ffffff"&gt;&lt;td align="right"&gt;22&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:31&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:41&lt;/td&gt;&lt;td&gt;05:55&lt;/td&gt;&lt;td&gt;11:58&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:18&lt;/td&gt;&lt;td&gt;17:57&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:06&lt;/td&gt;&lt;td&gt;14:31 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#eeeeee"&gt;&lt;td align="right"&gt;23&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:30&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:40&lt;/td&gt;&lt;td&gt;05:54&lt;/td&gt;&lt;td&gt;11:58&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:18&lt;/td&gt;&lt;td&gt;17:57&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:06&lt;/td&gt;&lt;td&gt;14:28 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#ffffff"&gt;&lt;td align="right"&gt;24&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:30&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:40&lt;/td&gt;&lt;td&gt;05:54&lt;/td&gt;&lt;td&gt;11:57&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:17&lt;/td&gt;&lt;td&gt;17:56&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:06&lt;/td&gt;&lt;td&gt;14:24 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#eeeeee"&gt;&lt;td align="right"&gt;25&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:30&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:40&lt;/td&gt;&lt;td&gt;05:54&lt;/td&gt;&lt;td&gt;11:57&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:17&lt;/td&gt;&lt;td&gt;17:56&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:06&lt;/td&gt;&lt;td&gt;14:21 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#ffffff"&gt;&lt;td align="right"&gt;26&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:29&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:39&lt;/td&gt;&lt;td&gt;05:53&lt;/td&gt;&lt;td&gt;11:57&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:16&lt;/td&gt;&lt;td&gt;17:56&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:06&lt;/td&gt;&lt;td&gt;14:17 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#eeeeee"&gt;&lt;td align="right"&gt;27&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:29&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:39&lt;/td&gt;&lt;td&gt;05:53&lt;/td&gt;&lt;td&gt;11:56&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:16&lt;/td&gt;&lt;td&gt;17:56&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:05&lt;/td&gt;&lt;td&gt;14:14 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#ffffff"&gt;&lt;td align="right"&gt;28&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:29&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:39&lt;/td&gt;&lt;td&gt;05:52&lt;/td&gt;&lt;td&gt;11:56&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:15&lt;/td&gt;&lt;td&gt;17:56&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:05&lt;/td&gt;&lt;td&gt;14:10 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#eeeeee"&gt;&lt;td align="right"&gt;29&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:28&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:38&lt;/td&gt;&lt;td&gt;05:52&lt;/td&gt;&lt;td&gt;11:56&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:15&lt;/td&gt;&lt;td&gt;17:56&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:05&lt;/td&gt;&lt;td&gt;14:07 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr align="center" bgcolor="#ffffff"&gt;&lt;td align="right"&gt;30&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:28&lt;/td&gt;&lt;td&gt;04:38&lt;/td&gt;&lt;td&gt;05:51&lt;/td&gt;&lt;td&gt;11:56&lt;/td&gt;&lt;td&gt;15:14&lt;/td&gt;&lt;td&gt;17:56&lt;/td&gt;&lt;td&gt;19:05&lt;/td&gt;&lt;td&gt;14:03 &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table align="center" border="0" cellpadding="2" cellspacing="0" style="width: 450px;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr bgcolor="#9999ee"&gt;&lt;td colspan="2"&gt;&lt;b&gt;:: Arah kiblat&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr bgcolor="#eeeeff" width="100%"&gt; &lt;td align="center"&gt; &lt;img alt="" src="http://www.pkpu.or.id/imsyak/images/circle.php?s=295.15" /&gt; &lt;/td&gt; &lt;td&gt; Untuk Kota : &lt;b&gt;JAKARTA 6°10' LS 106°49' BT (GMT +7)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Arah kiblat: &lt;b&gt;295°08"59'&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Jarak : &lt;b&gt;7710.029&lt;/b&gt; Km&lt;br /&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;b&gt;C&lt;/b&gt;&lt;b&gt;atatan :&lt;/b&gt; &lt;ol&gt;&lt;a href="http://www.amazon.com/dp/B00451ZGCW?tag=widgetsamazon-20&amp;amp;camp=213761&amp;amp;creative=393545&amp;amp;linkCode=bpl&amp;amp;creativeASIN=B00451ZGCW&amp;amp;adid=045GX3HH3JM2BJFAQW6V&amp;amp;" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://ecx.images-amazon.com/images/I/5102Bc4xHEL._SL110_.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;li&gt;Penetapan tanggal 1 Ramadhan dan 1 Syawal 1432 H, menunggu pengumuman Menteri Agama RI&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sumber dari Badan Hisab Rukyat Kementerian Agama RI&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bayang Kiblat adalah saat bayang-bayang benda menunjuk Arah Kiblat&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Syuruq adalah saat berakhirnya waktu Subuh&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Selamat Menjalankan Puasa Ramadhan &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7068770672821932216-1878663628910894258?l=sitijamilahamdi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/feeds/1878663628910894258/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/2011/07/jadwal-imsakiyah-ramadhan-2011-jakarta.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7068770672821932216/posts/default/1878663628910894258'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7068770672821932216/posts/default/1878663628910894258'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/2011/07/jadwal-imsakiyah-ramadhan-2011-jakarta.html' title='Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2011 [Jakarta dan sekitarnya]'/><author><name>butir-butir keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10435171938230941573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/S9hVmqZoeVI/AAAAAAAAAAM/g-xfr3DsmBA/S220/sibungacantikummufirdaus.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7068770672821932216.post-2390443338085491409</id><published>2011-07-19T23:13:00.000+07:00</published><updated>2011-07-19T23:13:22.801+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tahukah anda?'/><title type='text'>GOOGLE PLUS ~ Situs Jejaring Sosial, Saingi Facebook</title><content type='html'>&lt;div class="fbJewel   " id="fbNotificationsJewel"&gt;&lt;div class="post-header"&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-dL81ENLyAHI/TiWRd2yrYSI/AAAAAAAAARM/I7Jok_HlNYs/s1600/google_plus_logo.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://2.bp.blogspot.com/-dL81ENLyAHI/TiWRd2yrYSI/AAAAAAAAARM/I7Jok_HlNYs/s200/google_plus_logo.jpg" width="183" /&gt;&lt;/a&gt;Google telah meluncurkan &lt;b&gt;Google Plus&lt;/b&gt; atau yang lebih dikenal dengan &lt;b&gt;Google+&lt;/b&gt; . &lt;i&gt;&lt;b&gt;Google Plus adalah jejaring sosial yang dibuat oleh Google.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;  Google plus menawarkan sejumlah fitur menarik. Sebelumnya Google sudah  meluncurkan Google Buzz, Orkut, dan Google Wave, namun ketiganya tidak  bisa sepopuler Facebook. Dan saat ini google meluncurkan kembali  jejaring sosialnya dengan sebutan Google Plus (Google +) dengan fitur  dan berbagai kelebihan yang ditawarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Google baru saja meluncurkan Google+ (Google Plus),  yang merupakan layanan jejaring sosial baru dari google.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=7068770672821932216" name="more"&gt;&lt;/a&gt; Layanan tersebut ditengarai bakal menjadi pesaing  kuat bagi Facebook. Google membuka ruang untuk berbagi foto, mengirim  pesan pesan, dan komentar seperti layaknya di Facebook. Selain itu  Google juga menambahkan layanan peta dan images dalam Google+.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Google pun mengklaim, jejaring sosialnya ini akan memudahkan orang untuk  mengatur kontak tanpa membuat grup. Namun, beberapa analis teknologi  informasi berpendapat, Google+ hanya mereproduksi fitur dari Facebook,  dengan hanya menambahkan fungsi video chat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Ada empat fitur yanng menjadi andalan mereka :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-VjZh0bDTLHA/TiWQ7yG_63I/AAAAAAAAARE/whBBLUPCkfU/s1600/google-plusilustrasi.jpg" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://1.bp.blogspot.com/-VjZh0bDTLHA/TiWQ7yG_63I/AAAAAAAAARE/whBBLUPCkfU/s320/google-plusilustrasi.jpg" width="284" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt;Circles&lt;/b&gt;.  Fungsi ini bisa digunakan untuk memasukkan nama-nama teman ke dalam  grup dan pengguna bisa berbagi konten dengan format berbeda di dalam  lingkaran pertemanan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Hangouts.&lt;/b&gt; Ini adalah layanan conference lebih dari dua orang dengan video call.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Huddle.&lt;/b&gt; Layanan ini menyediakan grup-grup di jejaring ini untuk mengirim pesan instan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sparks&lt;/b&gt;. Fitur ini menghubungkan individu dalam jaringan ini  kepada orang-orang yang memiliki ketertarikan yang sama terhadap suatu  hal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga saat ini Google + baru bisa dinikmati oleh segelintir pengguna  dan hanya bisa dinikmati lewat undangan dari pengguna yang sudah  terdaftar. Tapi, Google berusaha agar jejaring sosial ini bisa segera  dinikmati oleh jutaan pengakses Google setiap harinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Google meluncurkan jejaring sosial baru dengan nama Google Plus.  Sebelumnya, perusahaan pernah berusaha menggaet orang bergabung di  jejaring sosial bernama Google Wave dan Google Buzz. Sayang, kedua  layanan ini tak terlalu diminati oleh pengguna internet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Mampukah Google+ (Google Plus) menarik para pengguna internet untuk  bergabung didalamnya?? Dan mampukah Google plus mencuri perhatian para  pengguna Facebook?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti yang kita semua ketahui, Facebook merupakan situs pertemanan  yang menjadi luar biasa populer di berbagai belahan dunia. Popularitas  facebook sungguh luar biasa, Facebook mampu menggeser situs pertemanan  Friendster, yang lebih dahulu ada. Pengguna facebook bukan hanya anak  muda, pengguna dewasa dan orang tua juga aktif terlibat di sana.  Perkembangan facebook sangat luar biasa dalam waktu singkat Facebook  telah menjadi jejaring sosial di internet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Apakah Google+ mampu mengalahkan Facebook?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini bukanlah masalah satu situs melawan situs lainnya. Jika kita lihat  Google merupakan situs terbesar di internet. Google+ lebih besar  daripada itu. Alasan mengapa Google menyebutnya “Proyek Google+” ialah  bahwa Google+ akan menjadi bagian sentral dari keseluruhan identitas  Google.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Google dikenal sebagai raja di dunia internet. Google Inc adalah sebuah  perusahaan publik Amerika Serikat, berperan dalam pencarian Internet dan  iklan online. Google berbasis di Mountain View, California.  Google  memiliki layanan mesin pencari terbesar di internet, memberikan layanan  email gratis yang di sebut Gmail, layanan chating yang bernama Google  Talk. Google juga telah membuat beberapa aplikasi desktop, Picasa,  google book, youtube, termasuk Google Earth, sebuah program pemetaan  interaktif yang disediakan oleh satelit dan fotografi udara yang  mencakup keseluruhan planet Bumi. Google Earth dianggap sangat akurat  dan lebih mendetil. Beberapa produk lainnya tersedia melalui Google  Labs, yang mana merupakan sebuah koleksi aplikasi yang belum selesai dan  masih dalam tahap ujicoba agar dapat digunakan publik. Tahun 2007,  Google merencanakan peluncuran telepon genggam milik mereka, kemungkinan  sebuah pesaing bagi iPhone Apple, Google akhirnya mengumumkan Android.  Google juga meluncurkan Google Chrome yaitu sebuah browser. Browser ini  cukup cepat dan tampilannya minimalis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda sekarang bisa membayangkan, jika Google menyatukan semua yang  dimilikinya menjadi satu, dengan adanya jejaring social Google+ . Google  memiliki integritas porsi terbesar. Jika Google membangun fitur dan  peralatan Google+ ke hampir semua layanan online yang mereka miliki  mulai dari pencarian dokumen, layanan chating hingga Video. Google+  sudah diintegrasikan ke hampir keseluruhan produk Google.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika google membangun lingkaran dari semua dari berbagai layanan yang  dimiliki tentunya kita akan memiliki banyak jenis teman, dan kita  berinteraksi dan berkomunikasi dengan mereka dalam berbagai cara yang  berbeda. Di tambah lagi jika Anda adalah pengguna Android, anda bisa  tahu bahwa memperoleh konten dari telepon Anda ke platform sosial lebih  mudah. Dalam kemungkinan Google akan tetap mencari dan mencari cara  untuk membuat Android anda menjadi anggota tubuh dari platform sosial  Google+ anda. Di tambah dengan Fitur Spark Google+, di mana Google  mengungkit mesin pencarinya untuk melakukan sesuatu yang tidak dapat  dilakukan oleh jejaring sosial lainnya. Jejaring sosial lain tidak  memiliki mesin pencari, penggunanya harus meninggalkan situs itu untuk  mencari data yang dapat dibagi atau menunggu teman mereka membaginya  dengan mereka. Dan kini google telah menambahkan aplikasi Google Plus  One untuk membantu para pencari informasi mendapakan situs dengan isi  yang relevan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cobalah anda cermati, Google+ memiliki fitur obrolan, lebih mudah  membuat grup khusus obrolan vidio dengan Hangouts pada Google+. Google  adalah perusahaan yang sangat terpercaya didalam internet. Google telah  beroperasi berdasarkan slogannya “Jangan Menjadi Jahat”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Google Plus Jejaring sosial&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah anda mengetahui kelebihan dari Google Plus tentunya anda tidak  ingin ketinggalan untuk segera bergabung dengan Google Plus, namun untuk  sekarang ini, tampaknya masih sedikit agak sulit untuk bergabung  kedalam Google Plus, karena banyaknya permintaan untuk bergabung menjadi  komunitas Google Plus. Tadi saya sempat kesulitan saat ingin bergabung  di Google Plus, namun berkat bantuan teman yang melakukan Invite,  sayapun segera bisa masuk dan bergabung dengan Google Plus, setelah  masuk kedalamnya, ternyata apa yang saya baca pada beberapa website  benar adanya, google telah mengembangkan dan mengumpulkan beberapa  layanannya kedalam Google Plus, Kemudahan dalam pengelolaan ada  didalamnya, Google Plus Lingkaran  atau yang lebih dikenal dengan  sebutan Google Plus Circle, Google Plus Sparks , Google Plus Hangout,  Google Plus Social Network Instant Uploads , Google Plus Social Network  Huddle, Google Plus Mobile Fitur, dan yang tidak kalah penting adalah  Google Plus one yang merupakan Fitur yang dapat digunakan untuk membantu  teman dalam mereferensikan situs yang memiliki artikel relevan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi para Bloger, Admin-admin situs tettunya tidak akan melewatkan  untuk  memasang tombol dari Google Plus One pada situs mereka, demi   meningkatkan kualitas juga lalulintas pada situs yang mereka kelola.&lt;br /&gt;salam_sitijamilahamdi &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7068770672821932216-2390443338085491409?l=sitijamilahamdi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/feeds/2390443338085491409/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/2011/07/google-plus-situs-jejaring-sosial.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7068770672821932216/posts/default/2390443338085491409'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7068770672821932216/posts/default/2390443338085491409'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/2011/07/google-plus-situs-jejaring-sosial.html' title='GOOGLE PLUS ~ Situs Jejaring Sosial, Saingi Facebook'/><author><name>butir-butir keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10435171938230941573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/S9hVmqZoeVI/AAAAAAAAAAM/g-xfr3DsmBA/S220/sibungacantikummufirdaus.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-dL81ENLyAHI/TiWRd2yrYSI/AAAAAAAAARM/I7Jok_HlNYs/s72-c/google_plus_logo.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7068770672821932216.post-1108333266168634542</id><published>2011-07-01T20:20:00.000+07:00</published><updated>2011-07-01T20:20:24.252+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tahukah anda?'/><title type='text'>Pesan Terakhir Seorang Sahabat...di icu</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-iT_Ih7iWEcw/Tg3JJK5YLoI/AAAAAAAAAPU/X9cTiB6ui3k/s1600/icu-tubes.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://2.bp.blogspot.com/-iT_Ih7iWEcw/Tg3JJK5YLoI/AAAAAAAAAPU/X9cTiB6ui3k/s320/icu-tubes.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;kemarilah...&lt;br /&gt;jangan tanya `apa kabar` kepadaku hari ini, hee... karena kau tau sendiri semua kabel dan obat- obat ini membuatku pusing.&lt;br /&gt;kalau kau tanya apa yang paling aku butuhkan saat ini... pengampunan. Pengampuann dari Tuhan dan orang- orang yang aku menyayangi aku, tapi yang selama ini tidak banyak aku bahagiakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ternyata aku baru tahu, setiap nafas begitu berharga. hanya orang yang bodoh yang tidak menghargai semua itu. Lihatlah aku. maut sudah didepan mataku, apalagi yang bisa kuperbuat.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jika saja sekarang aku masih bisa berlari dan berjalan, hanya satu keinginanku untuk mengisi setiap nafas dan langkahku dengan zikir dan doa serta prasangka yang baik kepada sang maha kuasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;uang yang selama ini aku kumpulkan siang dan malam, ternyata tidak menemaniku kecuali hanya sebentar. Hanya kasih sayang keluarga dan pengasihan sang maha kuasa yang membuatku masih hidup sampai sekarang. Ah dunia benar- benar menipuku dan melalaikanku. kalau sudah begini ini, aku merasa sangat bodoh dan banyak memaki diri aku sendiri. lihatlah ternyata aku bukan pemimpin yang baik atas diri aku sendiri. Kira- kira apa aku akan sanggup menjawab saat nanti aku ditanya malaikat didalam kubur? apa yang harus aku lakukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;..... (Menangis)..................&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku pasrah. Paling tidak sakitnya jarum- jarum suntik ini dan kabel- kabel mesin- mesin ini mengajarkan aku rasa sakit untuk kemudian memohon ampun kepada sang maha kuasa. Aku pasrah ntah dosaku sudah di delet atau belum, tapi paling tidak seperti yang kau bilang, Allah tidak akan menyia- nyiakan kepercayaan hambanya kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku juga lupa satu hal selama aku hidup, yaitu mengasihi makhluk- makhluknya. Aku lupa bahwa itu lebih memungkinkan aku untuk lebih dikasihi Allah Juga. Paling tidak, Mungkin Allah akan memberikan diskon atas rasa sakit saat nanti nyawaku dicabut. Apa iya ya bakalan sakit?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi paling tidak aku masih beruntung.... anakku pintar sekali mengaji. Aku pernah mendengar kalau orang tua sudah meninggal, tapi doa sang anak sholeh tidak akan pernah putus darinya. Ya Allah, kau tahu betapa aku kurang perduli selama ini dengannya, tapi ternyata dia adalah satu- satunya harta yang aku punya bahkan setelah aku meninggal. Betapa beruntungnya aku memiliki istri yang sholihah yang sudah mendidik anakku sampai seperti itu. Ya allah, kalau melihat semua kebelakang, aku malu, sungguh malu. Ayah macam apa aku ini.  Jangankan jadi imam sholat mereka, mengajari satu doapun aku tidak bisa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kau lebih beruntung dari pada aku, aku sudah hampir sampai dititik nadir. sedangkan kau paling tidak masih mempunyai jatah nafas yang lebih panjang. Paling tidak lebih panjang kesempatanmu untuk melakukan perbaikan atas kesalahan yang kau buat untuk orang- orang yang menyayangmu. Kesempatanmu lebih banyak untuk mengangkat tangan dan belajar bersyukur atas hal- hal lain yang selama ini jarang mampir dipikiranmu. Jangan sia- siakan itu. jangan kau pernah mengulangi kesalahanku. hidupmu kita tak akan cukup panjang untuk berbuat kesalahan itu sendirian dan kemudian  menyesali dan memperbaikinya. Cukup belajarlah dari kesalahanku, dan kau insyaallah akan lebih baik. Tolong sampaikan betapa aku sangat menyayangi anak dan istriku..............sampai jumpa didunia yang lain...Kemarilah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemarilah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan tanya `apa kabar` kepadaku hari ini, hee... karena kau tahu sendiri semua kabel dan obat- obat ini membuatku pusing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kau tanya apa yang paling aku butuhkan saat ini... pengampunan. Pengampuan dari Allah dan orang- orang yang aku menyayangi aku, tapi yang selama ini tidak banyak aku bahagiakan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata aku baru tahu, setiap nafas begitu berharga. Hanya orang yang bodoh yang tidak menghargai semua itu. Lihatlah aku. Maut sudah didepan mataku, apalagi yang bisa kuperbuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika saja sekarang aku masih bisa berlari dan berjalan, hanya satu keinginanku untuk mengisi setiap nafas dan langkahku dengan zikir dan doa serta prasangka yang baik kepada sang maha kuasa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uang yang selama ini aku kumpulkan siang dan malam, ternyata tidak menemaniku kecuali hanya sebentar. Hanya kasih sayang keluarga dan pengasihan sang maha kuasa yang membuatku masih hidup sampai sekarang. Ah dunia benar- benar menipuku dan melalaikanku. Kalau sudah begini ini, aku merasa sangat bodoh dan banyak memaki diri aku sendiri. Lihatlah ternyata aku bukan pemimpin yang baik atas diri aku sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa aku akan sanggup menjawab saat nanti aku ditanya malaikat didalam kubur? apa yang harus aku lakukan? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;..... (Menangis)..................&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku pasrah. Paling tidak sakitnya jarum- jarum suntik ini dan kabel- kabel mesin- mesin ini mengajarkan aku rasa sakit untuk kemudian memohon ampun kepada sang maha kuasa. Aku pasrah entah dosaku sudah di delete atau belum, tapi yang bisa aku lakukan sekarang hanyalah percaya bahwa Allah tidak akan menyia- nyiakan kepercayaan hambanya kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku juga lupa satu hal selama aku hidup, yaitu mengasihi makhluk- makhluknya. Aku lupa bahwa itu lebih memungkinkan aku untuk lebih dikasihi Allah Juga. Paling tidak, Mungkin Allah akan memberikan diskon atas rasa sakit saat nanti nyawaku dicabut. Apa iya ya bakalan sakit?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi paling tidak aku masih beruntung.... anakku pintar sekali mengaji. Aku pernah mendengar kalau orang tua sudah meninggal, tapi doa sang anak sholeh tidak akan pernah putus darinya. Ya Allah, kau tahu betapa aku kurang perduli selama ini dengannya, tapi ternyata dia adalah satu- satunya harta yang aku punya bahkan setelah aku meninggal. Betapa beruntungnya aku memiliki istri yang sholihah yang sudah mendidik anakku sampai seperti itu. Ya allah, kalau melihat semua kebelakang, aku malu, sungguh malu. Ayah macam apa aku ini. Jangankan jadi imam sholat mereka, mengajari satu doapun aku tidak bisa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau lebih beruntung dari pada aku, aku sudah hampir sampai dititik nadir. sedangkan kau paling tidak masih mempunyai jatah nafas yang lebih panjang. Paling tidak lebih panjang kesempatanmu untuk melakukan perbaikan atas kesalahan yang kau buat untuk orang- orang yang menyayangmu. Kesempatanmu lebih banyak untuk mengangkat tangan dan belajar bersyukur atas hal- hal lain yang selama ini jarang mampir dipikiranmu. Jangan sia- siakan itu. Jangan kau pernah mengulangi kesalahanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidupmu kita tak akan cukup panjang untuk berbuat kesalahan itu sendirian dan kemudian  menyesali dan memperbaikinya. Cukup belajarlah dari kesalahanku, dan kau insyaallah akan lebih baik. Tolong sampaikan betapa aku sangat menyayangi anak dan istriku..............sampai jumpa didunia yang lain.... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Syahidah)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7068770672821932216-1108333266168634542?l=sitijamilahamdi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/feeds/1108333266168634542/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/2011/07/pesan-terakhir-seorang-sahabatdi-icu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7068770672821932216/posts/default/1108333266168634542'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7068770672821932216/posts/default/1108333266168634542'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/2011/07/pesan-terakhir-seorang-sahabatdi-icu.html' title='Pesan Terakhir Seorang Sahabat...di icu'/><author><name>butir-butir keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10435171938230941573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/S9hVmqZoeVI/AAAAAAAAAAM/g-xfr3DsmBA/S220/sibungacantikummufirdaus.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-iT_Ih7iWEcw/Tg3JJK5YLoI/AAAAAAAAAPU/X9cTiB6ui3k/s72-c/icu-tubes.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7068770672821932216.post-4442778622464045202</id><published>2011-07-01T07:58:00.000+07:00</published><updated>2011-07-01T07:58:49.054+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dakwah'/><title type='text'>MUALAF H. ABDUL AZIZ(IDA BAGUS ERIT BUDI WINARNO):MANTAN PENDETA HINDU DARI KASTA BRAHMANA YANG MENEMUKAN KEBENARAN ISLAM</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-A_eHvRLoPlg/Tg0anTRmjAI/AAAAAAAAAPQ/OtbEW_gdgQw/s1600/hindddd.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://2.bp.blogspot.com/-A_eHvRLoPlg/Tg0anTRmjAI/AAAAAAAAAPQ/OtbEW_gdgQw/s320/hindddd.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;BELAJAR DARI MUALAF ABDUL AZIZ: LEBIH MUDAH MENGISLAMKAN ORG HINDU DRPD MENGISLAMKAN ORG ISLAM,KRN TERNYATA BNYK ORG ISLAM YG BKN MUALAF LBH SERING MENJALANKAN TRADISI2X JAHILIYAH DARIPADA SYARIAH ISLAM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Indonesia jg ada pendeta hindu yg mempelajari agama dan akhirnya menemukan kebenaran dlm ISLAM: Seorang mantan Pendeta Hindu yang bernama asli Ida Bagus Erit Budi Finarno, SAG yang lahir di Tabanan Bali sebagai kasta tertinggi orang Hindu yaitu kasta Brahmana, sejak tahun 1995 mengganti namanya dengan Abdul Aziz setelah beliau mendapat hidayah memeluk agama Islam.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Beliau jg sedang memperjuangkan bnyk umat islam yg murtad ke agama hindu,krn minimnya pengetahuan agama Islam mereka, agar mrka dapat bertaubat kembali kpd agama yang bnr n fitrah,yaitu Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan Kaget Dengan Kesaksian Mantan Pendeta Hindu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin sudah biasa kita mendengar atau menyimak pembicaraan tentang orang-orang di luar agama Islam yang kemudian menjadi seorang muslim lalu memberikan kesaksian di mana-mana. Hanya saja yang satu ini agak beda karena kesaksiannya bisa membuat orang kaget, tersinggung dan mungkin ada yang marah. Seorang mantan Pendeta Hindu yang bernama asli Ida Bagus Erit Budi Finarno, SAG yang lahir di Tabanan Bali sebagai kasta tertinggi orang Hindu yaitu kasta Brahmana, sejak tahun 1995 mengganti namanya dengan Abdul Aziz setelah beliau mendapat hidayah memeluk agama Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari paparan yang beliau sampaikan mungkin ada sebagian umat Islam ini yang kaget, tersinggung atau bahkan marah karena beliau sampaikan bahwa ritual-ritual yang selama ini banyak dikerjakan umat Islam ternyata telah dulu dikerjakan oleh umat Hindu yang memang disebutkan dalam Kitab suci agama mereka. Namun demikian bagi umat Islam yang mau mengkaji agama ini dengan benar berdasarkan Al-qur’an dan sunnah tentu tidak usah bingung dan tidak usah kaget, namun seharusnya semakin yakin untuk meninggalkan segala macam ritual yang selama ini dikerjakan NAMUN TDK PERNAH diperintahkan di dalam Al-qur’an maupun As-Sunnah, tetapi malah diperintahkan oleh adat2 tradisi yg tidak sesuai dgn syariah Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika masih agama hindu, beliau tingkatannya sebagai Romo Surugih, kalau di Yogya seperti istilahnya Ustad setelah tingkat Romo Pimandika yaitu ulamanya. Dan termasuk tim pemurtad yang mengajak Umat Islam masuk agama hindu. Sasaran hindu adalah umat islam Cuma punya KTP saja. Tetapi perjalanan dakwahnya banyak tantangan sehingga kendala tersebut diadukan kepada Romo Pamandika. Dia menganjurkan agar dia mengilmu ilmu untuk penyempurna ilmu Yoga samadi dengan memakai ilmu Mantram Traybagam. Barang siapa yang bisa mengerjakan ilmu tersebut dia akan mempunyai kekuatan supernatural yang bisa menyembuhkan orang sakit, gelisah jadi tenang. Ritual yang harus dilakukan puasa 7 hari 7 malam. Setelah beliau lakukan puasa tersebut ada guncangan dan ujian dan cobaan yang dia hadapi. Dari akhir puasa itu harapan / keyakinan untuk bertemu Tuhan, ternyata Tuhan itu tidak muncul, akan tetapi muncul suara Takbir dan ditolak dengan mantram Trybagam ternyata tidak hilang malah semakin keras suara takbir. Akhirnya puasa dibatalkan dengan kondisi lemah.Setelah muncul hikmah dengan mantap dia masuk Islam dan belajar Al-Qur’an dan Assunnah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari cerita diatas bahwa kita harus ambil hikmah. Umat Islam yang sudah Islam dari kecil tetapi belum banyak mengamalkan ajaran Islam. Tetapi dia baru sebentar langsung yakin bahwa agama yang benar adalah agama islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;H. Abdul Aziz mengungkapkan berdasarkan pengamatan beliau:"Tidak ada perbedaan di antara kita,sesama umat Islam,APAPUN ORMAS ANDA,KITA SEMUA SAMA2X MUSLIM,kalau kita KMBL BERPEGANG TEGUH PADA AL QURAN DAN HADIST.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NAMUN...Masih banyak umat Islam di Indonesia yang mayoritas masih menjalani tradisi keagamaan dari nenek moyang tanpa dalil yang shahih dari Al Quran dan Hadist. Akibatnya, banyak umat yang bangga dengan ritualnya tetapi itu kepunyaan agama lain (atau aliran kepercayaan nonmuslim)."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian diungkapkan ustadz Abdul Aziz, mantan pendeta agama Hindu yang mualaf, pada tabligh akbar bertajuk kesaksian mantan pendeta tentang banyaknya amalan ibadah agama Hindu yang diamalkan umat Islam, di masjid Nurul Ulul kompleks Islamic Centre Bandar Lampung, Ahad (6/2).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengatakan saat ini menjamur amalan umat agama lain yang tanpa sadar diamalkan umat Islam. Padahal hal tersebut tidak ada dalil dan dasarnya di dalam Alquran maupun hadis Rasulullah saw. "Masih banyak ritual umat Islam ini mengamalkan ajaran agama Hindu," kata ustadz yang lulusan Pendidikan Guru agama Hindu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tabligh akbar ini diikuti ribuan jamaah dari penjuru Lampung, bahkan terdapat jamaah dari Bengkulu dan Palembang. Kehadiran mantan pendeta agama Hindu ini sudah lama dinanti warga Lampung, untuk meluruskan amalan umat Islam yang sudah menyimpang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, berkembangnya amalan agama lain yang diamalkan umat Islam, lantara agama Hindu masuk Indonesia pada abad ke-8, sedangkan agama Islam masuk pada abad ke-14. "Wajar pengaruh agama lain dalam amalan ibadah umat Islam terpengaruh dengan agama lain yang lebih dulu masuk ke Indonesia," jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mencontohkan amalan yang diamalkan umat Islam menyerupai aliran kepercayaan Hindu yakni, membuat nasi tumpeng,bubur merahputih, acara sesajen,peringatan org mati(jenazah) tujuh hari, 40 hari, 100, dan seribu hari orang meninggal; yang semuanya bknlah syariah Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengatakan kesyirikan yang menyelimuti umat Islam terus terjadi di segala lini kehidupan. Mereka yang menyatakan itu ada dalil dalam Imam Syafii. "Padahal, Imam Syafii dengan tegas menyatakan bila ada dalil yang shohih maka tinggalkan pendapat dirinya," jelas pak H. Abdul Aziz yg mempelajari dalil2x Imam Syafii dan mempelajari Islam dgn tekun."Kita ini Umat Islam adalah Umat YANG SATU, jgnlah terpecah belah, PERCAYALAH KETIKA ISLAM BERSATU MAKA ISLAM TDK BISA DIKALAHKAN.&lt;br /&gt;salam_sitijamilahamdi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : muallaf facebook&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7068770672821932216-4442778622464045202?l=sitijamilahamdi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/feeds/4442778622464045202/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/2011/07/mualaf-h-abdul-azizida-bagus-erit-budi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7068770672821932216/posts/default/4442778622464045202'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7068770672821932216/posts/default/4442778622464045202'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/2011/07/mualaf-h-abdul-azizida-bagus-erit-budi.html' title='MUALAF H. ABDUL AZIZ(IDA BAGUS ERIT BUDI WINARNO):MANTAN PENDETA HINDU DARI KASTA BRAHMANA YANG MENEMUKAN KEBENARAN ISLAM'/><author><name>butir-butir keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10435171938230941573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/S9hVmqZoeVI/AAAAAAAAAAM/g-xfr3DsmBA/S220/sibungacantikummufirdaus.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-A_eHvRLoPlg/Tg0anTRmjAI/AAAAAAAAAPQ/OtbEW_gdgQw/s72-c/hindddd.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7068770672821932216.post-4699745636061003374</id><published>2011-06-18T16:47:00.000+07:00</published><updated>2011-06-18T16:47:09.782+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='muslimah'/><title type='text'>Sungguh BANGGA menjadi IBU RUMAH TANGGA..</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-_H2I4BLJkYA/TfxzeTSDFCI/AAAAAAAAAPM/7JxabF1WcE0/s1600/cahayarumahku_com_mom-and-children.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://4.bp.blogspot.com/-_H2I4BLJkYA/TfxzeTSDFCI/AAAAAAAAAPM/7JxabF1WcE0/s320/cahayarumahku_com_mom-and-children.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;“Coba angkat tangannya, bila kalian sudah tahu, hendak jadi apa kalian bila sudah dewasa nanti, apa cita-cita kalian?” seorang guru memberikan instruksi pada anak didiknya yang lucu-lucu, dengan gaya dan polah tingkah masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah menunggu beberapa saat, seorang anak perempuan mengacungkan jarinya, dan dia akhirnya mendapat hadiah pertama karena keberaniannya dan jawaban yang ‘tidak biasa’ untuk anak seusianya. Jawaban sang anak tersebut membuat penonton yang rata-rata adalah ibu-ibu di sekolah terharu.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadiah didapatkan sang anak karena jawabannya yang apa adanya, panjang dan lugas, berani mengutarakan keadaan yang sebenarnya dia lihat, dan anak perempuan itu adalah anak pertama yang berani maju ke depan untuk ungkapkan cita-citanya, yang sederhana namun mulia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aku ingin menjadi Ibu Rumah Tangga, cita-citaku menjadi Ibu Rumah Tangga yang pandai namun tidak lelah mengurus rumah tangga, karena semua kukerjakan dengan remote control. Aku ingin seperti Ibu. Tetapi Ibu yang tidak marah-marah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawaban yang lugu, khas anak-anak membuat sang Ibu terharu, Yaa, aku ingin seperti Ibu, namun tidak marah-marah, mengerjakan pekerjaan rumah tangga dengan tidak merasa lelah dan mengeluh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua nampak mudah bila ada pembantu, dan pembantu yang cerdas namun jangan terlalu cerdas yang membuat kita tidak capek, karena bantahannya yang juga cerdas. Enaknya menjadi Ibu Rumah Tangga bila sang pembantu mengerti maunya dan bila mengerjakan semuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun ada sebagian Ibu Rumah Tangga yang tidak suka ada pembantu, barang suka hilang, bukan dicuri namun nyelip dimana-mana, pakaian sering tertukar dan masuk lemari yang lain. Juga kecerobohan lainnya seperti membuat wajan dan alat-alat memasak jadi rusak, “mahal kan harganya…aku beli ketika ada promo,” begitu biasanya Ibu menegur pembantu rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan akhirnya ketidaksabaran pada sang pembantu membuat Ibu Rumah Tangga tersebut memilih tidak punya pembantu saja dan mengurus, mengatur serta membersihkan rumah sendiri. Jadi dibalik keteraturan dan kerja rumah tangga yang tidak ada habisnya, maka kelelahan menjadi hal yang biasa, dan kemarahan karena datanganya anak-anak yang dalam sekejab menumpahkan apa saja diatas lantai yang baru disapu dan dipel sampai bersih. Remote control TV yang hilang dibawah sofa, kabel-kabel yang berserakan, piring-piring cucian yang menumpuk, membuat sang Ibu menjadi lebih cepat marah, karena lelah dan lelah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun Ibu Rumah Tangga adalah pekerjaan mulia, di Australia, bagi Ibu Rumah Tangga mereka dianggap berkarir juga, yaa karirnya di rumah, maka mereka mendapat gaji dari pemerintah, mengasuh anakpun adalah pekerjaan dan mereka dapat gaji dari pemerintah sesuai dengan jumlah anak yang dilahirkan dan dirawat. Semakin banyak anaknya semakin banyak tunjangan dari pemerintah, bahkan ada seorang Ibu Rumah Tangga dengan 7 anak di Australia, gajinya sebagai Ibu Rumah Tangga lebih tinggi dari pada suaminya seorang manajer biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu Rumah Tangga pekerjaan yang sebetulnya diwajibkan dalam al-qur’an; “Dan hendaklah kamu (wanita) tetap di rumahmu.” (QS. Al-Ahzab [33] : 33).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap kita adalah pemimpin, baik pemimpin untuk diri sendiri maupun tugas memimpin sebagai Ibu rumah tangga, dan akan dimintai pertanggungjawaban bagi apa yang dipimpinnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu Rumah Tangga pekerjaan yang bisa dilakukan wanita mana saja, gelarnya sederhana namun mulia, maka janganlah kita ungkapkan lagi kalimat; “ah, saya hanya Ibu Rumah Tangga” dengan rasa malu dan tidak percaya diri. KITA HARUS BANGGA, jadi IBU RUMAH TANGGA.&lt;br /&gt;salam_sitijamilahamdi&lt;br /&gt;sumber: eramuslim&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7068770672821932216-4699745636061003374?l=sitijamilahamdi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/feeds/4699745636061003374/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/2011/06/sungguh-bangga-menjadi-ibu-rumah-tangga.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7068770672821932216/posts/default/4699745636061003374'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7068770672821932216/posts/default/4699745636061003374'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/2011/06/sungguh-bangga-menjadi-ibu-rumah-tangga.html' title='Sungguh BANGGA menjadi IBU RUMAH TANGGA..'/><author><name>butir-butir keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10435171938230941573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/S9hVmqZoeVI/AAAAAAAAAAM/g-xfr3DsmBA/S220/sibungacantikummufirdaus.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-_H2I4BLJkYA/TfxzeTSDFCI/AAAAAAAAAPM/7JxabF1WcE0/s72-c/cahayarumahku_com_mom-and-children.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7068770672821932216.post-4703862343408165836</id><published>2011-06-08T21:25:00.002+07:00</published><updated>2011-06-08T21:37:14.274+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tahukah anda?'/><title type='text'>‘Bismillah’ dalam Lagu Bohemian Rhapsody Queen Bukan Menggambarkan Allah</title><content type='html'>&lt;div class="float-left"&gt;&lt;div class="grid-right width-380"&gt;&lt;div class="body-content" id="detail"&gt;&lt;img alt="" class="caption" src="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/aksiHT/queen-bohemian-rhapsody.jpg" width="370" /&gt; &lt;i style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;“Bismillah!  We will not let you go. (Let him go!) Bismillah! We will not let you  go…. Beelzebub has a devil put aside for me, for me, for me…. Gallileo,  Gallileo, Gallileo, Gallileo Gallileo figaro-Magnifico&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Syair diatas adalah secuplik lagu legendaries Queen yang berjudul  “Bohemian Rhapsody”. Pecinta rock tahun 1970-1990-an mana yang tak kenal  lagu itu? Lagu Bohemian Rhapsody ditulis oleh Freddie Mercury untuk  album &lt;i&gt;A Night at The Opera&lt;/i&gt; tahun 1975 dan dinotbatkan oleh G&lt;i&gt;uiness Book of Records&lt;/i&gt;  sebagai Lagu terfavorit di Inggris (31.000 responden lebih). Bohemian  Rhapsody dimainkan dengan menggunakan kunci-kunci aneh. Nada dasarnya  cepat sekali berubah. Musiknya mempunyai struktur chord yang susah  dimainkan dan dinyanyikan.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Dalam sebuah versi dikatakan bahwa Bohemian Rhapsody adalah lagu yang  menceritakan seseorang yang akan dieksekusi mati karena telah membunuh  seseorang. Ia menuliskan atau lebih tepatnya menceritakan pesan  terakhirnya kepada ibunya sendiri untuk menjelaskan kondisinya sekarang.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Namun jika kita mau merenung, meneliti, dan mengkaji lebih mendalam,  akan kita temukan kaitan kuat antara lagu tersebut dengan pemaknaan  paganisme yang dilakukan Freddie Mercury. Bisa dikatakan lagu Bohemian  Rhapsody adalah semacam manifestasi Lucifer dan kekuatan Majusi yang  dianut oleh Freddie Mercury sebagai seorang pemeluk Zoroaster.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Nuansa Lucifer akan makin terasa kuat dengan penyebutan mantra yang  dikaitkan dengan nama Galileo dalam Bohemian Rhapsody. Galileo Galile  sendiri adalah seorang penyempurna teleskop berhaluan illuminati, sebuah  gerakan yang dibentuk oleh para ilmuwan penentang kejumudan Gereja di  Eropa abad pertengahan namun memendam misi Luciferian dan dipimpin oleh  Galileo Galile sendiri.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Arti kata Bohemian dalam Lagu Queen ini sangat terkait erat kepada  Bohemian Club (1872) sebagai salah satu sekte paganisme yang muncul di  Amerika dan bergerak lewat jalur &lt;i&gt;Underground&lt;/i&gt;. Bohemian Club selama dua ratus tahun berdiri adalah bagian dari kelompok penyembah setan.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Ritual Bohemian Club, sendiri didasari akan semangat penyembahan terhadap satanisme. Salah satu ritual &lt;i&gt;member&lt;/i&gt; Bohemian Club adalah melaksanakan ritus pagan yang sangat megah di Bohemian Grove dengan cara melakukan &lt;i&gt;Cremation of Care Ceremony&lt;/i&gt;, yakni mengorbankan seorang anak dengan cara di bakar hidup-hidup. Acara ini pun secara turin dilakukan tiap tahunnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Upacara lainnya yang dilaksanakan para penganut paganisme ini adalah ritus menyembah sebuah patung burung hantu (&lt;i&gt;owl&lt;/i&gt;)  raksasa setinggi 40 kaki, dan mengorbankan manusia di altarnya.  Perwujudan Burung hantu pun kita bisa lihat di uang 1 dollar Amerika  tersembunyi dalam sudut mata uang yang tampil dengan lambang mata satu  itu.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Maka itu tidaklah heran, bahwa para anggota Bohemian Club di Amerika  banyak diisi para pejabat pemerintahan seperti George Bush, Bill  Clinton, Richard Nixon, Jimmy Carter, Colling Power, Hendry Kissinger,  termasuk mantan Gubernur California saat ini, Arnold Schwarzeneger.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Sejarah kelahiran Bohemian dibentuk pada tahun 1872 oleh 5 orang  Jurnalis Amerika. Club ini terletak 75 mil di luar San Fransisco.  Perkumpulan ini mempunyai sebuah tempat untuk berkumpul yang diberi nama  Bohemian Grove. Luas Grove ini pun tidak main-main yakni mencapai 2700  acres.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Bohemian Club (BC) saat ini sudah berkembang menjadi organisasi bagi  orang terkenal dan kaya yang melangsungkan ritualnya selama 2 minggu  tiap tahunnya. Akibat geraknya yang rahasia, Kelompok ini pun luput dari  perhatian wartawan dan media massa.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Para &lt;i&gt;member&lt;/i&gt; Bohemian banyak dari mereka adalah CEO  berpengaruh di dunia, orang-orang pemerintah, finance, industri, dan  penguasa media berkumpul untuk mendengarkan pidato, propaganda,  jaringan, dan saling membagi agenda. Mereka juga mengadakan upacara  Druid-like depan patung, lengkap dengan pakaian, api, mantera dan  ritual-ritual lainnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Lalu apa kaitannya dengan Queen? Freddie Mercury sebagai seorang  Zoroaster, tahu betul arti dari Bohemian. Kebiasannya menyembah api  sebagai keyakinan seorang Majusi menandakan semangat Lucifer dalam  dirinya. Lirik kekuatan Lucifer pun akan sangat terasa dalam lagu  Bohemian Rhapsody-nya.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Kita jangan kira bahwa frase &lt;i&gt;bismillah&lt;/i&gt; yang dinyanyikan  dalam lagu Bohemian Rhapsody memiliki arti ‘dengan menyebut nama Allah’  adalah mutlak mengasosiasikan tentang Islam. Sebab tak lama setelah  menyebut Bismillah, Freedie Mercury menyelipkan kata Beelzebub, sebagai  sebuah personifikasi iblis dalam keyakinan para bohemian.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Beelzebub sendiri  adalah nama yang disebut di dalam Alkitab memiliki  kaitan dengan Satan. Sejatinya, Beelzebub atau Beelzebul adalah nama  dewa orang Filistin dari kata Ba‘al Zebûb, yang artinya "Dewa Lalat" dan  juga digunakan di Perjanjian Baru sebagai sinonim untuk Setan.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Dikatakan bahwa Beelzebub adalah iblis yang menyebabkan kehancuran,  dialah yang membuat setan-setan disembah manusia, membuat nafsu berat,  dan membuat kecemburuan dalam kota juga pembunuhan, lalu membuat  peperangan. Beelzebub juga termasuk tiga &lt;i&gt;Fallen Angels&lt;/i&gt; terkenal yaitu, Beelzebub, Lucifer, dan Leviathan. Dia juga mewakili 7 dosa besar yaitu Glutonny atau Kerakusan.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Dalam Perjanjian Salomo, Beelzebul muncul sebagai pangeran dari setan  dan mengatakan bahwa ia adalah mantan malaikat surga. Sedangkan dalam  Injil Nikodemus, dikatakan bahwa Beelzebul adalah nama sekunder dari  Setan.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Akhirnya kita bisa menganalisa bahwa Bohemian Rhapsody adalah ritual  dari kepercayaan pagan majusi Freddie Mercury. Kita harus tahu bahwa  dalam agama Majusi, mereka memiliki dua buah Tuhan, yaitu Tuhan Kebaikan  dan Tuhan Keburukan. Sesuai namanya, dua Tuhan ini pun saling  bertentangan. Tuhan kebaikan disebut dengan nama Ahura Mazda. Sedangkan  Tuhan Keburukan disebut dengan nama Ahriman. Ahura Mazda selalu  bertarung dengan Ahriman sebagai penguasa kegelapan. Hingga pada  perkembangannya, Ahriman diadopsi orang-orang Ibrani sebagai setan,  Iblis, Azazil, atau Lucifer.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;img alt="" class="caption" src="http://a.cdn.tendaweb.com/fckfiles/image/aksiHT/freddie_mercury_by_artcova.jpg" width="370" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Oleh karena itu, pada suatu versi lainnya diceritakan bahwa Bohemian  Rhapsody sendiri adalah lagu yang menceritakan seseorang yang miskin (&lt;i&gt;I am just a poor boy&lt;/i&gt;) yang akan dihukum mati (O&lt;i&gt;pen your eyes Look up to the skies and see)&lt;/i&gt; untuk mempertanggung-jawabkan perbuatannya yang konon karena membunuh (&lt;i&gt;just killed a man, Put a gun against his head, Pulled my trigger, now his dead&lt;/i&gt;). Tapi dia tidak ingin ada orang yang kasihan kepadanya (I&lt;i&gt; need no sympathy&lt;/i&gt;).  Dan kemudian dia membaca mantra agar dibebaskan dari hukumannya dan  meminta pertolongan dari Ahura Madza (Bismillah) dan juga Tuhan  Keburukan (Beelzebub/Ahriman).&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Jadi, penyebutan nama Allah oleh Freddie Mercury jelas sama sekali  tidak menggambarkan Allah, tapi lebih kepada doktrin Majusi, Lucifer,  paganisme, tentang pertarungan dalam kehidupan Freddie sendiri. Secara  logika jua, kita bisa berfikir bagaimana mungkin seorang Majusi justru  mendakwahkan Islam lewat lagunya. Wallahua’lam.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;salam_sitijamilahamdi&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;sumber : eramuslim &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="height-10"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="banner-4"&gt;&lt;div id="ox_2920cfe904c6d956a6a3597450423486" style="display: inline;"&gt;&lt;img alt="" border="0" src="http://a.cdn.tendaweb.com/prw/1x1.gif" style="float: right;" title="" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div id="beacon_36ec696730" style="left: 0px; position: absolute; top: 0px; visibility: hidden;"&gt;&lt;img alt="" height="0" src="http://www.eramuslim.com/prwr/www/delivery/lg.php?bannerid=179&amp;amp;campaignid=135&amp;amp;zoneid=58&amp;amp;loc=http%3A%2F%2Fwww.eramuslim.com%2Fberita%2Ftahukah-anda%2Fbismillah-dalam-lagu-bohemian-rhapsody-queen-bukan-menggambarkan-allah.htm&amp;amp;referer=http%3A%2F%2Fwww.eramuslim.com%2F&amp;amp;cb=36ec696730" style="height: 0px; width: 0px;" width="0" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7068770672821932216-4703862343408165836?l=sitijamilahamdi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/feeds/4703862343408165836/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/2011/06/bismillah-dalam-lagu-bohemian-rhapsody.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7068770672821932216/posts/default/4703862343408165836'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7068770672821932216/posts/default/4703862343408165836'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/2011/06/bismillah-dalam-lagu-bohemian-rhapsody.html' title='‘Bismillah’ dalam Lagu Bohemian Rhapsody Queen Bukan Menggambarkan Allah'/><author><name>butir-butir keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10435171938230941573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/S9hVmqZoeVI/AAAAAAAAAAM/g-xfr3DsmBA/S220/sibungacantikummufirdaus.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7068770672821932216.post-2409019162419244670</id><published>2011-05-15T18:31:00.001+07:00</published><updated>2011-05-15T21:46:58.605+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='muslimah'/><title type='text'>~ WANITA ~ SEJAK DAHULU HINGGA SEKARANG</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="excerpt" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-5VRQ2fzatCk/Tc_nHV6eecI/AAAAAAAAAPI/K61N2lfz_4c/s1600/tulipindah.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="300" src="http://4.bp.blogspot.com/-5VRQ2fzatCk/Tc_nHV6eecI/AAAAAAAAAPI/K61N2lfz_4c/s400/tulipindah.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;span class="excerpt" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="excerpt" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;Allah SWT menciptakan makhuknya berpasang-pasangan. Di antara  makhluknya yang paling indah dan sempurna adalah manusia. Allah SWT juga  telah menurunkan petunjuknya yang paling sempurna. Sehingga, bila  manusia menerima dan mengamalkan petunjuk itu, betapa indahnya manusia  itu. Sebaliknya, bila ia menolaknya, betapa rendah dan jeleknya manusia  itu, bahkan Al-Qur’an menyebutnya lebih hina dari binatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;   &lt;br /&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Allah SWT menjadikan keindahan ada dalam wanita meskipun pada  hakikatnya antara pria dan wanita sama di hadapan Allah SWT. Hanya saja,  Allah menjadikan keindahan itu ada pada wanita karena kelembutan, kasih  sayang, dan emosinya yang lebih daripada kaum pria. Betapa indahnya  sang wanita jika dihiasi dengan syariat Allah. Ia menjadi anak yang taat  kepada Allah dan kedua orang tuanya. Jika ia menikah, ia menjadi  penyayang bagi suaminya. Jika ia menjadi ibu, ia menyayangi dan mendidik  anak-anaknya dengan sebaik mungkin. Dari wanita shalehah seperti inilah  lahir pejuang-pejuang yang tangguh dan pemimpin yang bijaksana.  Perhatikan keadaan wanita pada masa Rasulullah saw. dengan generasi  salafus saleh sesudahnya. Mereka, kaum wanita itu, ada di balik segala  keberhasilan dan kecemerlangan peradaban Islam. Apakah wanita dewasa ini  bisa mengikuti jejak para pendahulunya? Marilah kita lihat  kenyataannya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;Wanita dalam Al-Qur’an&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Di dalam Al-Qur’an terdapat 114 surah. Di dalamnya tidak ada satu pun  surah tentang pria (ar-rijal), tapi menariknya ada surah tentang wanita  (An-Nisaa’), bahkan lebih spesifik ada surah Maryam, meskipun dia bukan  nabi. Umar ra. memerintahkan kepada wanita untuk mempelajari surah  An-Nuur (cahaya) karena di dalamnya mengandung pelajaran bagi kaum  wanita agar lebih bercahaya. Keberadaan kaum wanita sama dengan kaum  pria di hadapan Allah. &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Allah SWT berfirman (yang artinya), &lt;i&gt;“Maka, Rabb mereka  memperkenankan permohonannya (dengan berfirman): ‘Sesungguhnya Aku tidak  menyia-nyiakan amal orang-orang yang beramal di antara kamu, baik  laki-laki atau perempuan, (karena) sebagian kamu adalah turunan dari  sebagian yang lain …’.”&lt;/i&gt; (Ali Imran, 3: 195). &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;i&gt;“Barang siapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun  perempuan, dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan  kepadanya kehidupan yang baik …”&lt;/i&gt; (An-Nahl: 97).&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Keberadaan wanita sebagaimana pria dalam kehidupan ini mengalami ujian  yang bermacam-macam. Namun, mereka harus tetap tegar dan shalehah  seperti yang dicontohkan Al-Qur’an dengan Asiyah, istri Fira’un yang  sabar dalam menghadapi ujian dari suaminya, atau seperti Maryam yang  tabah menghadapi ujian hidup tanpa suami. (Lihat At-Tahrim 11-12).  Sebaliknya, jangan seperti istri Nabi Nuh a.s. dan Nabi Luth a.s. yang  berkhianat terhadap suaminya dan tidak taat kepada Allah. (At-Tahriim:  10).&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;Wanita pada Masa Rasulullah&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Rata-rata kaum wanita pada masa Rasulullah saw. tidak ketinggalan ikut  berlomba meraih kebaikan, meskipun mereka juga sibuk sebagai ibu rumah  tangga. Mereka ikut belajar dan bertanya kepada Rasulullah saw. &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Wanita yang paling setia kepada Rasulullah adalah Khadijah yang telah  berkorban dengan jiwa dan hartanya. Kemudian Aisyah, yang banyak belajar  dari Rasulullah kemudian mengajarkannya kepada kaum wanita dan pria.  Bahkan, ada pendapat ulama yang mengatakan, seandainya ilmu seluruh  wanita dikumpulkan dibanding ilmu Aisyah, maka ilmu Aisyah akan lebih  banyak. Begitulah Rasulullah saw. memuji Aisyah.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Ada seorang wanita bernama Asma binti Sakan. Dia suka hadir dalam  pengajian Rasulullah saw. Pada suatu hari dia bertanya kepada  Rasulullah,”Ya Rasulullah saw., engkau diutus Allah kepada kaum pria dan  wanita, tapi mengapa banyak ajaran syariat lebih banyak untuk kaum  pria? Kami pun ingin seperti mereka. Kaum pria diwajibkan shalat Jum’at,  sedangkan kami tidak; mereka mengantar jenazah, sementara kami tidak;  mereka diwajibkan berjihad, sedangkan kami tidak. Bahkan, kami mengurusi  rumah, harta, dan anak mereka. Kami ingin seperti mereka. Maka,  Rasulullah saw. menoleh kepada sahabatnya sambil berkata, &lt;i&gt;“Tidak  pernah aku mendapat pertanyaan sebaik pertanyaan wanita ini. Wahai Asma,  sampaikan kepada seluruh wanita di belakangmu, jika kalian berbakti  kepada suami kalian dan bertanggung jawab dalam keluarga kalian, maka  kalian akan mendapatkan pahala yang diperoleh kaum pria tadi.”&lt;/i&gt; (HR Ibnu Abdil Bar).&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Dalam riwayat Imam Ahmad, Asma meriwayatkan bahwa suatu kali dia  berada dekat Rasulullah saw. Di sekitar Rasulullah berkumpullah kaum  pria dan juga kaum wanita. Maka beliau bersabda, &lt;i&gt;“Bisa jadi ada  orang laki-laki bertanya tentang hubungan seseorang dengan istrinya atau  seorang wanita menceritakan hubungannya dengan sumianya.”&lt;/i&gt; Maka tak  seorang pun yang berani bicara, maka saya angkat suara. “Benar ya  Rasulullah, ada pria atau wanita yang suka menceritakan hal pribadi  itu.” Rasulullah menimpali, &lt;i&gt;“Jangan kalian lakukan itu, karena itu  jebakan syaitan seakan syaitan pria bertemu dengan syaitan wanita,  kemudian berselingkuh dan manusia pada melihatnya.”&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;i&gt;&amp;nbsp;&lt;/i&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Ada juga wanita yang tabah dalam kehidupan rumah tangga yang serba  pas-pasan tapi tidak pernah mengeluh seperti Asma’ binti Abi Bakar dan  Fatimah. Kutub Tarajim membenarkan cerita tentang Fatimah. “Suatu saat  dia tidak makan berhari-hari karena nggak ada makanan, sehingga  suaminya, Ali bin Abi Thalib, melihat mukanya pucat dan  bertanya,”Mengapa engkau ini, wahai Fatimah, kok kelihatan pucat?” &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Dia menjawab,”Saya sudah tiga hari belum makan, karena tidak ada makanan di rumah.” &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Ali menimpali,”Mengapa engkau tidak bilang kepadaku?” &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Dia menjawab,”Ayahku, Rasulullah saw., menasehatiku di malam  pengantin, jika Ali membawa makanan, maka makanlah. Bila tidak, maka  kamu jangan meminta.” &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Luar biasa bukan?&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Ada juga wanita yang diuji dengan penyakit, sehingga dia datang kepada  Rasulullah saw. meminta untuk didoakan. Atha’ bin Abi Rabah bercerita  bahwa Ibnu Abbas r.a. berkata kepadaku,”Maukah aku tunjukkan kepadamu  wanita surga?” &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Aku menjawab,”Ya.” &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Dia melanjutkan,”Ini wanita hitam yang datang ke Rasulullah saw.  mengadu, ‘Saya terserang epilepsi dan auratku terbuka, maka doakanlah  saya.’ Rasulullah saw. bersabda, &lt;i&gt;“Jika kamu sabar, itu lebih baik, kamu dapat surga. Atau, kalau kamu mau, saya berdoa kepada Allah agar kamu sembuh.”&lt;/i&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Wanita itu berkata,”Kalau begitu saya sabar, hanya saja auratku suka tersingkap. Doakan supaya tidak tersingkap auratku.” &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Maka, Rasulullah saw. mendoakannya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Ada juga wanita yang ikut berperang seperti Nasibah binti Kaab yang  dikenal dengan Ummu Imarah. Dia becerita,”Pada Perang Uhud, sambil  membawa air aku keluar agak siang dan melihat para mujahidin, sampai aku  menemukan Rasulullah saw. Sementara, aku melihat pasukan Islam  kocar-kacir. Maka, aku mendekati Rasulullah sambil ikut berperang  membentengi beliau dengan pedang dan terkadang aku memanah. Aku pun  terluka, tapi manakala Rasulullah saw. terpojok dan Ibnu Qamiah ingin  membunuhnya, aku membentengi beliau bersama Mush’ab bin Umair. Aku  berusaha memukul dia dengan pedangku, tapi dia memakai pelindung besi  dan dia dapat memukul pundakku sampai terluka. Rasulullah saw.  bercerita,”Setiap kali aku melihat kanan kiriku, kudapati Ummu Imarah  membentengiku pada Perang Uhud.” Begitu tangguhnya Ummu Imarah.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Ada juga Khansa yang merelakan empat anaknya mati syahid. Ia  berkata,”Alhamdulillah yang telah menjadikan anak-anakku mati syahid.” &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Begitulah peranan wanita pada masa Rasulullah saw. Mereka berpikir  untuk akhiratnya, sedang wanita sekarang yang lebih banyak memikirkan  dunia, rumah tinggal, makanan, minuman, kendaraan, dan lain-lain.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;Kaum Wanita paa Masa Berikutnya&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-33NWZB8oVk8/Tc-1jTE3YPI/AAAAAAAAAOQ/SdmHdE52ssE/s1600/abayadetilkplpink+chinese+collar+abaya2.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://2.bp.blogspot.com/-33NWZB8oVk8/Tc-1jTE3YPI/AAAAAAAAAOQ/SdmHdE52ssE/s320/abayadetilkplpink+chinese+collar+abaya2.jpg" width="240" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Ketika Utsman bin Affan mengerahkan pasukan melawan manuver-manuver  Romawi, komandan diserahkan kepada Hubaib bin Maslamah al-Fikir. Istri  Hubaib termasuk pasukan yang akan berangkat perang. Sebelum perang  dimulai, Hubaib memeriksa kesiapan pasukan. &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Tiba-tiba istrinya bertanya,”Di mana saya menjumpai Anda ketika perang sedang berkecamuk?” &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Dia menjawab,”Di kemah komandan Romawi atau di surga.” &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Ketika perang sedang berkecamuk, Hubaib berperang dengan penuh  keberanian sampai mendapatkan kemenangan. Segera dia menuju ke kemah  komandan Romawi menunggui istrinya. Yang menakjubkan, saat Hubaib sampai  ke tenda itu, dia mendapatkan istrinya sudah mendahuluinya. Allahu  Akbar.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Pada masa Dinasti Abbasiyah yang dipimipin oleh Harun al-Rasyid, ada  seorang Muslimah disandera oleh tentara Romawi. Maka, seorang ulama  bernama Al-Manshur bin Ammar mendorong umat Islam untuk berjihad di  dekat istana Harun al-Rasyid dan dia pun menyaksikan ceramahnya.  Tiba-tiba ada kiriman bungkusan disertai dengan surat. Surat itu lalu  dibuka dan dibaca oleh ulama tadi dan ternyata berasal dari seorang  perempuan dan berbunyi,”Aku mendengar tentara Romawi melecehkan wanita  Muslimah dan engkau mendorong umat Islam untuk berjihad, maka aku  persembahkan yang paling berharga dalam diriku. Yaitu, seuntai rambutku  yang aku kirimkan dalam bungkusan itu. Dan, aku memohon agar rambut itu  dijadikan tali penarik kuda di jalan Allah agar aku dapat nantinya  dilihat Allah dan mendapatkan rahmatnya.” Maka, ulama itu menangis dan  seluruh hadirin ikut menangis. Harun al-Rasyid kemudian memutuskan  mengirim pasukan untuk membebaskan wanita Muslimah yang disandera itu.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Seorang istri Shaleh bin Yahya ditinggal suaminya dan hidup bersama  dua anaknya. Ia mendidik anak-anaknya dengan ibadah dan qiyamul lail  (shalat malam). Ketika anak-anaknya semakin besar, dia  berkata,”Anak-anakku, mulai malam ini tidak boleh satu malam pun yang  terlewat di rumah ini tanpa ada yang shalat qiyamullail.” &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;“Apa maksud ibu?” tanya mereka. &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Ibu menjawab,”Begini, kita bagi malam menjadi tiga dan kita  masing-masing mendapat bagian sepertiga. Kalian berdua, dua pertiga, dan  saya sepertiga yang terakhir. Ketika waktu sudah mendekati subuh, saya  akan bangunkan kalian.” &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Ternyata kebiasan ini berlanjut sampai ibu mereka meninggal. Dan  amalan itu tetap dilanjutkan oleh dua anak itu karena mereka sudah  merasakan nikmatnya qiyamullalil.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;Wanita Dewasa Ini&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-l5mfN0Iv0xc/Tc-4Eo6h_NI/AAAAAAAAAOY/qlx4TJwWa-A/s1600/abaya5manakecil.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://2.bp.blogspot.com/-l5mfN0Iv0xc/Tc-4Eo6h_NI/AAAAAAAAAOY/qlx4TJwWa-A/s320/abaya5manakecil.jpg" width="230" /&gt;&lt;/a&gt;   Kalau kita perhatikan perkembangan wanita dewasa ini, memang cukup  mengkhawatirkan, meskipun di lain pihak masih banyak kaum wanita  berjilbab yang semarak. Bahkan, pengajian-pengajian justru dipenuhi oleh  kaum wanita. Tapi, melihat berbagai upaya musuh Islam untuk  menghancurkan kaum hawa dengan berbagai cara melalui media massa yang &lt;i&gt;destruktif&lt;/i&gt;  (merusak), maka tantangannya semakin berat. Kalau tidak berbekal ilmu  agama yang cukup dan disertai semangat juang yang tinggi, niscaya wanita  pada zaman sekarang sulit untuk selamat. Bayangkan, kehidupan  masyarakat di sekeliling kita sampai pergaulan di tingkat nasional dan  internasional sudah sangat &lt;i&gt;bejat&lt;/i&gt;. Kebejatan itu diliput dan  disampaikan ke rumah-rumah kita melalui saluran-saluran TV. Dan, yang  tidak puas ditambah dengan VCD dan internet. Sehingga, waktu untuk  beribadah kepada Allah semakin terpinggirkan atau tergeser oleh otak  yang merekam semua adegan itu. &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Sementara, penangkalnya relatif kecil, dengan cara tradisional melalui  pengajian minimal seminggu sekali. Maka, kita perlu kunci-kunci  keselamatan. &lt;/div&gt;&lt;ul style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;li&gt;Kunci kebahagiaan adalah taat keada Allah dan Rasul-Nya.   &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kunci surga adalah tauhid.   &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kunci keimanan adalah berpikir tentang ayat-ayat Allah dan ciptaan-Nya.   &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kunci kebaikan adalah kejujuran.   &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kunci kehidupan hati adalah membaca dan mendalami Al-Qur’an serta menjauhi dosa.   &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kunci rizki adalah berusaha sambil beristighfar dan bertakwa.   &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kunci ilmu adalah pandai bertanya dan mendengar.   &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kunci kemenangan adalah sabar.   &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kunci kesuksesan adalah takwa.   &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kunci tambah rizki adalah bersyukur.   &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kunci sukses akhirat adalah zuhud terhadap dunia.   &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kunci dikabulkan permintaan adalah doa, dll.   &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;i&gt;Wallahu a’lam bish-shawab&lt;/i&gt;. &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;Sumber:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://www.alislamu.com/"&gt;alislamu.com&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7068770672821932216-2409019162419244670?l=sitijamilahamdi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/feeds/2409019162419244670/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/2011/05/wanita-sejak-dahulu-hingga-sekarang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7068770672821932216/posts/default/2409019162419244670'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7068770672821932216/posts/default/2409019162419244670'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/2011/05/wanita-sejak-dahulu-hingga-sekarang.html' title='~ WANITA ~ SEJAK DAHULU HINGGA SEKARANG'/><author><name>butir-butir keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10435171938230941573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/S9hVmqZoeVI/AAAAAAAAAAM/g-xfr3DsmBA/S220/sibungacantikummufirdaus.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-5VRQ2fzatCk/Tc_nHV6eecI/AAAAAAAAAPI/K61N2lfz_4c/s72-c/tulipindah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7068770672821932216.post-2345969351897787883</id><published>2011-05-12T10:05:00.000+07:00</published><updated>2011-05-14T03:32:57.556+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cinta'/><title type='text'>KETIKA CEMBURU MERASUK DI HATI...[sebuah kisah yang menyentuh</title><content type='html'>&lt;h3 class="post-title entry-title"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div class="post-header"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-eyv8E4yPTPQ/TcswPBP_QNI/AAAAAAAAAQE/1omV-_5YSQA/s1600/cinta-dan-cemburu.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-eyv8E4yPTPQ/TcswPBP_QNI/AAAAAAAAAQE/1omV-_5YSQA/s1600/cinta-dan-cemburu.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendung  menerpa kaum Anshar. Penduduk muslim kota Yatsrib (sekarang  Madinah)  yang rela melapangkan rumah, tanah dan diri mereka menolong  Nabi  Muhammad SAW dan para sahabatnya setelah mereka terusir dari bumi  Mekkah  disebabkan orang-orang kafir Quraisy yang dengan kejam mencerca  dan  menyiksa mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaum yang berjasa besar bagi kelangsungan dakwah  Nabi Muhammad SAW.  Kumpulan orang-orang mulia yang diabadikan sebutan  mereka dalam kitab  suci umat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah bertahun-tahun  bersama-sama Rasulullah SAW dalam suka dan duka.  Setelah peperangan demi  peperangan mereka arungi sebagai wujud  kesetiaan mereka terhadap  Rasulullah SAW. Setelah jiwa dan hati mereka  serahkan sepenuhnya untuk  Allah dan Rasul-Nya.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=7068770672821932216&amp;amp;postID=3417534022513971944" name="more"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun tak dinyana, hari itu seolah langit  bergemuruh hebat dengan  suara-suara parau yang beredar di kalangan kaum  Anshar. Saat kejayaan  Islam telah menggetarkan pilar-pilar kekaisaran  Romawi yang berdiri  kokoh waktu itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat sebagian besar daerah  di jazirah-jazirah arab bahkan Makkah sudah  tunduk di bawah kekuasaan  Islam. Sekembalinya dari perang Hunain dan  Thaif, Rasulullah SAW dan  para sahabatnya pulang dengan harta rampasan  perang yang melimpah ruah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi  setelah pembagian harta rampasan selesai dibagi-bagikan, ada satu  hal  yang mengganjal di hati orang-orang Anshar. Para pembesar-pembesar   Quraisy yang baru saja masuk Islam ketika penaklukan kota Makkah   mendapat harta rampasan lebih banyak dari pada kaum Anshar bahkan dalam   riwayat Ibnu Ishaq disebutkan mereka tidak mendapat bagian sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa  cemburu yang dalam menyelubungi relung-relung hati kaum Anshar.  Bahkan  (kabarnya) sampai-sampai ada yang mengatakan, “Demi Allah, kini   Rasulullah telah berjumpa kembali dengan kaumnya sendiri (orang-orang   Mekkah).”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mendengar omongan miring yang beredar di  kalangan Anshar,  Rasulullah SAW segera meminta Sa’ad bin Ubadah  mengumpulkan kaumnya di  suatu tempat. Setelah kaum Anshar berkumpul,  Rasul SAW yang mulia itu  pun datang. Berdiri tegak di hadapan mereka.  Memandang wajah-wajah  teduh para sahabatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah memuji  Allah, beliau SAW pun berkata kepada seluruh kaum  Anshar. Ucapan yang  muncul dari hati dan jiwanya. Kalimat-kalimat yang  menggetarkan tubuh  orang-orang Anshar. Membuat siapa pun yang mendengar  ucapan beliau SAW  meneteskan air mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah SAW berkata, “Wahai kaum Anshar,  ucapan miring dan keberatan  kalian terhadapku sudah sampai kepadaku.  Bukankah dahulu aku datang  kepada kalian saat kalian berada dalam  kesesatan, lalu Allah memberi  kalian petunjuk? Dahulu pun kalian dalam  keadaan miskin, lalu Allah  mencukupkan (karunia-Nya) kepada kalian?  Kalian pun dulunya saling  bermusuhan, lalu Allah menyatukan hati  kalian?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang Anshar pun menjawab, “Benar, hanya Allah dan Rasul-Nyalah yang paling berjasa dan lebih utama.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun Rasulullah bertanya, “Kenapa kalian tidak membalas ucapanku wahai orang-orang Anshar!?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka  mulai terheran-heran, mereka tidak mengerti maksud dari  pertanyaan  Rasulullah SAW yang seolah menantang mereka membalas  ucapannya. Mereka  hanya menjawab, “Dengan apa kami harus membalas  (ucapanmu) wahai  Rasulullah!?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah SAW pun berkata, “Demi Allah! Jika  kalian mau, kalian pasti  mengatakannya (dan membalasnya), dan apa yang  kalian katakan adalah  benar, dan pasti kalian juga akan dibenarkan.”  (Kalian bisa saja  membalasnya dengan mengatakan) “Engkau telah datang  kepada kami sebagai  seorang yang didustakan, lalu kami yang menolongmu  (wahai Rasulullah).  Engkau datang kepada kami sebagai seorang yang  terusir lalu kami  menampungku. Dan Engkau pun juga datang kepada kami  sebagai seorang  yang miskin lalu kami menanggung semua bebanmu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Isak  tangis mulai membahana. Air mata mengucur deras membasahi wajah  dan  janggut-janggut kaum Anshar. Mereka bungkam diam seribu bahasa, tak   pernah menyangka Rasulullah SAW akan berkata seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah  SAW berkata lagi, “Wahai kaum Anshar! Apakah kalian  mendapatkan di  dalam diri kalian (hasrat terhadap) secuil harta dunia  yang telah  melunakkan hati suatu kaum agar mereka masuk Islam,  sedangkan kalian  (sudah sejak lama) telah menyerahkan diri kepada  Islam. Wahai kaum  Anshar! Tidakkah kalian rela jika orang-orang pulang  dengan membawa  domba-domba dan onta-onta sedangkan kalian pulang dengan  membawa  Rasulullah ke rumah kalian?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demi (Tuhan) yang jiwaku berada dalam  genggaman-Nya! Andai saja bukan  karena hijrah niscaya aku adalah  seorang Anshar. Andaikata orang-orang  memilih jalan di antara  celah-celah bukit, sedangkan orang-orang Anshar  memilih jalan yang lain,  niscaya aku pasti memilih jalan yang ditempuh  oleh orang-orang Anshar.  Ya Allah, kasihilah orang-orang Anshar,  anak-anak serta cucu-cucu  mereka.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaum Anshar tak kuasa menahan tangis. Mereka sesengukan  mendengar  ucapan demi ucapan yang keluar dari lidah Rasulullah SAW.  Mereka  menangis bukan hanya menyesali perbuatan mereka, mereka juga  menangis  bahagia. Ternyata Rasulullah SAW mencintai mereka melebihi apa  yang  mereka bayangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benarlah Rasulullah SAW yang mengatakan  sebaik-baik kehidupan adalah  periode ketika beliau diutus, kemudian  periode setelahnya, kemudian  abad setelahnya. (HR. Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seringkali  kita disuguhkan kisah-kisah kegemilangan para sahabat.  Seolah kita  sedang dibawa masuk ke dalam dunia lain. Tak bisa menolak  rasa cemburu  di hati, ingin rasanya menjadi bagian dari mereka, hidup  di zaman  mereka, berjuang bersama-sama mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa cemburu seperti ini  pula pernah dirasakan seorang tabi’in sehingga  dia mengatakan kepada  Miqdad bin ‘Amr RA salah seorang sahabat Nabi  SAW, “Alangkah  beruntungnya kedua mata(mu) itu, yang telah melihat  Rasulullah SAW.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demi  Allah! Ingin sekali rasanya kami melihat apa yang telah engkau  lihat,  dan kami menyaksikan apa yang sudah engkau saksikan dulu”. Lalu  Miqdad  bin ‘Amr mengatakan, “Apa yang menyebabkan salah seorang dari  kalian  berandai-andai melihat dan menyaksikan sesuatu yang Allah tidak  izinkan?  Bukankan kalian tidak pernah tahu bagaimana keadaan kalian  andai saja  kalian melihatnya? Demi Allah! Sesungguhnya banyak  orang-orang yang  hidup semasa dengan Rasulullah, namun Allah menyeret  hidung-hidung  mereka ke dalam Neraka Jahannam? Bukankah sebaiknya  kalian memuji Allah  karena Dia telah menjauhkan kalian dari bala yang  menimpa mereka dan Dia  pula yang mengeluarkan kalian (dari perut  ibu-ibu kalian) dalam keadaan  beriman kepada-Nya dan Rasulnya?” (Rijal  Haula ar-Rasul, Khalid  Muhammad Khalid)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang sebaiknya kita berhenti mencela zaman,  karena yang mesti dicela  adalah diri kita yang masih saja tertipu dengan  kehidupan dunia. Allah  tidak akan merubah suatu kaum, sampai kaum itu  merubah diri mereka  sendiri. Allah tidak akan merubah keterbelakangan  umat Islam saat ini  jika kita masih saja sibuk mencela musuh-musuh kita,  memburuk-burukkan  akhlak orang lain, namun kita lupa memperbaiki diri  sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukankah Rasulullah SAW dalam hadits riwayat imam Ahmad  mengatakan,  “Beruntunglah bagi orang-orang yang melihatku sedang mereka  beriman  kepadaku, dan keberuntungan pula bagi orang-orang yang tidak  melihatku  namun mereka (juga) beriman kepadaku”. Sepintas tidak ada yang   diistimewakan dari perkataan beliau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi kenyataannya  Rasulullah SAW mengulang-ulang ucapan keberuntungan  bagi orang-orang  yang tidak melihatnya sebanyak tujuh kali. Maka  beruntunglah kita.  Beruntunglah. Beruntunglah jika kita benar-benar  beriman dengan risalah  yang dibawa oleh nabi SAW yang mulia itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapapun berhak untuk cemburu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika  cemburu itu menimbulkan semangat untuk meningkatkan ketakwaan dan   meraih kebahagiaan dunia dan akhirat maka biarkanlah rasa cemburu itu   tertanam kuat dalam hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Firman Allah SWT dalam al-Quran surat at-Taubah ayat 100:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Orang-orang  yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) dari  golongan  muhajirin dan anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka  dengan baik,  Allah ridha kepada mereka dan merekapun ridha kepada Allah  dan Allah  menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir  sungai-sungai di  dalamnya selama-lamanya. mereka kekal di dalamnya.  Itulah kemenangan  yang besar.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah! Kami semua ridha maka ridhailah!&lt;br /&gt;salam_sitijamilahamdi&lt;br /&gt;[copas dari Ahmad syukri, ditulis di cairo tgl 7 mei 2011]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7068770672821932216-2345969351897787883?l=sitijamilahamdi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/feeds/2345969351897787883/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/2011/05/ketika-cemburu-merasuk-di-hatisebuah.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7068770672821932216/posts/default/2345969351897787883'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7068770672821932216/posts/default/2345969351897787883'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/2011/05/ketika-cemburu-merasuk-di-hatisebuah.html' title='KETIKA CEMBURU MERASUK DI HATI...[sebuah kisah yang menyentuh'/><author><name>butir-butir keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10435171938230941573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/S9hVmqZoeVI/AAAAAAAAAAM/g-xfr3DsmBA/S220/sibungacantikummufirdaus.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-eyv8E4yPTPQ/TcswPBP_QNI/AAAAAAAAAQE/1omV-_5YSQA/s72-c/cinta-dan-cemburu.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7068770672821932216.post-3432884161766006893</id><published>2011-04-24T10:06:00.002+07:00</published><updated>2011-04-24T10:20:35.671+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='umroh dan haji'/><title type='text'>Tata Cara Pendaftaran Haji di Depag Kabupaten Bogor, [PERGI HAJI Yuuukkk....!]</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-s4l0AvvhBko/TbOTIjKZlyI/AAAAAAAAAMo/6AgmsoyaBJI/s1600/masjidil-haram-mekah-saudi-arabia.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="300" src="http://1.bp.blogspot.com/-s4l0AvvhBko/TbOTIjKZlyI/AAAAAAAAAMo/6AgmsoyaBJI/s400/masjidil-haram-mekah-saudi-arabia.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span id="goog_801801175"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span id="goog_801801176"&gt;&lt;/span&gt;Padanya terdapat tanda-tanda yang  nyata, (di  antaranya) maqam Ibrahim; barangsiapa memasukinya (Baitullah  itu)  menjadi amanlah dia; mengerjakan haji adalah kewajiban manusia  terhadap  Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan  ke  Baitullah. Barangsiapa mengingkari (kewajiban haji), maka  sesungguhnya  Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta  alam.&lt;/b&gt;(QS. 3:97)&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;PENDAFTARAN HAJI&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HAJI ~ adalah merupakan salah satu rukun islam, dimana bagi setiap   muslim yang mampu berkewajiban untuk pergi haji ke baitullah. Mampu   dalam hal finansial, karena ongkos naik haji ternyata lumayan besar,   untuk haji reguler [pemerintah] bisa mencapai 30 juta rupiah; kalau haji   plus [swasta] bisa di atas 60 juta, bahkan 70 atau 80 juta rupiah,   tergantung fasilitas yang ditawarkan biro perjalanan hajinya.. Mampu   fisik, karena dalam ibadah haji banyak ritual2 yang wajib dilaksanakan   jama'ahnya. Sebagai contoh, Thawaf, Sa'i, bermalam di Mina, wuquf di   padang arafah, dll. Pendaftaran Haji, [insyaAllah] tidaklahlah sesukar   seperti yang dibayangkan... Kuncinya : sabar... why?&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=7068770672821932216&amp;amp;postID=3432884161766006893" name="more"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;b&gt;Pertama; Menabung..&lt;/b&gt;..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya... menabung merupakan syarat yang sangat penting, karena hampir semua  pos memerlukan biaya. Terutama pos untuk mendapatkan porsi di Depag.  Hal ini [menabung] dikecualikan bagi mereka yang telah mempunyai dana  yang cukup, sehingga tinggal debet saja, atau tinggal 'pecahin' tuu  celengan.. :) Biaya ONH&amp;nbsp; untuk Haji Reguler sekitar 30 juta rupiah [per  april 2011], dan booking porsinya 25 juta rupiah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syarat Untuk Membuka Tabungan di Bank : fotokopi ktp&lt;br /&gt;Nhah, kalau kita sudah punya tabungan 25 juta rupiah, maka tenanglah kita, lalu pos2 yang lain tinggal kita jalani...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana kalau kita tidak punya uang tabungan 25 juta rupiah? Bisakah  kita mendaftar haji? apakah kita bisa dapat booking porsi..? untuk hal  ini silahkan konsultasikan ke Bank kita masing2, siapa tahu ada jalan  keluarnya... Oke, kapan2 saya turunkan lagi artikel tentang hal ini y..  [sabar.com] &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kedua; Siapkan Surat Identitas Pribadi.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah ada tabungan? Oke, kita lengkapi ya surat2 identitas pribadi seperti;&lt;br /&gt;1. Fotokopi KTP [bukan ktp sementara atau musiman]&lt;br /&gt;2. Fotokopi KK&lt;br /&gt;3. Fotokopi Ijazah atau&lt;br /&gt;4. Fotokopi Akte lahir&lt;br /&gt;5. Fotokopi Surat Nikah [bagi yang sudah nikah], atau usia minimal 18 tahun.&lt;br /&gt;6. Surat Keterangan Dokter dari Puskesmas [bukan praktek dokter] setempat&lt;br /&gt;7. SuratPernyataan Kepala Desa/ Lurah yang diketahui Camat setempat  diatas materai Rp 6.ooo,- yang berisi pernyataan bahwa kita adalah  penduduk desa tsb.&lt;br /&gt;8. Fotokopi Buku Tabungan Haji [dari Bank mana saja yang membuka tabungan haji].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi yang belum punya identitas, atau baru pindahan buruan bikin, tentu  pakai ongkos la.. paling tidak untuk beli bensin motor kita. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;TIPs mendapatkan surat-surat penting;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau ktp, kk, ijazah, pasport dan surat nikah [jika] tentu kita sudah punya. Nhah kalau&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-Oo6aQzj4fGo/TbOTKpD7aVI/AAAAAAAAAMs/zlNqde7hKXk/s1600/hajartowerkabahmekkah.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="266" src="http://1.bp.blogspot.com/-Oo6aQzj4fGo/TbOTKpD7aVI/AAAAAAAAAMs/zlNqde7hKXk/s400/hajartowerkabahmekkah.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;a. Surat Keterangan Dokter dari Puskesmas; sebaiknya kita datang agak  siangan sekitar jam 11-an, Insyaallah tidak terjadi antrian panjang,  jangan skali2 datang jam 8 atau jam 9.. wahh, puskesmas kita dimanapun  akan penuh sesak, terutama ibu-ibu dan balita. Kalau kita datang jam 11  siang, sudah relatif sepi, smakin siang smakin sepi, asal jangan diatas  jam 12.30, mungkin dokternya sudah pulang. Pada jam 11-an tsb langsung  dilayani sama dokternya. Biasanya ibu/bapak dokter sangat membantu dan  tul-tul, kita diperiksa tensinya, ditanya tinggi&amp;nbsp; dan berat badan.  Selesai.., oia bayar Rp 10.000,-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Surat Pernyataan Kepala Desa/ Lurah. ya sebaiknya datang pagi, karena  aparat desa masih fresh dan masih lengkap [termasuk pak lurah/kades].  Kalau sudah agak siangan, mereka ada yang sudah pulang, tapi hal ini  tergantung dari etos kerja masing-masing desa. hehe.. bawa-bawa etos  kerja juga yaa.. Nhah, jangan lupa kita membawa materai Rp 6.ooo,- agar  lebih memudahkan, karena belom tentu mereka punya persediaannya.  Syaratnya, fotokopi ktp dan kk, aselinya perlihatkan, kita bilang ke  petugasnya minta surat keterangan sebagai warga dan untuk pergi haji,  biasanya mereka sudah tahu. Tungguin sebentar, dan biasanya sebagai  beaya administrasi kita kasih Rp 20.000,- saja. Kemudian kita pergi ke  Kecamatan, minta tanda tangan camat, dan biasa kita beri biaya  administrasi sebesar tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan pengalaman, prosedur administrasi di kantor kelurahan/ desa  yang paling amburadul jika dibandingkan dengan pengurusan surat-surat di  kantor yang lain. Terutama jika ada oknum desa yang 'maruk' ingin  mencari kesempatan dengan 'memasang' tarif tertentu diluar normal.  Mereka mengira bahwa orang yang pergi haji, pastilah orang berada,  sehingga ada saja alasan untuk minta tambahan dana ini dan itu. Jika  pembaca mengalami hal itu. tenang saja, saya sudah pernah mengalaminya.  Dan inilah 'obat'nya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Kita beri petugas desa tersebut contoh surat yang harus dibuatnya, persis, tak lebih dan tak kurang ~&lt;br /&gt;2. Tekankan bahwa yang harus tandatangan adalah 'Lurahnya atau Kepala  Desanya', karena yang seperti ini bisa dia main-mainkan, bilang  kepdesnya sedang tidak ada, dll sebagai alasan&amp;nbsp; minta uang lagi.&lt;br /&gt;3. Bawa/ siapkan juga materai rp 6.000,- &lt;br /&gt;4. Tungguin, sampai surat tsb selesai dibuat dan&lt;br /&gt;5. Pergi sendiri ke kecamatan, gak usah ragu petugas kecamatan  [berdasarkan pengalaman] biasanya lebih ramah dan sangat membantu.&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Ketiga; Pendaftaran Ke Depag [Kabupaten Bogor]&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya yang ada di pikiran, adalah antrian yang berjubel, panas  keringatan, saling sodok, petugas yang jutek, dan penolakan karena  dokumen tidak lengkap... wuuiihh.. sudah boring duluan alias bete..  persiapan mental sudah sejauh itu.. hii.. Ternyata;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu datang "assalamu'alaikum.. " Petugas tersenyum sama kita,  dipersilahkan duduk, dan ditanya mau apa dll sampai kepada pertanyaan  kelengkapan dokumen kita. Oia, disana ada 6 meja, tak ada antrian [apa  karena datang siang ya, sekitar pukul 11.30]. tak pengap, tidak  berjubel, tidak ada sodok-sodok-kan, dan tidak ada petugas yang jutek,  semua ramah dan sangat membantu. Bahkan, ya. bahkan ketika ketahuan  kelengkapan dokumen kita kurang [sudah panas dingin nih, takut disuruh  balik lagi besoknya], mereka berkata, ya nanti kalau kesini lagi  ibu/bapak lengkapi ya, karena kami memerlukannya. Begituuu... lah,  Alhamdulillah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Taktik, tak tik.. priksa..priksa.. wuiss.. dokumen lolos sensor, hee..  lalu, kita disuruh foto dan ambil sidik jari, sebelumnya beaya foto  sebesar Rp 63.000,- bayar di koperasi. Setelah bayar di koperasi kita  pergi ke lantai 2, tempat foto dan sidik jari, serahkan dokumen ke  petugas. Alhamdulillah, tak banyak yang antri, tunggu sebentar dan kita  dipanggil untuk foto, kemudian panggilan berikutnya untuk sidik jari.  Mudah kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian dokumen kita, yang sudah ditambah dengan serangkaian foto 2x3;  3x4; 4x6; yang cukup banyak, ditambah dengan cd yang berisi foto kita.  Karena sampai dengan pemberangkatan foto-foto kita masih diperlukan  dengan foto yang sama, dan dari cd tsb kita bisa mengafdruk/ mencetak  foto dengan gambar yang sama. Masih ada lagi, dokumen baru yaitu Surat  Pendaftaran Pergi haji [SPPH], yang sudah dilengkapi dengan foto ukuran  3x4, dan sidik jari [jempolkanan kita] tanpa tinta, jadi gak belepotan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dokumen kita bawa ke loket 3 [tempat pertama kita datangi]; untuk  dimintakan tanda tangan dari petugas yang berwenang. Kita tunggu  sebentar [karena banyak juga yang minta ttd beliau], lalu wes ewes  ewes... ttd pun selesai. Alhamdulillah.. Biasanya, di saat itu kita  diingatkan lagi nanti agar membawa kelengkapan dokumen kita, setelah  urusan dari Bank tempat kita membuka tabungan haji kita diminta ke depag  lagi [nantinya].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Keempat; Booking Porsi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah saatnya kita booking porsi, sebuah istilah dimana kita sudah  terdaftar dalam siskohat [sistem komputerisasi haji terpadu,?], dimana  nama kita sudah terdaftar di Depag dan terdaftar dalam komputer haji  seluruh Indonesia. Beda detik saja nomor kita sudah jauh selisihnya  dengan no saudara kita yang mendaftar persis sebelum/ setelah kita saat  itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi dari Depag kita diberi SPPH [Surat Pendaftaran Pegi Haji], lalu  surat tsb kita bawa ke Bank dimana kita membuka tabungan haji. Biasanya  kita diterima di costumer service, lalu setelah kita berikan berbagai  dokumen seperti; SPPH, dan buku tabungan haji, kita menunggu sebentar.  Kemudian petugas Bank membuat surat tanda booking porsi yaitu Tanda  Bukti Setoran Awal BPIH. Di Dalam surat tsb sudah ada no antrian kita  [waiting list]. Dimana waiting list [daftar tunggu] untuk masing-masing  daerah berbeda, seperti untuk kabupaten bogor berbeda dengan kota madya  bogor. misal untuk kabupaten waiting list nya 2-3 tahun, kalau untuk  kodya 3-4 tahun atau lebih. Begitu juga lain kota akan lain besarnya  [waitinglist] dan lain provinsi juga lain besarnya. Semua itu tergantung  dari animo masyarakat setempat yang mau pergi haji dibandingkan dengan  jumlah penduduk muslimnya. Biasanya diistilahkan dengan "kuota".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kelima; Menunggu Panggilan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanda Bukti Setoran Awal BPIH ada 5 lembar, lembar pertama, warna putih  buat dokumentasi kita, lembar kedua buat pihak Bank, lembar ke3,4,5 buat  Kantor Depag. Kemudian kita pergi lagi ke Depag untuk membawa  kelengkapan dokumen [jika belum lengkap] dan surat tanda bukti tsb yang  berjumlah 3 lembar.&amp;nbsp; Demikian prosesnya sampai sejauh ini, lalu kita  diberitahukan oleh petugas depag, jika surat dan dokumen kita telah  selesai. Kita tinggal menunggu panggilan. Waahhh... disinilah kesabaran  kita diuji. Menunggu, ya menunggu... bukan sehari dua hari, atau  seminggu dua minggu atau sebulan dua bulan.. menunggu bisa hitungan  tahun. Yach, bertahun-tahun.. sampai giliran no kita... Wallahu a'lam.  Misalnya, di dalam menunggu, kita lebih dulu 'dipanggil' Ilahi.. ya  sudah gpp, qadarullah.. Paling tidak kita sudah 'terbukti' berniat untuk  melaksanakan ibadah haji ke baitullah. salam_sitijamilahamdi &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah... satu tahapan selesai. Mudah bukan..?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7068770672821932216-3432884161766006893?l=sitijamilahamdi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/feeds/3432884161766006893/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/2011/04/tata-car-pendaftaran-haji-di-depag.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7068770672821932216/posts/default/3432884161766006893'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7068770672821932216/posts/default/3432884161766006893'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/2011/04/tata-car-pendaftaran-haji-di-depag.html' title='Tata Cara Pendaftaran Haji di Depag Kabupaten Bogor, [PERGI HAJI Yuuukkk....!]'/><author><name>butir-butir keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10435171938230941573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/S9hVmqZoeVI/AAAAAAAAAAM/g-xfr3DsmBA/S220/sibungacantikummufirdaus.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-s4l0AvvhBko/TbOTIjKZlyI/AAAAAAAAAMo/6AgmsoyaBJI/s72-c/masjidil-haram-mekah-saudi-arabia.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7068770672821932216.post-1070813539556899101</id><published>2011-04-17T22:29:00.001+07:00</published><updated>2011-04-17T22:40:04.704+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='keluarga'/><title type='text'>KELUARGA MUSLIM SEDANG DIINTAI kehancuran....</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-YVNgNXI6b0Q/TasIMpZRDwI/AAAAAAAAAMg/MDNumWsaAdM/s1600/danny-abdullah-de-annan-_110412200716-383.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="231" src="http://1.bp.blogspot.com/-YVNgNXI6b0Q/TasIMpZRDwI/AAAAAAAAAMg/MDNumWsaAdM/s320/danny-abdullah-de-annan-_110412200716-383.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: 12px;"&gt; &lt;i&gt;&lt;span id="goog_1527647872"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span id="goog_1527647873"&gt;&lt;/span&gt;“Bunda…kaka ingin seperti Aisyah  istri Baginda nabi..dia kan  cerdas ya nda..?”, celetuk Farah di pagi  buta saat bundanya  membangunkan dia untuk shalat shubuh. Selidik punya  selidik ternyata  Farah masih sangat terpesona dengan cerita bundanya  saat menjelang  tidur tadi malam. Sang bunda tersenyum bahagia dan mulai  bertanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hmm…o iya dong, anak bunda juga bisa seperti Aisyah yang cerdas..?”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Ya   bunda,kaka harus belajar jadi penghafal quran sama ribuan hadits   seperti Imam syafii’ juga. Kan kata bunda Imam syafii’ itu keluarga   miskin ya. Tapi dia gigih. Imam Syafii’ mengumpulkan tulang belulang,   pelepah kurma dan benda-benda lain yang bisa dipake buat menulis   ilmu-ilmu yang diperolehnya…hmm, hebat ya bun…”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengulangan   cerita semalam sangat jelas diulang Farah tanpa terlewat. Di mata   binarnya terpancar gelora semangat cita untuk meniru manusia-manusia   keren itu. “Wah putri sulung bunda yang hebat…Nanti bunda cerita lebih   banyak soal Muhammad alfatih yang mampu menaklukan konstantinopel dengan   membuat pegunungan menjadi lautan selama semalam, tentang mush’ab bin   umair yang mampu mengislamkan Madinah hanya dalam 1 tahun.”&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&amp;nbsp;Menyenangkan&amp;nbsp;   bagi siapapun yang menikmati segmen keluarga seperti ini. Apalagi para   ibu, yang mengharapkan anak mereka seorang yang sholeh dan  bercita-cita  tinggi untuk kemuliaan Islam. Sayang, segmen itu menjadi  kejadian yang  sangat langka bahkan mungkin sulit untuk ditemukan di  dunia nyata.  Keluarga menjadi nama yang terlalu phobia untuk disebutkan  oleh beberapa  anak saat mereka harus menyebutkan kepada siapa saja  mereka harus  menceritakan masalahnya. Anak-anak dan remaja saat ini  juga mengalami  segmen hidup yang berbeda 180 derajat dari cerita di  atas. Mereka lebih  senang bermain dengan teman sebayanya. Internet  adalah sahabat baiknya,  pacar adalah tempat pelarian masalahnya. Mereka  telah dipisahkan dari  institusi rumah yang di dalamnya ada seorang ibu  yang siap menjaganya  setiap kali ada bahaya, membentuk karakternya,  dan memberikan asupan  gizi pemahaman Islam yang benar.&amp;nbsp; Namun,  sayangnya, banyak para ibu yang  tidak pernah benar-benar mengetahui  siapa anaknya dan seperti apa  pergaulan anak-anaknya di luar sana.  Remaja telah salah mengambil jalan  dan terseret arus kesesatan yang  sulit untuk diterka seberapa dalam  jurang kesesatan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Di Depan Mata&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masa   depan generasi muda kita sedang benar-benar&amp;nbsp; dirusak secara&amp;nbsp; sistemik.   Mereka diserang dari berbagai arah. Benteng terakhir bernama  keluargapun  tidak mampu melawan arus deras serangan ini. Kasus-kasus  pornografi,  pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba, aborsi, dan  kenakalan remaja  lainnya telah menjadi hal yang sangat membosankan  sekaligus  mengkhawatirkan para ibu akan keselamatan anak-anaknya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasus   video mesum yang perankan oleh orang yang mirip Ariel dan Luna Maya   berdurasi 6,49 menit adalah video kesekian yang berhasil menghebohkan   negeri ini. Banyak remaja bahkan siswa di bangku Sekolah Dasar justru   berbondong-bondong membuka video ini setelah kasus ini   digembor-gemborkan di media. Gaung kasus mesum ini dengan tersebarnya   video porno mereka, ternyata menyamai gaung Piala Dunia.&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita   mungkin masih ingat, kita pernah dihebohkan oleh rekaman video porno   sepasang mahasiswa Itenas berjudul “Bandung Lautan Asmara” tahun 2001.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak   saat itu, dalam setiap razia ponsel yang berfasilitas kamera dan   pemutar video 3gp yang digelar sekolah, banyak pelajar yang menyimpan   video porno dalam ponselnya. Dari pose bugil hingga adegan persetubuhan   dua remaja berlainan jenis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih dari 500 video porno sudah   diproduksi dan diedarkan di Indonesia. Mayoritas video amatir hasil   rekaman kamera ponsel. Demikian hasil penelitian seorang Sony Set.   Praktisi pertelevisian sekaligus penulis buku bertajuk, “500 plus,   Gelombang Video Porno Indonesia”. Parahnya, Sebanyak 90 % pembuat video   porno itu berasal dari kalangan anak muda, dari SMP sampai mahasiswa.   Sisanya dari kalangan dewasa”, lanjut Sony.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Data mengejutkan   terekam dari hasil penelitian yang dilakukan oleh Yayasan Kita dan Buah   Hati. Sebanyak 67 persen dari 2.818 siswa Sekolah Dasar (SD) kelas 4-6   mengaku pernah mengakses pornografi. Sebagian besar anak-anak itu   melihat pornografi lewat komik.&amp;nbsp; Hasil survei menunjukan, anak-anak   belia tersebut selama ini mengakses pornografi melalui komik (24   persen), situs internet 22 persen, permainan 17 persen, film/TV 12   persen, telepon genggam 6 persen, majalah 6 persen, dan koran 5 persen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasus   ini tidak hanya berhenti pada kasus video mesum saja, namun menjadi   rentetan mata rantai kejahatan seks lainnya. Kasus-kasus pornografi yang   kemudian memunculkan UU Pornografi tidak pernah terselesaikan dengan   tuntas di negeri ini. Para pelaku videopun ditempatkan dalam posisi yang   aman yaitu sebagai “korban” orang yang tidak bertanggungjawab   mengedarkan. Foto-foto tidak senonoh, situs-situs yang mengumbar seks,   dan yang lainnya tak mampu lagi kita hitung dengan kalkulator. Rentetan   kejahatan berikutnya adalah kehamilan di luar nikah yang menjadi hal   yang lumrah dan dimaklumi di tengah-tengah masyarakat kita sekarang.   Bahkan kehamilan di luar nikah ini telah memaksa para remaja untuk   menjadi pembunuh berdarah dingin, melakukan aborsi. Sekitar 2 juta bayi   tidak berdosa telah terbunuh setiap tahunnya di negeri yang “nyantri”   ini. Kejahatan yang melebihi kejahatan perang dan kematian karena   penyakit dan kecelakaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Akar Masalah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Serangkaian   masalah di atas bukan tanpa diskenariokan. Pembunuhan karakter  generasi  muda terutama remaja telah dilakukan secara sistematis.  Ideologi  kapitalisme yang diemban oleh negeri ini telah memaksa para  pengambil  kebijakan untuk mengekor budaya apapun yang diemban oleh  Negara bapaknya  kapitalisme, Amerika Serikat. Ideologi kapitalisme (  baik diakui atau  tidak oleh Negara ini sebagai ideologi negara )  memiliki karakter yang  khas yaitu menjadikan Tuhan sebagai pencipta  yang dikerdilkan. Tuhan  disimpan di pojok-pojok mesjid dan pesantren,  di mimbar gereja, dan di  tempat peribadatan lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini orang  lebih bangga bicara HAM,&amp;nbsp;  ide-ide kebebasan, termasuk kebebasan  beragama. Kebebasan berekspresi  telah melahirkan pemahaman permisifisme  (serba boleh).&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita  lihat di beberapa negara Barat, perilaku  seks bebas remaja memang sangat  tinggi. Pitchkal (2002) melaporkan  bahwa di AS, 25% anak perempuan  berusia 15 tahun dan 30% anak laki-laki  usia 15 tahun telah berhubungan  intim. Di Inggris, lebih dari 20% anak  perempuan berusia 14 tahun  rata-rata telah berhubungan seks dengan  tiga laki-laki. Di Spanyol,  dalam survei yang dilakukan tahun 2003,  94,1% pria hilang keperjakaannya  pada usia 18 tahun dan 93,4% wanita  hilang keperawanannya pada usia 19  tahun. (Iwan Januar, “Sex Before  Married”, 2007).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang mari  lihatlah kondisi remaja kita,  dari sejumlah penelitian yang dilakukan  terhadap para remaja  menunjukkan kecenderungan revolusi perilaku remaja  dalam urusan seks.  Seperti hasil survei Synovate Research tentang  perilaku seksual remaja  (15 - 24 tahun) di kota Jakarta, Bandung,  Surabaya dan Medan, September  2004. Hasilnya, 44% responden mengaku  mereka sudah pernah punya  pengalaman seks di usia 16-18 tahun. Sementara  16% lainnya mengaku  pengalaman seks itu sudah mereka dapat antara usia  13-15 tahun. Selain  itu, rumah menjadi tempat paling favorit (40%) untuk  melakukan hubungan  seks. Sisanya, mereka memilih hubungan seks di kos  (26%) dan hotel  (26%). (Penapendidikan.com, 02/04/08).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya, perilaku di Barat itu akhirnya tak jauh dengan perilaku remaja dan anak-anak di sekitar kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sikap   permissif remaja dalam urusan seks tidak hanya dikampanyekan oleh   film-film remaja, namun melalui komik, sinetron, video klip, majalah,   situs porno di internet, game online, sampai novel-novel remaja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kontrol   masyarakat&amp;nbsp; (termasuk institusi pendidikan dan orangtua) yang rendah   ikut menjadi penyebab tidak terkontrolnya pergaulan remaja saat ini.   Masyarakat menganggap pacaran dan aktifitas lain yang mendekati zina   adalah hal yang lumrah dilakukan anak muda sekarang, bahkan menegur   mereka yang melakukan aktiftas pornografi dan pornoaksi adalah hal yang   tabu untuk dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari semua hal di atas, maka jelaslah  sudah  bahwa kehancuran generasi muda kita telah terjadi secara  sistemik.  Kehancuran generasi ini tidak akan menghadiahkan apa-apa  kecuali  kekacauan dan kebinasaan umat manusia.&amp;nbsp; Peristiwa ini membuat  umat Islam  lenih mudah dilumpuhkan, yakni akan kehilangan generasi  terbaiknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Satu-satunya Harapan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam   adalah satu-satunya agama sekaligus sebuah pandangan hidup yang unik.   Selain memiliki serangkaian tatanan ibadah, Islam juga memiliki   solusi-solusi jitu dalam menyelesaikan segala permasalahannya.   Perangkatnya begitu lengkap mulai dari mengurusi masalah akidah dan   ibadah, kehidupan rumah tangga, bertetangga, berekonomi, berpolitik,   penyelenggaraan negara, militer, pendidikan, politik luar negri termasuk   pengaturan pergaulan laki-laki dan perempuan dalam sistem sosial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya   Islam satu-satunya nilai di dunia yang&amp;nbsp; memiliki landasan akidah Islam   yang kuat. Yang&amp;nbsp; dapat diimplementasikan di dalam kehidupan berumah   tangga sampai di level pemerintahan. Inilah salah satu nilai yang paling   menakutkan Barat saat ini. Keindahan hidup di bawah naungan Islam   harusnya menjadi dambaan kita semua, kita akan menyelamatkan generasi   kita dari kehancuran dan kepunahan. Sudah saatnya kita peduli dan   menjadi bagian dari perubahan, memenuhi seruan Allah untuk kembali   kepada Islam sebagai landasan hidup. Masalahnya, seberapa kuat kita   “menjaga” anak-anak kita dari semua “serangan” yang kini mengintai   kita?&amp;nbsp; Di situlah jawaban sebagai dari kunci utama dalam “perang   ideologi’ ini. &lt;i&gt;&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;salam_sitijamilahamdi&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;sumber : */ &lt;b&gt;Lela Albidari&lt;/b&gt;, voa-islam&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7068770672821932216-1070813539556899101?l=sitijamilahamdi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/feeds/1070813539556899101/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/2011/04/keluarga-muslim-sedang-diintai.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7068770672821932216/posts/default/1070813539556899101'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7068770672821932216/posts/default/1070813539556899101'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/2011/04/keluarga-muslim-sedang-diintai.html' title='KELUARGA MUSLIM SEDANG DIINTAI kehancuran....'/><author><name>butir-butir keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10435171938230941573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/S9hVmqZoeVI/AAAAAAAAAAM/g-xfr3DsmBA/S220/sibungacantikummufirdaus.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-YVNgNXI6b0Q/TasIMpZRDwI/AAAAAAAAAMg/MDNumWsaAdM/s72-c/danny-abdullah-de-annan-_110412200716-383.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7068770672821932216.post-1548640205798865434</id><published>2011-04-07T15:06:00.000+07:00</published><updated>2011-04-07T15:06:54.877+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='muslimah'/><title type='text'>EMPAT ALASAN UNTUK MENIKAHI WANITA...</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-cNpmZzXkrhs/TZ1uBtXuusI/AAAAAAAAAMY/3-yotBmCjxw/s1600/lily+pink.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="300" src="http://3.bp.blogspot.com/-cNpmZzXkrhs/TZ1uBtXuusI/AAAAAAAAAMY/3-yotBmCjxw/s400/lily+pink.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Hadits dari Yahya bin ja’dah adalah sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa  sallam, “Perempuan itu dinikahi karena empat faktor yaitu agama,  martabat, harta dan kecantikannya. Pilihlah perempuan yang baik  agamanya. Jika tidak, niscaya engkau akan menjadi orang yang merugi” (HR  Bukhari dan Musliim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini Sebuah Kisah Nyata.. [cerita yg pernah kujanjikan..]&lt;br /&gt;Seorang  Ibu bercerita tentang anak laki-lakinya... Bujang [anak laki2 tsb],  sekolah di perguruan tinggi tenama di tanah air, merantau dari tanah  kelahirannya, sumatra.. Bersyukurlah dia dikarenakan kedua orangtuanya  mampu untuk menyekolahkannya meski harus memakan biaya yang tidak  sedikit setiap bulannya.. Bundanya, mencoba berjualan kain dan baju-baju  yang dibelinya di jakarta dan dikirimkan ke kampung. Sementara Ayahnya  bekerja sebagai pemborong... &lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Bujang adalah anak sulung dengan  dua adik, tentu saja besar harapan kedua orangtuanya untuk masa depan  mereka dari Bujang tsb. Memang otak Bujang sangat encer, tamat dengan  nilai bagus, dan bisa cepat bekerja... Singkat ceritera Bujang bisa  mendapatkan penghasilan yang lebih dari cukup untuk ukuran bujangan.  Bahkan dia sudah mulai membangun rumah dengan perabotan lengkap...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tibalah  masanya Bujang mencari istri, dari awal kedua orangtuanya sudah  mewanti-wanti dia untuk memilih istri yang bisa membawa diri, yang  berbakti dan lain-lain, yang intinyaistri yang sholehah. Memang ibunda  Bujang bukanlah seorang muslimah yang kaffah.. dia adalah seorang ibu  yang biasa saja.. belum begitu mengenal sunnah. Tapi harapan semua ibu  tentulah sama, menginginkan istri yang sholehah untuk anak laki-laki  kebanggaannya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu pun berlalu, Bujang telah menentukan  pilihan dengan memutuskan 'pacar' lamanya yang telah 3 tahun bergaul  dengannya. Bujang lebih memilih seorang gadis fotomodel [kecil-kecilan],  yang baru dikenalnya 2 bulan... yang tentu saja lebih cantik, modis dan  gaul.. Karena Bujang berpikir, : 'aku pilih dia agar bisa  membanggakanna didepan teman-temanku nanti..' karena kecantikannya..itu.   Pada hari pertama pernikahannya sudah timbul masalah.. Bujang merasa  istrinya ini sibuuk dengan diri sendirinya, tanpa memperhatikan  kepentingan dia dan keluarganya.  Sibuk membalas tilpon, chatting dan  bbm-an...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari-hari berikutnya, [ini cerita bundanya Bujang],  perabot-perabot di rumah Bujang tersebut dipindahkan ke rumah orangtua  istrinya [oleh istrinya, sebut saja fulanah]. Dengan harapan Bujang akan  membelikan yang baru lagi.. Hari demi hari begitu seterusnya, sang  fulanah hanya mementingkan penampilan diri.. hape hampir2 24 jam tak  lepas dari tangannya... kecuali tidur saja. Bahkan ketika anak  pertamanya lahir, fulanah kurang memperhatikan anak semata wayangnya itu  sebagai buah hati.. si kecil lebih banyak bermain dengan Bujang, itupun  kalau bujang di rumah.. selebihnya dengan pembantunya.. iIbunda Bujang  tak bisa berkata banyak, karena Bujang hanya mengharapkan kesadaran  istrinya suatu hari.. nanti. Oh kasihan Bujang... mengharap dan terus  mengharap..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa banyak kejadian di sekitar kita, seorang  laki-laki [terutama] yang lebih memilih faktor kecantikan seorang  perempuan untuk dijadikan istrinya.. Memang tidak salah, sungguh, tidak  ada alasan salah.. Namun, alangkah indahnya jika faktor kecantikan itu  dibarengi dengan kecantikan agamanya.. karena wajah yang cantik, yang  rupawan tentu enak dipandang dan menimbulkan rasa cinta... Tetapi jangan  di- lupakan..bukankah..  Allah lah, Zat Yang Maha Tinggi,, Yang Maha  Kuasa -lah yang telah menciptakan wajah-wajah tersebut, baik itu cantik ,  rupawan.. atau itu sederhana, bahkan jelek sekalipun.. Bukankah wajah,  raga, dan badan itu sementara..?? Bukankah di surga nanti tidak ada si  buruk rupa? Yang ada semua cantik, rupawan, gagah, dan elok dipandang  mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita disodorkan pada pilihan : pilih cantik dengan  agama yang kurang atau sederhana [kurang cantik] dengan agama yang  bagus.. Pilihan itu ada pada kita semua, dan siap-siaplah kita memanen  resikonya.. jika kita tidak bisa membimbingnya kedalam kebaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah  cerita yang sampai kepadaku, yang hampir-hampir membuatku menangis  karena terharu... Ya Allah, Mahabenar segala apa-apa yang datang  dari-Mu, melalui nabi-Mu yang Mulia.. aku teringat hadist Rosulullah  shallallahu ‘alaihi wa sallam, tersebut diatas.. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadits dari  Yahya bin ja’dah adalah sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,  “Perempuan itu dinikahi karena empat faktor yaitu agama, martabat, harta  dan kecantikannya. Pilihlah perempuan yang baik agamanya. Jika tidak,  niscaya engkau akan menjadi orang yang merugi” (HR Bukhari dan Musliim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan  diakhir cerita, bundaku mengatakan : " begitu juga dengan anak-anak  perempuan, pilihlah lelaki untuk dijadikan suami yang baik agamanya...  bukan yang lain.. yang lain [kekayaan, ketampanan, nasab/keturunan], itu  semua hanya tambahan, itupun kalau memungkinkan.. tapi bukan pokok.,  InsyaAllah jika kamu memilih karena agamanya, kamu akan bahagia..di  dunia dan akhirat."  Semoga kita bisa mengambil hikmah didalamnya...  [post by ainulmardiyah]&lt;br /&gt;salam_sitijamilahamdi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7068770672821932216-1548640205798865434?l=sitijamilahamdi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/feeds/1548640205798865434/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/2011/04/empat-alasan-untuk-menikahi-wanita.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7068770672821932216/posts/default/1548640205798865434'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7068770672821932216/posts/default/1548640205798865434'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/2011/04/empat-alasan-untuk-menikahi-wanita.html' title='EMPAT ALASAN UNTUK MENIKAHI WANITA...'/><author><name>butir-butir keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10435171938230941573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/S9hVmqZoeVI/AAAAAAAAAAM/g-xfr3DsmBA/S220/sibungacantikummufirdaus.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-cNpmZzXkrhs/TZ1uBtXuusI/AAAAAAAAAMY/3-yotBmCjxw/s72-c/lily+pink.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7068770672821932216.post-602794286850548300</id><published>2011-02-25T10:22:00.004+07:00</published><updated>2011-05-26T21:06:39.567+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='muslimah'/><title type='text'>KEKAYAAN  yang diperlukan bagi seorang MUSLIMAH...</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-7G35g8GgQTU/TWcfQrVgIxI/AAAAAAAAAMU/li6wC-aR9cc/s1600/Cute-Muslim-Baby-Girl1-480x358.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="295" src="http://1.bp.blogspot.com/-7G35g8GgQTU/TWcfQrVgIxI/AAAAAAAAAMU/li6wC-aR9cc/s400/Cute-Muslim-Baby-Girl1-480x358.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Kenapa kaya itu suatu keharusan? Bagaimana dengan kondisi masyarakat yang saat ini di mana kemiskinan justru banyak dari kalangan muslimah? Siapa yang salah? Apakah ajaran Islam yang kurang mendorong, atau justru umatnya yang tidak menjalankan ajaran Islam? Apakah pengertian kaya dalam Islam adalah pengertian kaya dalam materi seperti kalangan liberal yang sangat massive mengampanyekan pemberdayaan wanita untuk mengejar kesejahteraan materi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KAYA selalu diidentikkan dengan kesuksesan, harta melimpah, rumah dan mobil mewah serta segala yang menyangkut materi. Itulah pertanda bahwa ideologi kapitalisme telah berhasil menancapkan racun sekulerismenya sehingga kebanyakan manusia menjalani hidupnya hanya berorientasi pada dunia semata. Mencari dan menumpuk sebanyak-banyaknya harta kekayaan telah menjadi gaya hidup yang sejalan dengan hedonisme. Na’udzubillah!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muslimah harus kaya? Iya!!! Tentu saja kaya yang sesuai dengan jalur hukum syara’, bukan kekayaan materi semata tetapi semua kekayaan yang menjadikan muslimah tunduk dan patuh hanya kepada Allah SWT dan Rasul-Nya. Kenapa??? Karena muslimah mempunyai multi peran yang strategis dan mulia. Yaitu peran sebagai pribadi muslimah itu sendiri, sebagai istri dan juga ibu, yang punya tugas sebagai manajer rumah tangga sekaligus pendidik utama dan pertama bagi anak-anaknya. Di tangan para muslimah lah hitam putih sebuah generasi akan ditentukan. Para muslimah pula yang akan mencetak bentuk dan corak warna generasi di masa yang akan datang, sehingga melahirkan manusia-manusia berkualitas yang menjadi dambaan umat, tegas dalam menegakkan yang haq dan keras dalam menentang kebatilan. Sebuah keniscayaan, di tangan para muslimah, peradaban Islam yang gemilang bisa terukir kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang ulama besar sekaliber Imam Syafi’i, adalah contoh nyata. Beliau dilahirkan dalam keadaan yatim. Diasuh dan dibesarkan oleh seorang ibu yang tangguh secara mental dan spiritual sehingga sebelum usia baligh beliau telah hafal Al-Qur’an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau Imam Bukhari yang sudah tidak asing lagi di telinga kita sebagai periwayat hadits terkenal, adalah buta ketika dilahirkan. Tetapi, karena doa ikhlas yang dipanjatkan oleh wanita yang melahirkannya sehingga Allah SWT mengabulkan doanya, Imam Bukhari dapat melihat kembali dan dunia telah mengakui kejeniusan dan kecemerlangan otaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TIGA KEKAYAAN MUTLAK BAGI SETIAP MUSLIMAH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu penting dan besarnya peran seorang ibu muslimah dalam pembentukan generasi yang akan datang, maka ada tiga kekayaan yang mutlak harus dimiliki oleh seorang muslimah di antaranya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, kekayaan Akidah. Akidah adalah keyakinan yang bersifat pasti. Pembenaran yang diperoleh melalui proses berpikir yang jernih dan mendalam tentang alam semesta, manusia dan kehidupan serta hubungan ketiga unsur tersebut dengan alam sebelum dan sesudah kehidupan dunia. Dari proses berpikir yang benar itu akan mengantarkan sebuah keyakinan bahwasanya di balik alam semesta, manusia dan kehidupan terdapat pencipta (Khaliq) yang telah menciptakan ketiganya dan segala sesuatu yang terkandung di dalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana firman Allah SWT:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, silih bergantinya malam dan siang, bahtera yang berlayar di laut membawa apa yang berguna bagi manusia dan apa yang Allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air itu ia hidupkan bumi sesudah matinya (kering) dan ia sebarkan di bumi itu segala jenis hewan dan pengisaran air dan awan yang dikendalikan antar langit dan bumi. Sesungguhnya pada semua itu terdapat tanda-tanda (Keesaan dan Kebesaran Allah bagi kaum yang memikirkan” (Qs Al-Baqarah 164).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keyakinan yang sempurna kepada Sang Khaliq akan menghantarkan keimanan yang benar akan adanya malaikat Allah, kitab-kitab Allah, para rasul Allah, Hari kiamat, dan takdir Allah. Inilah hakikat dari kekayaan akidah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;….Dengan akidah yang benar, Muslimah akan selalu tegar ketika menghadapi badai kehidupan. Berpikir jernih dan mampu melampaui setiap ujian yang datang menimpa….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan akidah yang benar, Muslimah akan selalu tegar ketika menghadapi badai dalam kehidupannya. Berpikir jernih dan mampu melampaui setiap ujian yang menghampiri, baik ujian yang menimpa dirinya, keluarganya, atau lingkungan sosial dan dakwahnya. Sebagai istri, ia juga akan senantiasa menjadi penenang bagi suaminya, pendukung utama kiprah dakwah suami, dan dengan kelemahlembutannya, seorang suami akan mendapatkan kekuatan untuk tetap istiqamah dan terhindar dari segala bentuk syirik dan bid’ah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukuplah Khadijah, istri Rasulullah SAW menjadi teladan kita. Seperti yang digambarkan dalam sebuah hadits:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Rasulullah SAW bersabda, aku dikaruniahi oleh Allah rasa cinta yang mendalam kepada Khadijah. Demi Allah, aku tidak pernah mendapat pengganti yang lebih baik daripada Khadijah. Ia yang beriman kepadaku ketika semua orang ingkar. Ia yang mempercayaiku ketika semua orang mendustakanku. Ia yang memberiku harta pada saat semua orang enggan memberi. Dan darinyalah aku memperoleh keturunan, sesuatu yang tidak pernah kuperoleh dari istri-istriku yang lain” (HR. Ahmad).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu pula peran muslimah sebagai ibu. Seorang ibu yang telah memiliki akidah yang menghujam kuat ke dasar hatinya, akan menularkan perilaku dan cara berpikir yang benar kepada anak-anaknya. Dalam bimbingan dan pengasuhan muslimah seperti ini, anak akan kritis dan cerdas mengamati realitas di sekitar lingkungannya. Anak-anak tidak akan mudah terpengaruh oleh lingkungan negatif apalagi hal-hal yang berbau kemusyrikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang ibu yang kokoh akidahnya, mampu menggiring anak-anaknya untuk mencintai Allah dan rasul-Nya di atas rasa cintanya terhadap segala sesuatu yang menarik hatinya. Anak-anak akan tumbuh dan berkembang menjadi sosok yang optimis karena meyakini bahwa tidak ada yang lebih berhak mengatur atas hidupnya selain Allah azza wa jalla. Selalu sigap dan waspada terhadap segala bentuk kemaksiatan karena takut dimintai pertanggungjawaban oleh Allah SWT di akhirat kelak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;….Seorang ibu yang kokoh akidahnya, mampu menggiring anak-anaknya untuk mencintai Allah dan rasul-Nya di atas rasa cintanya terhadap segala sesuatu yang menarik hatinya….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siti Hajar adalah salah satu contoh muslimah yang memiliki kekuatan akidah. Hanya menyandarkan keyakinannya pada Allah saja, ia rela meninggalkan putranya Ismail untuk berjuang mencari air dengan berlari dari satu bukit tandus ke bukit tandus lainnya. Pada akhirnya Allah menjawab atas pengorbanan dan keyakinannya dengan memancarkan air kehidupan yang bernama zamzam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, kekayaan tsaqofah. Terkait kewajiban utamanya yang multi dimensi maka seorang muslimah/ibu harus memiliki tsaqofah yang luas tidak hanya terbatas pada tsaqofah Islam tetapi juga tsaqofah-tsaqofah yang bersifat umum. Sejarah telah membuktikan, bahwa perubahan sosial yang terjadi di masyarakat adalah hasil dari pembinaan tsaqofah secara berkesinambungan, penuh perencanaan dan sisitematis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aisyah RA, adalah teladan sebaik-baik wanita. Beliau adalah satu-satunya istri Rasulullah yang cerdas dan berwawasan luas. Ribuan hadits Rasulullah yang berkenaan dengan hukum, wahyu dan perilaku nabi bersumber dari Aisyah. Aisyah tidak saja mempunyai kemampuan yang luar biasa dalam menyerap ilmu tapi beliau juga dikenal sebagai guru yang handal yang mempunyai lidah yang fasih dan lancar. Karena kecerdasannya dan daya ingatnya yang tajam, beliau juga dikenal sebagai periwayat hadits nabi. Selain itu Aisyah juga dikenal sebagai wanita yang piawai berorasi. Beliau akan bersuara lantang ketika di hadapannya terjadi penyelewengan yang tidak sesuai dengan Al-Qur’an dan sunnah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari, kita berlomba menjadi Aisyah-Aisyah masa kini. Mengasah kecerdasan dengan membekali diri dengan ilmu-ilmu Islam, terus belajar dan mengkaji hukum-hukum yang berkaitan dengan ibadah, makanan, pakaian, hukum perbuatan dan masalah-masalah yang terkait dengan sistem, seperti sistem pendidikan, sistem ekonomi dan politik dalam Islam. Jika muslimah telah mumpuni dengan tsaqofah yang dimilikinya maka kemampuan analisanya pun akan semakin tajam, pada gilirannya akan lebih argumentatif dalam menyampaikan kebenaran Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;….Tsaqofah Islam yang dimiliki oleh ibu muslimah akan menjadi pondasi kokoh bagi penyelesaian masalah sehingga anak-anaknya tumbuh menjadi pribadi yang matang, berkualitas, percaya diri dan tidak ragu dalam bertindak…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapasitas intelektual yang baik bagi seorang muslimah, sangat menunjang perannya sebagai ibu. Ibu yang cerdas sangat dibutuhkan oleh anak-anaknya dalam menuntun perkembangan mental dan spiritualnya. Apalagi di tengah kondisi masyarakat yang jauh dari nilai-nilai Islam, maka seorang ibu harus bisa menempatkan dirinya menjadi figur ideal yang mampu menganalisa dan memberikan solusi bagi setiap permasalahan yang dihadapi oleh anak-anaknya. Tsaqofah Islam yang dimiliki oleh muslimah/ibu akan menjadi landasan atau pondasi yang sangat kokoh bagi penyelesaian masalah sehingga anak-anaknya tumbuh menjadi pribadi yang matang, berkualitas, percaya diri dan tidak ragu dalam bertindak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan tsaqofah yang dimilikinya, seorang ibu diharapkan mampu menciptakan iklim di rumah dengan kebiasaan-kebiasaan yang selalu mengaitkan dengan hukum syara’. Misalnya ketika anak-anak bertanya tentang pergaulan dengan lawan jenis, maka dengan kapasitas keilmuaannya seorang ibu bisa berhujjah dengan logis dan benar bahwa pacaran itu dilarang dalam agama, atau ketika memilih makanan, pilihlah makanan yang halal dan baik untuk kesehatan, atau jika anak-anak latah dengan perayaan valentines yang acap marak, ibu yang faham akan bisa mengarahkan anak-anaknya dan memberikan pengertian bahwasanya perayaan valentines itu adalah tasyabbuh, atau ketika anak-anak bingung dengan fenomena di negeri kita yang acapkali merayakan hari raya Idul Fitri berbeda, maka seorang ibu yang memiliki tsaqofah Islam yang baik mampu memberikan ketenangan dan keyakinan dengan keputusan yang diambil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, muslimah juga harus tanggap dan cermat dengan informasi-informasi global, berita-berita dunia keislaman atau perkembangan ilmu pengetahuan yang semakin pesat. Dengan demikian diharapkan mampu memberikan jawaban dengan analisa yang tajam dan mencerdaskan ketika anak-anak ataupun masyarakat umum melontarkan pertanyaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, kekayaan amaliyah. Sia-sialah ilmu tanpa amal dan rusaklah amal yang tidak dilandasi oleh ilmu. Ilmu dan amal merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Setelah memiliki akidah yang benar dan tsaqofah yang luas, maka tidak akan berarti apa-apa jika semua itu tidak ada aplikasinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh, Allah SWT telah menguji kita dengan melihat siapakah yang terbaik amalnya. Sebagaimana firman-Nya: “Yang menciptakan mati dan hidup, untuk menguji kamu, siapa di antara kamu yang terbaik amalnya” (Qs Al-Mulk 2).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ihsanul ’amal (amal yang terbaik) hanya terwujud bila memenuhi dua syarat:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syarat pertama adalah niat hanya karena Allah SWT, sebagaimana sabda Rasulullah SAW:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Segala amal itu tergantung pada niatnya. Maka barang siapa yang hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya itu kepada Allah dan Rasul-Nya. Barang siapa yang hijrahnya itu karena kesenangan dunia atau karena seorang wanita yang akan dikawininya, maka hijrahnya itu kepada apa yang ditujunya” (HR Bukhari Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan syarat kedua adalah sesuai dengan sunnah Rasulullah, sebagaimana sabda Nabi SAW:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Barangsiapa yang mengada-adakan sesuatu dalam urusan agama kami ini yang bukan dari kami, maka dia tertolak” (Bukhari dan Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Barang siapa yang melakukan suatu amal yang tidak sesuai dengan urusan kami maka ia tertolak” (HR Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;….Kepribadian Islam akan terbentuk dengan sendirinya ketika seorang muslimah mampu menjaga lisan, fikrah dan akhlaknya….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muslimah yang paham tentu akan senantiasa berusaha untuk menjaga amal-amalnya agar menjadi amalan yang terbaik di sisi Allah SWT. Kepribadian Islam akan terbentuk dengan sendirinya ketika seorang muslimah mampu menjaga lisan, fikrah dan akhlaknya, sehingga keberadaannya sebagai bagian dari interaksi sosial akan menjadi figur yang diteladani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai istri, keberadaannya tidak saja sebagai mitra untuk saling mengingatkan dalam kebenaran tetapi lebih dari itu, dengan amaliyah dan ketaatannya yang sungguh-sungguh akan menjadi penyejuk sekaligus motivasi yang luar biasa bagi suami untuk semakin meningkatkan kedekatannya kepada Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan bagi anak-anaknya, ibu yang selalu terjaga amal-amalnya akan menjadi contoh nyata yang paling dekat, yang akan ditiru dan diikuti karena mereka menyaksikan ibunya tidak hanya memiliki pola aqliyah (pemikiran) yang cemerlang tetapi juga menjunjung tinggi pola nafsiyah (perilaku) yang islami dalam setiap tindak tanduknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hayo, sama-sama kita jaga kekayaan yang luar biasa ini. Mulai dari yang paling kecil, mulai dari diri sendiri dan mulailah dari detik ini juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan puas dalam mencari ilmu, perbanyak silaturahmi dan pilihlah lingkungan yang baik, karena sesungguhnya tingkat keimanan itu berfluktuasi. Mudah-mudahan dengan lingkungan yang selektif, menyambung silaturahmi dengan orang–orang shalih, maka akidah, tsaqofah dan amaliyah kita tetap terjaga dari virus-virus yang bisa merusaknya, dan kita bisa senantiasa istiqamah di jalan Allah hingga akhir zaman. Wallahu a‘lam bis-shawab. [oleh : Nani Agus]&lt;br /&gt;salam_sitijamilahamdi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7068770672821932216-602794286850548300?l=sitijamilahamdi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/feeds/602794286850548300/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/2011/02/kekayaan-yang-diperlukan-bagi-seorang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7068770672821932216/posts/default/602794286850548300'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7068770672821932216/posts/default/602794286850548300'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/2011/02/kekayaan-yang-diperlukan-bagi-seorang.html' title='KEKAYAAN  yang diperlukan bagi seorang MUSLIMAH...'/><author><name>butir-butir keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10435171938230941573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/S9hVmqZoeVI/AAAAAAAAAAM/g-xfr3DsmBA/S220/sibungacantikummufirdaus.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-7G35g8GgQTU/TWcfQrVgIxI/AAAAAAAAAMU/li6wC-aR9cc/s72-c/Cute-Muslim-Baby-Girl1-480x358.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7068770672821932216.post-4838587268852254046</id><published>2011-02-22T10:40:00.001+07:00</published><updated>2011-02-22T10:43:49.203+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='muslimah'/><title type='text'>Suami dengan Tipikal Nabi Shalalllahu 'alaihi wassalam...</title><content type='html'>Dalam ta’lim bulanan di mesjid pada suatu hari, Pak Ustadz membahas masalah kewajiban dan hak seorang istri dalam rumah tangga. Beliau menyinggung ketika bagaimana suatu saat Nabi yang mulia pulang ke rumah (Siti Khodijah) kemalaman, dan Beliau tidak mengetuk pintu istri tercintanya, dengan alasan takut mengganggu.&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-mc4CWLLuOPk/TWMvYaqYBMI/AAAAAAAAAMI/2xZ5XEKWEZk/s1600/suamitipikalnabi.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="249" src="http://2.bp.blogspot.com/-mc4CWLLuOPk/TWMvYaqYBMI/AAAAAAAAAMI/2xZ5XEKWEZk/s320/suamitipikalnabi.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Seketika saya langsung teringat, ketika suatu saat pasca melahirkan, saya baru tertidur hampir jam 11 malam. sementara suami belum pulang juga saat itu, sekitar jam 12 lewat bayi saya aha ehe minta mimi, saya lihat hp dengan tujuan hendak melihat jam, ternyata ada beberapa sms masuk yang isinya panjang lebar, ketika saya baca, diantaranya ;”....berarti nanti lagi, kita harus duplikat kunci, supaya kalau aa pulang malem, neng Geul ga usah bukain pintu,....sekarang sih ga apa aa tidur di luar, tapi barusan ada ronda lewat, takutnya kita disangka berantem......””&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membaca sms panjang, secara repleks, saya buka gordin untuk mengintip...dan masya Allah, suamiku tengah meringkuk di pinggir motor, dengan beralas jas hujan kalau tidak salah.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya bersyukur kepada Allah SWT dengan syukur yang tiada terhingga, ketika suatu saat mendengar seorang teman yang menceritakan suaminya tidak mau makan jika ia (teman saya) tidak memanaskan lauk pauknya terlebih dahulu, padahal suami teman saya itu pulang ke rumah lebih dahulu dari pada teman saya yang bekerja tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya bersyukur yang tiada terhingga, karena suami tercinta selalu membantu urusan rumah tangga setiap harinya. Dalam aktifitas di pagi hari, sementara saya sibuk menyiapkan sarapan dan makan siang untuk anak anak sambil menggendong bayi, suami saya turut serta terjun di dapur, bukan hanya sekedar berteriak; Bun, teh manis!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syukur yang tiada henti kepada Allah SWT yang telah memberikan suami yang akhlaq nya mendekati akhlaq nabi. Syukur tiada henti yang memberikan suami, yang didikannya hanya melalui sindiran halus saja, tidak melalui bentakan.Didikannya, hanya melalui kelemah lembutan, bukan kata kata kasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah saya mendengar seorang umahat menceritakan suaminya yang berkomentar tentang dirinya, yang ”bagaimana penampilanku jika aku menggendong bayi dengan kain gendongan ya?”subhanallah, ternyata suami dendy seperti itu, ditengah kesibukan istrinya pun masih sempat berfikir seperti itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya selalu berfikir, berfikir, bahwa di dunia ini, hanya ada dua tipikal suami, sebagaimana halnya ada dua tipikal istri. Hanya pendapat lho. Ini bukan hasil riset yang kebenarannya absolut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tipikal suami yang pertama adalah, tipikal nabi, yang banyak toleransinya, sehingga tidak banyak menuntut terhadap istrinya, yang menyanbung tali sendalnya sendiri, yang menambal bajunya sendiri, yang membantu istrinya di dapur, memotong motong daging untuk istrinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tipikal suami yang kedua adalah tipikal Ali bin Abi Tholib, seorang yang berani, tegas, andalan nabi dalam pertempuran, faqih dalam diennya karena dididik nabi dari kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tipikal suami yang pertama ini selalu berjodoh dengan tipikal istri Siti Aisyah, yang ceria, berani, luas ilmunya, memberi pengajaran kepada para shahabiyah, akan tetapi pencemburu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suami bertipikal Sayyidina Ali, sangat sepadan dengan istri yang mempunyai tipikal Siti Fatimah, yang lemah lembut, lagi agung, sangat sabar, karena selalu ditinggal Sayidina Ali berjihad, yang dengan sabar mengerjakan urusan rumah tangganya sendirian tanpa khodimat, yang suatu saat meminta kepada ayahandanya untuk diberikan khodimat, namun bukan khodimat yang didapat, tetapi nasihat berharga, yaitu nasihat untuk mengamalkan wirid yang dibacakan sebelum tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maha adil Allah yang memasang masangkan hambanya dengan benar, tiada salah, walaupun menikah dengan tiada proses pengenalan, penjajagan seperti keumuman orang banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, kepada teman temanku yang sedang menjalani proses penjajagan, atau ta’aruf, janganlah engkau mengulur ulur waktu menikah, jika engkau sudah ada calonnya, tsiqoh billah, karena Allah tidak akan salah dalam perencanaanya. Allah SWT lebih mengetahui kita, dari pada diri kita sendiri. Allah SWT lebih mengetahui yang terbaik untuk kita, dari pada diri kita sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia memberikan dan memasangkan kita dengan orang yang sekufu dengan kita. Sebagaimana firman Allah SWT dalam surat An-Nuur ayat 26;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula).....”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maha Suci Allah, yang kepada Nyalah hamba memohon ampun atas ketidak sempurnaan dalam pengabdian kepada suami, semoga Ia senantiasa mendidik hamba setiap saat. [eramuslim]&lt;br /&gt;salam_sitijamilahamdi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7068770672821932216-4838587268852254046?l=sitijamilahamdi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/feeds/4838587268852254046/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/2011/02/suami-dengan-tipikal-nabi-shalalllahu.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7068770672821932216/posts/default/4838587268852254046'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7068770672821932216/posts/default/4838587268852254046'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/2011/02/suami-dengan-tipikal-nabi-shalalllahu.html' title='Suami dengan Tipikal Nabi Shalalllahu &apos;alaihi wassalam...'/><author><name>butir-butir keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10435171938230941573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/S9hVmqZoeVI/AAAAAAAAAAM/g-xfr3DsmBA/S220/sibungacantikummufirdaus.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-mc4CWLLuOPk/TWMvYaqYBMI/AAAAAAAAAMI/2xZ5XEKWEZk/s72-c/suamitipikalnabi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7068770672821932216.post-8514997436076724129</id><published>2011-01-20T08:59:00.001+07:00</published><updated>2011-06-08T19:11:00.180+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='syiroh'/><title type='text'>ASMA BINTI ABU BAKAR ASH-SHIDIQ Radhiallahu 'anha</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/TTeVTGbtXZI/AAAAAAAAAL4/TwVJxsOvodk/s1600/Pink_water_lily.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="349" src="http://2.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/TTeVTGbtXZI/AAAAAAAAAL4/TwVJxsOvodk/s400/Pink_water_lily.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Wanita Teladan dengan Kepribadian yang Lengkap&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;ASMA BINTI ABUBAKAR ASH-SHIDIQ  (27 SH/597M-73 H/692M)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;(Seorang Ibunda Pejuang, Isteri Pejuang dan Putri Pejuang Islam  yang gagah berani… )&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;(keikhlasannya, perjuangannya, kegigihannya, kedermawannya, kelembutannya, kecemerlangannya berfikir… selalu menjadi topik sepanjang jaman..)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Asma. Putri Seorang Pejuang Islam, Sahabat, Kekasih Rosulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Asma Binti Abu Bakar RA yang mempunyai julukan Dzatun Nithaqaini (Yang mempunyai dua ikat pinggang) adalah putri dari Abu Bakar As-Shiddiq RA dan istrinya Qutailah binti Abdul Uzza. Beliau dilahirkan pada zaman jahiliyah, tepatnya tahun 27 SH/597M dan meninggal pada tahun 73 H/692M.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Ayah beliau, Abu Bakar RA adalah orang yang pertama kali beriman ketika Nabi Muhammad SAW diutus. Suaminya, Zubair bin Awwam adalah orang keempat dari golongan orang-orang yang pertama masuk Islam (Assabiqunal Awwalun) juga termasuk kedalam orang-orang yang hijrah pertama kali ke Habsyah pada tahun ke-5 munjulnya Islam. Sedangkan Asma binti Abu Bakar sendiri adalah orang ke-18 yang masuk Islam.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Begitulah, Asma binti Abu Bakar RA adalah anak dari Abu Bakar, orang yang pertama kali beriman. Ia juga Istri dari seorang yang pertama kali menghunus pedangnya ketika mendengar bahwa kaum musyrikin hendak menculik dan membunuh Rasulullah Saw.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Ketika kaum Muslimin hijrah ke Madinah, Asma RA termasuk sekelompok kecil wanita yang tetap tinggal bersama Rasul Saw di Makkah. Dan Asma memiliki peran penting ketika peristiwa hijah Nabi Saw bersama Abu Bakar RA ke Madinah. Beliau, Abdullah -saudara laki-lakinya- dan Amir bin Fuhairah -pengembala kambingnya Abu Bakar- yang mengantarkan bekal dan air untuk Nabi Saw dan Abu Bakar RA secara sembunyi-sembunyi ketika keduanya berdiam di gua Tsur guna menghindari kejaran kaum Musyrik. Abdullah mendengar bahwa kaum musyrikin mengetahui tempat persembunyian Nabi Saw dan Ayahnya RA. Dan Asma, Abdullah dan Amir pun berhati-hati dengan menghapus jejak kaki mereka yang ada ditanah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Ketika Abu Bakar ash-shidiq r.a. berhijrah, sedikit pun tidak terpikirkan olehnya untuk meninggalkan sesuatu untuk keluarganya. Ia berhijrah bersama-sama Rasulullah saw.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Untuk keperluan itu, seluruh kekayaan yang ia miliki, sejumlah lebih kurang 5 atau 6 dirham dibawa serta dalam perjalanan tersebut. Setelah kepergiannya, ayah Abu Bakar r.a. yakni Abu Qahafah yang buta penglihatannya dan sampai saat itu belum masuk Islam mendatangi cucunya, Asma r.ha. dan Aisyah r.ha. agar mereka tidak bersedih karena telah ditinggal oleh ayahnya. Ia berkata kepada mereka, "Aku telah menduga bahwa Abu Bakar r.a. telah menyebabkalian susah. Tentunya seluruh hartanya telah dibawa serta olehnya. Sungguh ia telah semakin banyak membebani kalian." &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Menanggapi perkataan kakeknya, Asma r.ha. berkata, "Tidak, tidak, wahai kakek. Ayah juga meninggalkan hartanya untuk kami." Sambil berkata demikian ia mengumpulkan kerikil-kerikil kecil kemudian diletakkannya di tempat Abu Bakar biasa menyimpan uang dirhamnya, lalu ditaruh di atas selembar kain. Kemudian dipegangnya tangan kakeknya untuk merabanya. Kakeknya mengira bahwa kerikil yang telah dirabnya itu adalah uang. Akhirnya kakeknya berkata, "Ayahmu memang telah berbuat baik. Kalian telah ditinggalkan dalam keadaan yang baik." Sesudah itu, Asma r.ha. berkata, "Demi Allah, sesungguhnya ayahku tidak meninggalkan harta sedikit pun. Aku berbuat demikian semata-mata untuk menenangkan hati kakek, supaya kakek tidak bersedih hati." &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Asma Menyandang Gelar Terhormat Sebagai Dzatun Nithaqaini&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Hari ketiga pada peristiwa hijrah. Seperti biasa Asma RA menuju gua dengan membawa makanan dan air. Pada waktu itu Rasul Saw dan Abu Bakar RA hendak bersiap-siap keluar menuju Madinah. Asma RA baru menyadari bahwa ia tidak membawa tali untuk mengikat bekal dan air yang dibawanya. Kemudian ia mencopot ikat pinggangnya dan membelahnya menjadi dua untuk mengikat air dan bekal tadi. Rasulullah Saw melihat hal itu dan beliau bersabda :"Wahai Asma, sesungguhnya karena ini kamu memiliki dua ikat pinggang disurga" . Karena itulah ia dikenal sebagai Dzatun Nithaqaini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Asma Sebagai Seorang Wanita Pejuang &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Tidak hanya itu pengorbanan Asma Radhiallahu anha. Peristiwa hijrah ini turut menyaksikan kekuatan berfikir dan perancangan strategi yang dimiliki oleh seorang Muslimah hasil dari aktiviti politik dan kecemerlangan berfikir yang diadun dengan ketaqwaan dan keimanan yang teguh. Asma' Radhiallahu anha bukan sekadar menjadi penghantar makanan kepada dua orang sahabat yang berperanan penting bagi umat Islam, malah beliau juga menyampaikan berita-berita penting tentang rencana-rencana pihak musuh terhadap kaum Muslimin. Dengan kehamilannya ketika itu, Asma' mengambil  peranan yang menjanjikan risiko tinggi, di mana bukan saja nyawanya menjadi taruhan, malah lebih dari itu, nyawa Rasulullah Sallallahu Alaihi wa Sallam dan ayahnya turut sama terancam. Memikirkan kemarahan musuh Islam lantaran lolosnya Rasulullah dari kepungan, kafir Quraisy pastinya akan berusaha bersungguh-sungguh mencari-cari Rasulullah Sallallahu Alaihi wa Sallam untuk dibunuh kerana bencinya mereka terhadap dakwah Islam dan pejuang-pejuangnya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Di saat-saat genting seperti itu, Asma' mampu meramal segala kemungkinan yang bakal berlaku, dan dengan kecerdikan dan penuh perhitungan, beliau berjalan menuju Gua Tsur sambil menggembala kambing-kambingnya berjalan di belakangnya. Taktik ini dilakukan untuk mengaburi mata pihak musuh kerana jejaknya terhapus oleh jejak-jejak kambing gembalaannya itu. Tindakan ini belum tentu mampu dilakukan oleh seorang lelaki yang berani sekalipun, lantaran hal tersebut bakal mengundang bahaya, kezaliman, dan kekejaman orang-orang kafir Quraisy. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Permasalahan ini tidak cukup sampai di situ. Setelah kejayaan Rasulullah dan Abu Bakar keluar dari tempat persembunyian dan berhasil berhijrah ke Madinah, Asma' Radhiallahu anha dan keluarganya didatangi beberapa orang Quraisy, di antaranya Abu Jahal yang telah bertindak kasar menampar pipi Asma’ Radhiallahu anha dengan sekali tamparan yang mengakibatkan subangnya terlepas!. Asma' menjawab dengan penuh diplomasi saat beliau ditanya tempat persembunyian Rasulullah dan ayahnya dengan berkata," Demi Allah, aku tidak tahu di mana ayahku berada sekarang!"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Asma Sebagai Isteri Pejuang Islam&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Dalam sebuah riwayat dari Bukhari dicertakan bahwa Asma r.ha. sendiri pernah menceritakan tentang keadaan hidupnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;"Ketika aku menikah dengan Zubair r.a., ia tidak memiliki harta sedikit pun, tidak memiliki tanah, tidak memiliki pembantu untuk membantu pekerjaan, dan juga tidak memiliki sesuatu apa pun. Hanya ada satu unta milikku yang biasa digunakan untuk membawa air, juga seekor kuda. Dengan unta tersebut, kami dapat membawa rumput dan lain-lainnya. Akulah yang menumbuk kurma untuk makanan hewan-hewan tersebut. Aku sendirilah yang mengisi tempat air sampai penuh. Apabila embernya peceh, aku sendirilah yang memperbaikinya. Pekerjaan merawat kuda, seperti mencarikan rumput dan memberinya makan, juga aku sendiri yang melakukannya. Semua pekerjaan yang paling sulit bagiku adalah memberi makan kuda. Aku kurang pandai membuat roti. Untuk membuat roti, biasanya aku hanya mencampurkan gandum dengan air, kemudian kubawa kepada wanita tetangga, yaitu seorang wanita Anshar, agar ia memasakkannya. Ia adalah seorang wanita yang ikhlas. Dialah yang memasakkan roti untukku."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Ketika Rasulullah saw. sampai di madinah, maka Zubair r.a. telah diberi hadiah oleh Rasulullah saw. berupa sebidang tanah, seluas kurang lebih 2 mil (jauhnya dari kota). Lalu, kebun itu kami tanami pohon-pohon kurma. Suatu ketika, aku sedang berjalan sambil membawa kurma di atas kepalaku yang aku ambil dari kebun tersebut. Di tengah jalan aku bertemu Rasulullah saw. dan beberapa sahabat Anshar lainnya yang sedang menunggang unta. Setelah Rasulullah saw melihatku, beliau pun menghentikan untanya. Kemudian beliau mengisyaratkan agar aku naik ke atas unta beliau. Aku merasa sangat malu dengan laki-laki lainnya. Demikian pula aku khawatir terhadap Zubair r.a. yang sangat pencemburu. Aku khawatir ia akan marah. Memahami perasaanku, Rasulullah membiarkanku dan meninggalkanku. Lalu segera aku pulang ke rumah. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Setibanya di rumah, aku menceritakan peristiwa tersebut kepada Zubair r.a. tentang perasaanku yang sangat malu dan kekhawatiranku jangan-jangan Zubair r.a. merasa cemburu sehingga menyebabkannya menjadi marah. Zubair r.a berkata,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;"Demi Allah aku lebih cemburu kepadamu yang selalu membawa isi-isi kurma di atas kepalamu sementara aku tidak dapat membantumu." &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Setelah itu Abu Bakar, ayah Asma r.ha., memberikan seorang hamba sahaya kepada Asma. Dengan adanya pembantu di rumahnya, maka pekerjaan rumah tangga dapat diselesaikan dengan ringan, seolah-olah aku telah terbebas dari penjara. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Di antara tugas yang juga dijalani kaum hawa di masa Rasulullah adalah menyediakan makanan dan minuman bagi para pejuang serta merawat kuda-kuda perang. Selain itu, mereka bertugas memparbaiki dan mempersiapkan persenjataaan para pejuang di tengah berkecamuknya perang. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Dalam suatu peperangan, pedang yang ada di tangan Khalid bin Walid patah. Melihat hal itu, istri Khalid yakni Ummi Tamim segera membantu sang suami dengan memberikan senjata yang baru agar dapat melanjutkan pertempuran. Demikian pula dengan Asma binti Abu Bakar, dia bantu sang suami Zubair bin Awam dengan persenjataan. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kehadiran sang istri di samping suami di medan perang sangat memupuk semangat juang mereka. Ini semua demi membela martabat dan kehormatan serta menampilkan semangat kepahlawanan dan keluhuran di hadapan istri. Betapa banyak pejuang terpompa semangatnya di medan perang disebabkan kehadiran seorang perempuan. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Dalam perang Yarmu' semua prajurit tertidur karena kelelahan yang teramat sangat. Sang komandan Abu Ubaidah bin Jirah tidak mau membebani prajuritnya yang sudah sangat lelah agar berjaga-jaga. Sehingga meski seorang komandan, beliau sendiri yang melakukan tugas penjagaan. Ternyata beliau melihat Asma binti Abu Bakar dan sekelompok putri muslimah tengah berjaga-jaga di sekitar perkemahan. Mereka semua menghunus pedang. Sungguh suatu pemandangan yang sangat indah, seorang panglima besar dan putri khalifah bersama-sama melakukan tugas jaga.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Asma Seorang yang Sangat Dermawan&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Asma r.ha. memiliki sifat yang sangat dermawan. Pada mulanya, apabila ia akan mengeluarkan harta di jalan Allah ia akan menghitungnya dan menimbangnya. Akan tetapi, setelah Rasulullah saw. bersabda, "Janganlah kalian menyimpan-nyimpan atau menghitung-hitung (harta yang akan diinfakkan). Apabila mampu, belanjakanlah sebanyak mungkin." &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Akhirnya setelah mendengar nasihat ini, Asma r.ha. semakin banyak menyumbangkan hartanya. Ia juga selalu menasehati anak-anak dan perempuan-perempuan yang ada di rumahnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;"Hendaklah kalian selalu meningkatkan diri dalam membelanjakan harta di jalan Allah, jangan menunggu-nunggu kelebihan harta kita dari keperluan-keperluan kita (yaitu jika ada sisa harta setelah dibelanjakan untuk keperluan membeli barang-barang, barulah sisa tersebut disedekahkan.) Jangan kalian berpikir tentang sisanya. Jika kalian selalu menunggu sisanya, sedangkan keperluan kalian bertambah banyak, maka itu tidak akan mencukupi keperluan kalian sehingga kita tidak memiliki kesempatan untuk membelanjakannya di jalan Allah. Jika keperluan itu disumbangkan di jalan Allah, maka kalian tidak akan mengalami kerugian selamanya." &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Asma Sebagai Ibunda Pejuang Islam yang handal&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Hijrah Asma' Radhiallahu anha dan suaminya ke Madinah berlaku selang beberapa lama dari hijrah sebelumnya, di mana pada ketika itu Asma' sedang sarat mengandungkan Abdullah bin Zubair dan hanya menanti detik-detik kelahirannya. Perjalanan yang jauh dan berbahaya ditempuhi jua sehinggalah angkatan para sahabat tiba di Quba'. Kelahiran anak pasangan sahabat ini disambut dengan penuh kesyukuran dan kegembiraan. Dialah bayi pertama yang dilahirkan di Madinah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Sebaik-baik Ummu wa Rabbatul Bait&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Seorang muhajirah yang agung, antara wanita yang awal memeluk Islam, sangat memuliakan suaminya meskipun Zubair hanya seorang pemuda miskin yang tidak mampu menyediakan pembantu buatnya. Hatta tidak mempunyai harta yang dapat melapangkan kehidupan keluarganya, melainkan hanya seekor kuda yang dijaganya dengan baik. Beliaulah isteri yang sentiasa sabar dan setia berkhidmat untuk suaminya, sanggup bekerja keras merawat dan menumbuk sendiri biji kurma untuk makanan kuda suaminya di saat Zubair sibuk menjalankan tugas-tugas yang diperintah Rasulullah kepadanya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Di dalam didikannya, keperibadian Abdullah bin Zubair dibentuk. Beliau adalah susuk seorang ibu yang sangat memahami peranannya dalam melahirkan generasi utama yang berkualiti, generasi yang menjadikan kecintaan kepada Allah dan RasulNya di atas segala-galanya, sama ada harta, isteri, keluarga mahupun segala jenis perbendaharaan dunia. Beliau mencetak keperibadian generasi yang siap berjuang membela bendera Islam dan kalimah La ilaha illallah Muhammad Rasulullah. Keperibadian seperti ini terpancar jelas di dalam diri puteranya, Abdullah bin Zubair. Hal ini dapat kita teladani melalui kisah pertemuan terakhir di antara seorang ibu dan anak yang saling menyayangi dan mencintai satu sama lain, semata-mata kerana kecintaan keduanya kepada Allah Subhanahu wa Taala dan RasulNya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Dalam sejarah Islam, itulah bayi pertama yang dilahirkan setelah hijrah. Pada zaman itu banyak terjadi kesulitan, kesusahan, kemiskinan, dan kelaparan. Tetapi pada zaman itu juga muncul kehebatan dan keberanian yang tiada bandingannya&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kasih sayangnya kepada puteranya tergambar dalam doa yang sangat terkenal untul Abdullah bin Zubair..&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;“Ya Allah! Kasihanilah dia kerana solat yang panjang diselangi tangisan di tengah kedinginan malam yang sepi, ketika orang-orang lain sedang nyenyak dibuai mimpi. Ya Allah! Kasihanilah dia yang sering menahan lapar dan dahaga ketika bertugas jauh dari Madinah atau Mekah dalam menunaikan ibadah puasa kepadaMu. Ya Allah! Aku menyerahkannya di bawah pemeliharaanMu, aku redha dengan apa yang telah Engkau tetapkan bagiku dan baginya, dan berilah kami pahala orang-orang yang sabar...!" &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;[ Doa Asma' radhiallahu anha buat puteranya, Abdullah bin Zubair]&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/TTeVYxvvnLI/AAAAAAAAAL8/jhBxysp9INw/s1600/hayyal+jihad.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="318" src="http://3.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/TTeVYxvvnLI/AAAAAAAAAL8/jhBxysp9INw/s320/hayyal+jihad.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;Setelah Husain terbunuh dan Yazid bin Mu`awiyah meninggal, Abdullah bin Zubair dapat mendirikan khilafah di Hijaz sampai Abdul Malik bin Marwan berkuasa sebagai khalifah. Lalu, Abdul Malik mengirim pasukan yang dipimpin oleh seorang yang kejam Hajjaj bin Yusuf ats-Tsagafi untuk menumpas Abdullah bin Zubair. Hajjaj menghujani Ka’bah dengan panah api dan melukai para penduduk Mekah sehingga mereka pergi meninggalkan Abdullah bin Zubair. Kemudian Abdullah bin Zubair mendatangi ibunya Asma binti Abu Bakar yang kedua matanya telah buta, untuk meminta nasihat darinya. Asma, ibunya, menasihatinya agar tetap bertahan sampai kematian datang menjemput. Asma berkata, “Demi Allah, tebasan sebilah pedang demi kemuliaan adalah jauh lebih balk daripada cambukan sepotong cemeti dalam kehinaan.” Abdullah bin Zubair menjawab perkataan ibunya, “Wahai ibuku, aku takut bila mereka telah membunuhku, mereka akan menjadikan jasadku sebagai contoh di tengah-tengah penduduk.” Lalu Asma berkata dengan perkataannya yang sangat masyhur, “Adakah kambing yang telah disembelih akan merasakan sakitnya dikuliti?” Maka, Abdullah bin Zubair pun lalu pergi menghadapi Hajaj sampai menemui ajalnya sebagai syahid. Setelah itu, Hajjaj bin Yusuf mendatangi Asma binti Abu Bakar menanyakan tentang hajatnya. Namun, dengan penuh keberanian Asma menjawab, ‘`Aku telah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda bahwa akan muncul dari bani Tsagif seorang pendusta dan seorang yang kejam. Adapun pendusta itu kami telah mengetahuinya, sedangkan seseorang yang kejam dan sewenang-wenang itu aku tidak menemukannya selain dirimu.”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Ringkih dan renta karena ditelan usia, namun tampak tegar dan bahagia. Ikhlas, memancarkan selaksa cinta penuh makna yang membias dari guratan keriput di wajah. Tiada yang berubah sejak saat dalam buaian, hingga sekarang mahkota putih tampak anggun menghiasinya. Dekapannya pun tak berubah, luruh memberikan kenyamanan dan kehangatan. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Jemari itu memang tak lagi lentik, namun selalu fasih menyulam kata pinta, membaluri sekujur tubuh dengan do'a-do'a. Kaki tampak payah, tak mampu menopang tubuhnya. Telapak tempat surga itu pun penuh bekas darah bernanah, simbol perjuangan menapak sulitnya kehidupan. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Polesannya adalah warna dasar pada diri kita. Menggores sebuah kanvas putih nan suci, hingga tercipta lukisan Yahudi, Musyrik atau Nasrani. Namun, goresan yang diselimuti untaian ayat suci Al Qur'an, zikir, tasbih serta tahmid, tentu akan melahirkan syakhsiyah Islamiyah (kepribadian Islam) pada jiwa. Ibunda pun berharap tercipta jundullah (tentara Allah) dari sebuah madrasah keluarga. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Selaksa cinta ibunda yang dibaluri tsaqofah Islamiyah (wawasan keislaman) telah menyemai banyak pahlawan Islam. Teladan Asma' binti Abu Bakar Ash-Shidiq melahirkan pahlawan Abdullah bin Zubair, yang dengan cintanya masih berdoa agar dirinya tidak mati sebelum mengurus jenazah anaknya yang disalib Hajaj bin Yusuf, antek Bani Umaiyah. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Sebuah teladan yang sangat berharga buat kita semua. Asma' Radiallahu anha bukan sahaja menunjukkan keberaniannya, kepatuhannya kepada Allah, suami dan ayahnya; juga pengorbanannya yang besar, sikap dermawannya dan kecemerlangan berfikir yang menjadi cermin keperibadiannya. Bersama suaminya, Zubair bin Awwam, terbentuklah keluarga sakinah, mawaddah wa rahmah; bukan kerana harta yang melimpah ruah, tetapi  limpahan barakah dan rahmat dari Allah Subhanahu wa Taala kerana ahli keluarganya yang menjadikan kecintaan mereka hanya kepada Allah dan Rasul di atas kecintaan-kecintaan lainnya. Dari keluarga ini, lahirlah seorang syuhada yang gagah berani, tidak takut terhadap apapun kecuali Allah Subhanahu wa Taala  Semoga kisah Asma’ Abu Bakar ini akan sentiasa mekar di jiwa kita sebagai motivasi diri dalam menyemai kecintaan serta menjalankan kewajipan terhadap Rabbul Izzati.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;salam_sitijamilahamdi&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;14 januari 2011&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;(dari: berbagai sumber)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7068770672821932216-8514997436076724129?l=sitijamilahamdi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/feeds/8514997436076724129/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/2011/01/asma-binti-abu-bakar-ash-shidiq.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7068770672821932216/posts/default/8514997436076724129'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7068770672821932216/posts/default/8514997436076724129'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/2011/01/asma-binti-abu-bakar-ash-shidiq.html' title='ASMA BINTI ABU BAKAR ASH-SHIDIQ Radhiallahu &apos;anha'/><author><name>butir-butir keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10435171938230941573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/S9hVmqZoeVI/AAAAAAAAAAM/g-xfr3DsmBA/S220/sibungacantikummufirdaus.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/TTeVTGbtXZI/AAAAAAAAAL4/TwVJxsOvodk/s72-c/Pink_water_lily.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7068770672821932216.post-5214854910401542616</id><published>2010-12-10T10:25:00.002+07:00</published><updated>2011-06-08T20:11:10.113+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='syiroh'/><title type='text'>KEMATIAN PEMIMPIN-PEMIMPIN YANG ADIL....</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/TQGc4CO6SUI/AAAAAAAAALw/6US0Kmz8_h8/s1600/skak-300x300.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://3.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/TQGc4CO6SUI/AAAAAAAAALw/6US0Kmz8_h8/s320/skak-300x300.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Written by Budi Ashari, Lc. | 03 December 2010&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Kematian Tragis Para Pemimpin Adil&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Kerinduan masyarakat terhadap pemimpin adil sama dengan kerinduan mereka terhadap tanah lapang yang hijau dan sejuk. Tempat mata meraih keindahannya. Tempat nafas menarik dalam kesejukannya. Tempat hati melepas kepenatannya. Atau bahkan lebih dari itu semua.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Apalagi hari ini. Ketika pencarian masyarakat terbentur tembok keputusasaan. Dicerminkan pada sikap apatis terhadap semua bentuk pemilihan pemimpin. Karena mereka telah kecewa. Harapan yang muncul seperti tunas yang baru tumbuh, dihantam oleh badai dusta. Tak tersisa.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Kemunculan pemimpin adil ini harus diusahakan terus. Dicari di tumpukan jerami, walau hanya sekecil jarum.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Siapapun yang akan muncul menjadi pemimpin adil, apalagi di tengah kumuhnya sistim dan kepemimpinan, tulisan ini memberikan rambu sejarah yang akan terulang di sepanjang sejarah&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Khulafaur Rasyidin (Abu Bakar, Umar, Utsman, Ali) adalah contoh para pemimpin teradil di muka bumi ini, setelah Rasulullah shallallahu alaihi wasallam. Merekalah para pemimpin yang disebut oleh Nabi sebagai pemimpin yang mendapatkan bimbingan Allah. Pemimpin yang menerapkan syariat Islam dengan utuh dan adil terhadap rakyatnya. Keadilannya, tidak pernah dijumpai dalam sejarah hidup pemimpin manapun di muka bumi ini.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Tetapi mereka semua meninggal dengan cara yang tragis!!&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Inilah kematian mereka satu per satu dalam rekaman sejarah Islam. Setelah mereka mempersembahkan kepemimpinan yang membuat langit memuji mereka.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Abu Bakar Diracun oleh Yahudi?&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Para ulama berbeda pendapat tentang penyebab kematian Abu Bakar. Ada yang berpendapat bahwa sebab kematian Abu Bakar adalah sakit yang disebabkan oleh karena beliau mandi pada cuaca yang sangat dingin.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Tetapi ada yang berpendapat bahwa Abu Bakar meninggal karena diracun oleh Yahudi setahun sebelum wafatnya. Sebagaimana yang bisa kita baca dalam kitab tarikh al-Khulafa’ (1/74, MS) karangan Imam as-Suyuthi dan tarikh ath-Thabari.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;As-Suyuthi berkata, “Ibnu Sa’ad dan al-Hakim meriwayatkan dengan sanad shahih dari Ibnu Syihab bahwa Abu Bakar dan al-Harits bin Kildah makan makanan yang dihadiahkan kepada Abu Bakar. al-Harits berkata: Angkat tanganmu wahai khalifah Rasulillah. Demi Allah di makanan ini ada racun yang membunuh dalam setahun. Saya dan Anda akan mati pada satu hari yang sama.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Abu Bakar berhenti memakannya. Keduanya terus sakit hingga meninggal pada satu hari yang sama dengan berakhirnya hitungan satu tahun.”&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Untuk menguatkan riwayat ini, as-Suyuthi menukil pernyataan ulama ternama asy-Sya’bi. As-Suyuthi berkata: Al-Hakim meriwayatkan dari Sya’bi, dia berkata, “Apa yang kita harapkan dari dunia yang hina ini. Telah diracun Rasulullah, demikian pula Abu Bakar.”&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Setelah itu, as-Suyuthi menyebutkan pendapat kedua. Di mana al-Waqidi dan al-Hakim meriwayatkan  dari Aisyah yang berkata, “Permulaan sakitnya Abu Bakar yaitu dia mandi pada Hari Senin 7 Jumadil Akhir. Saat itu cuaca sangat dingin. Hal itu menyebabkannya demam selama 15 hari. Sehingga tidak bisa keluar untuk shalat. Dan wafat pada malam Selasa 8 malam yang terakhir di Bulan Jumadil Akhir tahun 13 dalam usia 63 tahun.”&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Para ulama sejarah memperbincangkan kedua penyebab ini. Masing-masing mencoba mengambil yang dianggapnya lebih kuat. Atau seperti as-Suyuthi yang menyebutkan kedua pendapat sekaligus.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Jika kita mengambil pendapat pertama yaitu sebab diracun, maka ini semakin menambah panjang daftar kematian pemimpin adil dengan cara mengenaskan. Kalau kita mengambil pendapat yang kedua yaitu sebab sakit, maka seakan sejarah Abu Bakar ingin mengatakan bahwa hanya dia dari 4 khulafaur rasyidin yang meninggal karena sakit. Tetapi 3 pemimpin adil lainnya harus mengakhiri hidupnya dengan cara yang tragis.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Umar Ditusuk oleh Majusi&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Pagi itu bukan hanya Umar yang ditusuk oleh Abu Lu’luah. Tetapi ada 13 orang lainnya. Dari mereka, 7 meninggal. Penusukan yang telah ditargetkan oleh Abu Lu’luah yang beragama majusi berdasarkan dendam terhadap Umar dan juga muslimin.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;DR. Ali Muhammad ash-Shalabi mengatakan bahwa bukti kuat kalau Abu Lu’luah bukan hanya memiliki dendam pribadi kepada Umar tetapi juga kepada muslimin adalah dia menusuk 13 muslimin yang sedang berjamaah Shalat Shubuh. “Kalaulah benar Umar telah berbuat dzalim kepadanya, tetapi apa dosa para shahabat yang dia tusuk. Dan aku berlindung kepada Allah menyebut Umar sebagai orang dzalim,” begitu Ali ash-Shalabi menjelaskan (Umar bin Khattab h. 644)&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Abu Lu’luah adalah budaknya Mughirah bin Syu’bah. Di mana dia digaji setiap harinya 4 Dirham dengan kemampuannya sebagai seorang pembuat alat penggiling.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Sejarah menyebutkan bahwa dendam pribadi Abu Lu’luah ketika dia kecewa dengan keputusan Umar yang dirasa tidak adil saat dia mengadukan tuannya Mughirah. “Semua merasakan keadilannya (Umar), kecuali saya,” kata Abu Lu’luah.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Suatu saat Umar berkata, “Saya diancam oleh seorang budak.” Kalimat diucapkan setelah Abu Lu’luah berbicara kepada Umar, “Saya akan buatkan ‘alat penggilingan’untukmu yang akan menjadi pembicaraan manusia.”&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Maka, dia membuat senjata khusus untuk membunuh Umar. Sebuah pisau berkepala dua dengan pegangan di tengahnya yang telah dibubuhi racun. Umar mendapatkan 6 tusukan, salah satunya di bawah pusarnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Menjelang kematiannya, Umar diberitahu bahwa yang menusuknya adalah seorang majusi yang bernama Abu Lu’luah. Umar pun berkata, “Segala puji bagi Allah yang tidak menjadikan kematianku di tangan seorang yang mengaku muslim.”&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Utsman Dibantai oleh Para Pemberontak&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;6 tahun pertama pemerintahan Utsman adalah pemerintahan yang begitu menyenangkan dan menentramkan seluruh manusia. Utsman yang lembut bertemu dengan kelanjutan kebijakan adil zaman Umar merupakan penyebab kenyamanan itu.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;6 tahun kedua pemerintahannya, adalah merupakan tahun-tahun sulit penuh fitnah. Bahkan fitnah itu melebar hingga ke zaman kita dan sungguh tidak mudah diurai oleh masyarakat awam.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;DR. Ali Muhammad ash-Shalabi (Utsman ibn Affan h. 146, MS) menukil dari ath-Thabari dalam Tarikh al-Umam w al-Muluk dan Ibnu al-Atsir dalam al-Kamil fi al-Tarikh keberadaan penggerak di balik layar fitnah yang ditujukan kepada Utsman. Orang itu adalah Abdullah bin Saba’, seorang yahudi dari Yaman yang berkeliling kota-kota Islam dari Hijaz, Bashrah, Kufah dan Syam untuk menyebarkan fitnah seputar Utsman. Tetapi dia gagal total. Hingga saat dia pergi ke Mesir, di sanalah fitnah itu mendapatkan pendukungnya. Dan menyebarlah fitnah itu...&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Kelembutan Utsman, membuat fitnah begitu mudah merajalela tanpa penghalang berarti. Berbagai tuduhan menggelinding liar di kota-kota utama muslimin saat itu. Hingga para pemberontak itu pun menuju kota Madinah untuk menurunkan Utsman dari jabatannya. Ratusan orang berangkat ke Madinah dan mengepung rumah Utsman. Sekitar 40 hari Utman dikepung, dimulai dari bulan Syawwal  35 H. Hingga air pun mereka halangi untuk masuk ke rumah Utsman. Berbagai upaya para shahabat dan anak-anak mereka untuk melindungi Utsman tidak berdaya di hadapan tidak kurang dari 600 orang itu.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Hingga pada Waktu Ashar di Hari Jum’at 8 Dzulhijjah 35 H, para pemberontak itu berhasi l masuk ke dalam rumah Utsman melalui pintu lain. Kening Utsman ditusuk, bagian bawah telinganya ditusuk hingga masuk ke kerongkongan, kemudian pedang diayunkan untuk menebas utsman, robohlah Utsman dan melompatlah Amr bin Hamaq menindih dada Utsman dengan menghunjamkan 9 tusukan.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Utsman pun syahid, persis seperti yang pernah disampaikan oleh Rasul saat beliau masih hidup. Mushaf yang sedang dibacanya, menjadi saksi bisu akan kebiadaban para pembunuh itu. Darah mengalir di atas Surat al-Baqarah yang sedang dibukanya.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Tak cukup hanya membunuh Utsman, mereka pun merampok harta yang ada di rumah Utsman. Perilaku sangat biadab.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Para shahabat terkejut. Ali bin Abi Thalib marah. Hingga dia mendatangi kedua putranya Hasan dan menamparnya, juga Husain dan memukul dadanya, “Bagaimana Amirul Mukminin bisa terbunuh, padahal kalian menjaga pintunya?”&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Ali mendatangi rumah Utsman. Para pemberontak itu ingin membaiat Ali. Tapi Ali dengan marah berkata, “Demi Allah, saya malu membaiat orang-orang yang telah membunuh Utsman. Dan saya malu kepada Allah, dibaiat sementara Utsman belum dikubur.”&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Mereka yang menghalalkan darah Utsman dinyatakan oleh para ulama sebagai kafir. Sementara yang tidak menghalalkan tetapi ikut berperan serta dalam kematian Utsman dinyatakan sebagai fasik (Utsman ibn Affan, ash-Shalabi, h. 186, MS). Sumber fitnah adalah Yahudi yang menyelusup ke dunia Islam untuk mengacaukan ketentraman dan kemakmuran muslimin serta kemajuan Islam.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Ali Dibunuh Orang Khawarij&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Kelompok khawarij adalah sekte sesat di tubuh  muslimin yang merasa benar dan dekat dengan Allah serta mengkafirkan muslimin lainnya yang tidak sepaham dengan mereka, hingga para shahabat seperti Ali sekalipun. Kelompok ini telah diingatkan oleh Nabi saat beliau masih hidup. Pemahaman yang dangkal yang berbalut semangat adalah penyebabnya. Secara dzahir, mereka sangat meyakinkan sebagai seorang muslim dengan ibadah-ibadah yang mereka lakukan. Tetapi mereka adalah kelompok sesat.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Zaman Khalifah Ali bin Abi Thalib, kelompok ini diperlakukan dengan sangat bijak oleh Ali. Dialog ilmiah dibangun dengan sangat baik oleh Ali, hingga keputusan yang sangat ilmiah dan tidak terbawa emosi. Tetapi saat mereka menumpahkan darah, meneror masyarakat muslim dan merampok, terpaksa Ali sebagai pemimpin negara harus melakukan perlawanan. Perang Nahrawan pun meletus antara Ali dan kaum khawarij.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Sesungguhnya saat Ali mengetahui kaum khawarij telah melakukan teror, dia tidak langsung memerangi tetapi meminta agar mereka menyerahkan para pembunuh untuk dihukum. Tetapi mereka justru berkata: kami semua pembunuhnya. Maka Ali pun membawa pasukan yang semula hendak dibawa ke Syam, untuk memerangi kaum Khawarij di Nahrawan pada Bulan Muharram 38 H.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Perang Nahrawan, benar-benar meninggalkan luka yang sangat dalam di hati orang-orang khawarij. Dari seribu pasukan yang mereka miliki, tidak ada yang tersisa kecuali hanya sekitar 10 orang yang lari dari medan perang. Sementara dari pihak Ali korbannya sekitar 12 orang. (Lihat: Ali ibn Abi Thalib, ash-Shalabi,  2/351-356, MS)&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Dendam kaum khawarij tidak mati. Pertemuan rahasia antara 3 orang khawarij (Abdurahman bin Muljam, Burak bin Abdillah, Amr bin Bakr at-Taimi) membicarakan keadaan negara dan balas dendam mereka atas kematian teman-teman mereka di perang Nahrawan. Mereka sepakat untuk membunuh orang-orang yang mereka anggap sebagai pemimpin kafir; Abdurahman bin Muljam akan membunuh Ali bin Abi Thalib, Burak akan membunuh Muawiyah dan Amr bin Bakr akan membunuh Amr bin Ash.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Pada Hari Jum’at Shubuh di Bulan Ramadhan 40 H, Abdurahman bin Muljam beserta teman-temannya yang telah bersembunyi semalaman mencoba membunuh Ali.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Pedang Abdurahman bin Muljam meninggalkan luka sangat serius di kepala Ali. Kepala kedokteran Atsir bin Amr as-Sukuni menyatakan bahwa lukanya sudah tidak mungkin diobati dan akan menyebabkan kematian. Ali hanya bertahan 3 hari setelah terluka itu dan kemudian meninggal pada tanggal 21 Ramadhan 40 H. (Lihat: Ali ibn Abi Thalib, ash-Shalabi,  3/188-194, MS)&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Umar bin Abdul Aziz Diracun oleh Lawan Politiknya&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Umar bin Abdul Aziz yang mengagumkan. Kepemimpinan dan karya peradabannya belum pernah ada yang bisa menyainginya. Hanya dalam 29 bulan, negeri menjadi makmur, sejahtera dan keadilan ditegakkan. Setelah kemiskinan merajalela, pesta pora penguasa dan kedzaliman selalu menimpa rakyat jelata.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Semua rakyat senang. Negeri muslim yang sangat besar ketika itu sangat berbahagia di bawah pemimpin adil Umar bin Abdul Aziz.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Tetapi ada yang tidak senang. Ada yang marah. Mereka adalah para mantan pejabat sebelum Umar bin Abdul Aziz menjabat. Mereka dulu menikmati dunia dan harta kemewahan dengan luar biasa di atas air mata dan darah rakyat.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Di zaman Umar bin Abdul Aziz, para pejabat Bani Umayyah itu benar-benar mati kutu. Tidak bisa berkutik. Mereka harus mengembalikan semua harta, tanah dan kedzaliman yang selama ini mereka lakukan terhadap rakyat.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;As-Suyuthi (Tarikh khulafa’ 1/215, MS) dan Ali ash-Shalabi (Umar ibn Abdil Aziz, 4/198, MS) menyebutkan bahwa penyebab kematian Umar bin Abdul Aziz adalah diracun oleh para mantan pejabat Bani Umayyah.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Imam Mujahid berkata: Umar bin Abdul Aziz bertanya kepada saya: Apa pendapat masyarakat tentang keadaan saya sekarang?&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Mujahid: Mereka berkata bahwa Anda terkena sihir.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Umar: Saya tidak terkena sihir. Tetapi saya sungguh tahu kapan saya diracun.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Umar kemudian memanggil seorang pembantunya (seorang budak) dan berkata kepadanya: Celakalah dirimu, mengapa kamu memberiku racun?&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Pembantu itu berkata: Seribu dinar dan dibebaskan dari perbudakan.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Umar: Berikan ke saya uangnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Pembantu itu memberikan uang dan Umar bin Abdul Aziz menyerahkannya ke baitul mal. Dan Umar berkata kepada pembantunya: Pergilah ke tempat yang tidak dilihat seseorang.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Bahkan Rasul pun Diracun oleh Yahudi...&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Nabi sendiri yang menyampaikan kepada Ummul Mukminin Aisyah tentang penyebab sakitnya, “Wahai Aisyah, aku masih merasakan sakitnya makanan yang aku makan di Khaibar. Dan sekarang aku rasakan putusnya urat nadiku karena racun tersebut.” (ar-Rahiq al-Makhtum, h. 465, MS)&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Racun yang dimaksud Nabi adalah racun pada daging kambing yang dibubuhkan oleh Zainab binti al-Harits, istri salah seorang tokoh Yahudi Sallam bin Misykam. “Kalau kamu Nabi, maka kamu pasti tidak akan terkena racun itu, tetapi kalau kamu raja maka saya telah membuat istirahat masyarakat (dengan kematianmu),” begitu jawaban wanita yahudi itu ketika ditanya Nabi mengapa ia meracuni Nabi. (Sulwah al-Katsib, Ibn Nashiruddin ad-Dimasyqi, h. 11, MS)&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Peristiwa tersebut terjadi di Khaibar setelah muslimin berhasil menaklukkan kota terakhir Yahudi di Jazirah Arab tersebut tahun 7 H.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Dicari Pemimpin Adil yang Berani Mati..!!&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Abu Bakar dalam sebuah riwayat meninggal karena diracun oleh yahudi&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Umar bin Khattab meninggal karena ditusuk oleh Majusi&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Utsman bin Affan meninggal dibantai oleh orang kafir dan muslim fasik&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Ali bin Abi Thalib meninggal dengan pedang tokoh kelompok sesat khawarij&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Umar bin Abdul Aziz meninggal diracun oleh para pejabat lama yang marah&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Dan&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Rasulullah meninggal karena sakit yang disebabkan oleh racun yahudi&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Pesan sejarah sangat kuat bagi para pemimpin yang adil. Memang kematian tidak boleh diharapkan, ia akan datang pada saatnya tiba. Kematian adalah rahasia Allah. Tetapi para pemimpin adil dalam sejarah Islam, mati dengan semua cara tragis di atas. Bahkan pimpinan mereka semua, Rasulullah sang pemimpin agung pun mati dengan cara yang juga mirip.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Pantas! Jika pemimpin adil dijanjikan Allah perlindungan di akhirat dan Surga. Karena pemimpin adil artinya berhadapan dengan semua bentuk kedzaliman dan kejahatan yang bisa jadi telah dilakukan secara kolektif bahkan sistemik. Tentu nyawa bisa dipertaruhkan untuk mendobrak kedzaliman yang sedemikian besarnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Bagi para pemimpin yang mau menegakkan keadilan, tidak usah memilih cara matinya. Tetapi persiapkan diri sebaik mungkin untuk menghadapi kematian mulia itu. Walau terlihat tragis.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Sedang dicari, pemimpin yang berani mati dalam menegakkan keadilan!!!&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;salam_sitijamilahamdi &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7068770672821932216-5214854910401542616?l=sitijamilahamdi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/feeds/5214854910401542616/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/2010/12/kematian-pemimpin-pemimpin-yang-adil.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7068770672821932216/posts/default/5214854910401542616'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7068770672821932216/posts/default/5214854910401542616'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/2010/12/kematian-pemimpin-pemimpin-yang-adil.html' title='KEMATIAN PEMIMPIN-PEMIMPIN YANG ADIL....'/><author><name>butir-butir keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10435171938230941573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/S9hVmqZoeVI/AAAAAAAAAAM/g-xfr3DsmBA/S220/sibungacantikummufirdaus.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/TQGc4CO6SUI/AAAAAAAAALw/6US0Kmz8_h8/s72-c/skak-300x300.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7068770672821932216.post-7752369566447573326</id><published>2010-10-23T15:23:00.001+07:00</published><updated>2011-06-08T20:45:45.743+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='muslimah'/><title type='text'>Perkara Yang Dilalaikan Wanita Muslimah</title><content type='html'>&lt;div style="color: #ffe599;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/TMKbPeV30hI/AAAAAAAAALs/I2liabRHLYA/s1600/gelangpelangi.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://2.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/TMKbPeV30hI/AAAAAAAAALs/I2liabRHLYA/s320/gelangpelangi.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Ustadz Aris Munandar, SS&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Pertama: Mewarnai kuku dengan pacar&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;عَنْ عَائِشَةَ – رضى الله عنها – قَالَتْ أَوْمَتِ امْرَأَةٌ مِنْ وَرَاءِ سِتْرٍ بِيَدِهَا كِتَابٌ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- فَقَبَضَ النَّبِىُّ -صلى الله عليه وسلم- يَدَهُ فَقَالَ « مَا أَدْرِى أَيَدُ رَجُلٍ أَمْ يَدُ امْرَأَةٍ ». قَالَتْ بَلِ امْرَأَةٌ. قَالَ « لَوْ كُنْتِ امْرَأَةً لَغَيَّرْتِ أَظْفَارَكِ ». يَعْنِى بِالْحِنَّاءِ.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Dari Aisyah, “Ada seorang perempuan menyodorkan sebuah surat kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dari balik tirai. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menarik tangan beliau sambil berkata, ‘Aku tidak tahu apakah ini tangan laki-laki ataukah tangan perempuan’. Perempuan tersebut menjawab, ‘Bahkan tangan perempuan’. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Jika engkau memang perempuan tentu engkau akan mewarnai kukumu” yaitu dengan pacar (HR Abu Daud no 4166, dinilai hasan oleh al Albani).&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Sangat disayangkan sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ini telah ditinggalkan berganti dengan mewarnai kuku yang panjang dengan kuteks, mirip sudah dengan perempuan-perempuan kafir.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Kedua: Memanjangkan ujung kain bagi perempuan&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;عَنْ صَفِيَّةَ بِنْتِ أَبِى عُبَيْدٍ أَنَّهَا أَخْبَرَتْهُ أَنَّ أُمَّ سَلَمَةَ زَوْجَ النَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم- قَالَتْ لِرَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- حِينَ ذَكَرَ الإِزَارَ فَالْمَرْأَةُ يَا رَسُولَ اللَّهِ. قَالَ « تُرْخِى شِبْرًا ». قَالَتْ أُمُّ سَلَمَةَ إِذًا يَنْكَشِفُ عَنْهَا. قَالَ « فَذِرَاعًا لاَ تَزِيدُ عَلَيْهِ ».&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Dari Shafiyah binti Abu Ubaid, beliau bercerita bahwa Ummi Salamah, istri Nabi berkata kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika beliau membicarakan larangan isbal (celana di bawah mata kaki, ed) bagi laki-laki, “Bagaimana dengan perempuan, wahai Rasulullah?”. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Hendaknya perempuan memanjangkan ujung kainnya sebanyak sejengkal (dari mata kaki)”. Ummu Salamah berkata, “Jika demikian, ada bagian tubuh perempuan yang masih mungkin untuk tersingkap”. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Jika demikian, ditambahkan satu hasta (dua jengkal)-dari mata kaki-tapi tidak boleh lebih dari itu” (HR Abu Daud no 4117, dinilai shahih oleh al Albani).&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Ini adalah suatu sunnah Nabi yang telah ditinggalkan oleh banyak muslimah bahkan meski sudah bertahun-tahun komitmen dengan jilbab.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Ketiga: Betah di rumah&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Di antara yang diteladankan oleh para wanita salaf yang shalihah adalah betah berada di rumah dan bersungguh-sungguh menghindari laki-laki serta tidak keluar rumah kecuali ada kebutuhan yang mendesak. Hal ini dengan tujuan untuk menyelamatkan masyarakat dari godaan wanita yang merupakan godaan terbesar bagi laki-laki.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;وَقَرْنَ فِي بُيُوتِكُنَّ وَلَا تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الْجَاهِلِيَّةِ الْأُولَى&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Yang artinya, “Dan tinggallah kalian di dalam rumah-rumah kalian dan janganlah kalian berdandan sebagaimana dandan ala jahiliah terdahulu” (QS al Ahzab:33).&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Ibnu Katsir ketika menjelaskan ayat di atas mengatakan, “Hendaklah kalian tinggal di dalam rumah-rumah kalian dan janganlah kalian keluar rumah kecuali karena ada kebutuhan”.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;وذكر أن سودة قيل لها: لم لا تحجين ولا تعتمرين كما يفعل أخواتك ؟ فقالت: قد حججت واعتمرت، وأمرني الله أن أقر في بيتي.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;قال الراوي:فوالله ما خرجت من باب حجرتها حتى أخرجت جنازتها.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Disebutkan bahwa ada orang yang bertanya kepada Saudah -istri Rasulullah-, “Mengapa engkau tidak berhaji dan berumrah sebagaimana yang dilakukan oleh saudari-saudarimu (yaitu para istri Nabi yang lain, pent)?” Jawaban beliau, “Aku sudah pernah berhaji dan berumrah, sedangkan Allah memerintahkan aku untuk tinggal di dalam rumah”. Perawi mengatakan, “Demi Allah, beliau tidak pernah keluar dari pintu rumahnya kecuali ketika jenazahnya dikeluarkan untuk dimakamkan”. Sungguh moga Allah ridha kepadanya. (Tafsir al Qurthubi ketika menjelaskan ayat di atas).&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Ibnul ‘Arabi bercerita, “Aku sudah pernah memasuki lebih dari seribu perkampungan namun aku tidak menjumpai perempuan yang lebih terhormat dan terjaga melebihi perempuan di daerah Napolis, Palestina, tempat Nabi Ibrahim dilempar ke dalam api. Selama aku tinggal di sana aku tidak pernah melihat perempuan di jalan saat siang hari kecuali pada hari Jumat. Pada hari itu para perempuan pergi ke masjid untuk ikut shalat Jumat sampai masjid penuh dengan para perempuan. Begitu shalat Jumat berakhir mereka segera pulang ke rumah mereka masing-masing dan aku tidak melihat satupun perempuan hingga hari Jumat berikutnya” (Tafsir al Qurthubi ketika menjelaskan al Ahzab:33).&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;عن عبد الله : عن النبي صلى الله عليه و سلم قال : إن الْمَرْأَةُ عَوْرَةٌ فَإِذَا خَرَجَتِ اسْتَشْرَفَهَا الشَّيْطَانُ و أقرب ما تكون من وجه ربها و هي في قعر بيتها&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Dari Abdullah, dari Nabi beliau bersabda, “Sesungguhnya perempuan itu aurat. Jika dia keluar rumah maka setan menyambutnya. Keadaan perempuan yang paling dekat dengan wajah Allah adalah ketika dia berada di dalam rumahnya” (HR Ibnu Khuzaimah no 1685, sanadnya dinilai shahih oleh al Albani).&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Keempat: Perempuan ketika keluar rumah tidak mengenakan minyak wangi&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;عَنْ أَبِى مُوسَى عَنِ النَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ « كُلُّ عَيْنٍ زَانِيَةٌ وَالْمَرْأَةُ إِذَا اسْتَعْطَرَتْ فَمَرَّتْ بِالْمَجْلِسِ فَهِىَ كَذَا وَكَذَا يَعْنِى زَانِيَةً ».&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Dari Abu Musa, dari Nabi, “Semua mata yang melihat hal yang terlarang itu telah berzina. Perempuan yang memakai wewangian lalu melalui sekelompok laki-laki yang sedang duduk-duduk maka perempuan tersebut adalah demikian dan demikian yaitu pelacur” (HR Tirmidzi no 2786, dinilai hasan oleh al Albani).&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;عَنِ الأَشْعَرِىِّ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « أَيُّمَا امْرَأَةٍ اسْتَعْطَرَتْ فَمَرَّتْ عَلَى قَوْمٍ لِيَجِدُوا مِنْ رِيحِهَا فَهِىَ زَانِيَةٌ ».&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Dari al Asy’ari, Rasulullah bersabda, “Seorang perempuan yang mengenakan wewangian lalu melalui sekumpulan laki-laki agar mereka mencium bau harum yang dia pakai maka perempuan tersebut adalah seorang pelacur” (HR Nasai no 5126, dinilai hasan oleh al Albani).&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;عن يحيى بن جعدة أن عمر بن الخطاب خرجت امرأة على عهده متطيبة فوجد ريحها فعلاها بالدرة ثم قال تخرجن متطيبات فيجد الرجال ريحكن وإنما قلوب الرجال عند أنوفهم اخرجن تفلات&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Dari Yahya bin Ja’dah, “Di masa pemerintahan Umar bin Khatab ada seorang perempuan yang keluar rumah dengan memakai wewangian. Di tengah jalan, Umar mencium bau harum dari perempuan tersebut maka Umar pun memukulinya dengan tongkat. Setelah itu beliau berkata, “Kalian, para perempuan keluar rumah dengan memakai wewangian sehingga para laki-laki mencium bau harum kalian?!! Sesungguhnya hati laki-laki itu ditentukan oleh bau yang dicium oleh hidungnya. Keluarlah kalian dari rumah dengan tidak memakai wewangian” (HR Abdurrazaq dalam al Mushannaf no 8107).&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;عن بن جريج عن عطاء قال كان ينهى أن تطيب المرأة وتزين ثم تخرج&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Dari Juraij, Atha, seorang tabiin, melarang perempuan yang hendak keluar rumah untuk memakai wewangian dan berdandan (Riwayat Abdur Razaq no 8108).&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;عن إبراهيم قال طاف عمر بن الخطاب في صفوف النساء فوجد ريحا طيبة من رأس امرأة فقال لو أعلم أيتكن هي لفعلت ولفعلت لتطيب إحداكن لزوجها فإذا خرجت لبست أطمار وليدتها قال فبلغني أن المرأة التي كانت تطيبت بالت في ثيابها من الفرق&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Dari Ibrahim, Umar (bin Khatab) memeriksa shaf shalat jamaah perempuan lalu beliau mencium bau harum dari kepala seorang perempuan. Beliau lantas berkata, “Seandainya aku tahu siapa di antara kalian yang memakai wewangian niscaya aku akan melakukan tindakan demikian dan demikian. Hendaklah kalian memakai wewangian untuk suaminya. Jika keluar rumah hendaknya memakai kain jelek yang biasa dipakai oleh budak perempuan”. Ibrahim mengatakan, “Aku mendapatkan kabar bahwa perempuan yang memakai wewangian itu sampai ngompol karena takut (dengan Umar)” (Riwayat Abdur Razaq no 8118).&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Hanya Allah yang memberi taufik&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;salam_sitijamilahamdi.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7068770672821932216-7752369566447573326?l=sitijamilahamdi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/feeds/7752369566447573326/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/2010/10/perkara-yang-dilalaikan-wanita-muslimah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7068770672821932216/posts/default/7752369566447573326'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7068770672821932216/posts/default/7752369566447573326'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/2010/10/perkara-yang-dilalaikan-wanita-muslimah.html' title='Perkara Yang Dilalaikan Wanita Muslimah'/><author><name>butir-butir keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10435171938230941573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/S9hVmqZoeVI/AAAAAAAAAAM/g-xfr3DsmBA/S220/sibungacantikummufirdaus.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/TMKbPeV30hI/AAAAAAAAALs/I2liabRHLYA/s72-c/gelangpelangi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7068770672821932216.post-6623156136325120975</id><published>2010-09-27T20:38:00.001+07:00</published><updated>2011-06-08T20:47:58.436+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dakwah'/><title type='text'>JALAN TERDEKAT MENUJU SURGA.........</title><content type='html'>&lt;div style="color: #ead1dc;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/TKCdpTDSygI/AAAAAAAAALo/ekK9jAslzo8/s1600/bungasterkuning.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="213" src="http://1.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/TKCdpTDSygI/AAAAAAAAALo/ekK9jAslzo8/s320/bungasterkuning.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Bismillahirrahmanirrahim&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Surga…negeri indah yang jauh di mata, tapi setiap jiwa mengharapkannya. Ada yang berusaha sungguh-sungguh, ada pula yang jatuh bangun untuk mendapatkannya. Tapi…adapula yang putus asa, sehingga membiarkan dirinya tenggelam dalam kubangan dosa. Mengapa? Karena, ia merasa jalan ke surga itu sulit, melelahkan serta banyak rintangan.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Sungguh, wahai kawan yang hampir putus asa, atau telah berputus asa, dan kawan-kawan yang tak ingin berputus asa, telah ku dapati percakapan penuh nasehat dalam tulisan yang singkat, tentang jalan paling mudah dan dekat menuju surga…&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Inilah percakapan yang ku maksud…&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Si Fulan bertanya pada temannya,&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;“Wahai saudaraku tercinta! Apakah engkau menginginkan surga?”&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Temannya menjawab,&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;“Siapakah dari kita yang tidak ingin masuk surga? Siapa di antara kita yang tak ingin mendapatkan kenikmatan yang kekal abadi? Dan siapakah di antara kita yang tak ingin merasakan kesenangan yang kekal, serta kelezatan-kelezatan yang terus menerus, yang tak kan lenyap dan tak pula terputus?”&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Si Fulan berkata,&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;“Kalau begitu…maka mengapa engkau tak beramal shalih yang dapat menyampaikanmu ke surga?”&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Temannya menjawab,&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;“Sesungguhnya jalan ke surga itu sulit, panjang, penuh rintangan dan duri. Sedangkan diriku ini lemah, tak dapat aku bersabar atas kesulitan dan kesusahan yang terdapat di jalan itu.”&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Si Fulan berkata,&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;“Saudaraku…jika engkau merasa tidak dapat bersabar dalam mentaati perintah-perintah Allah, serta bersabar untuk menjauhi perbuatan-perbuatan maksiat selama di dunia, lalu bagaimana engkau akan bersabar jika nanti di akhirat engkau menjadi penghuni neraka Jahannam?! semoga Allah melindungi aku darinya.”&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Temannya menjawab,&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;“Inilah yang mempengaruhiku dan menjadikanku bimbang dalam urusanku. Akan tetapi, aku tidak mengetahui apa yang harus kulakukan dan dari mana aku harus memulainya…. Dan sungguh aku telah terlanjur terjerumus ke jalan maksiat dan hal-hal yg diharamkan.”&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Si Fulan berkata,&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;“Aku akan menunjukkan padamu jalan pintas yang akan menyampaikanmu ke surga. Dan jalan ini adalah jalan yang mudah, tidak ada kesulitan maupun usaha yang berat di dalamnya.”&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Temannya berkata,&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;“Tunjukkan padaku jalan itu, semoga Allah merahmatimu. Sungguh aku selalu ingin memngetahui jalan yang mudah itu.”&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Si Fulan berkata,&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;“Jalan yang dimudahkan ini, dijelaskan oleh Al-Imam Ibnul Qayyim rahimahullah dalam kitabnya “Al-Fawaaid”, dimana beliau berkata,&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;’Marilah masuk ke surga Allah…serta berdekatan denganNya di Negeri Keselamatan…tanpa ada letih…tanpa ada kesulitan…dan tanpa ada susah payah…bahkan melalui jalan yang terdekat dan yang termudah…’&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;’Sesungguhnya, engkau saat ini sedang berada pada satu masa di antara dua masa…dan pada hakikatnya masa itu adalah umurmu…yaitu dimana saat ini engkau ada…di antara masa yang telah lalu dan masa yang akan datang…’&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;’Adapun masa yang telah lalu…maka ia diperbaiki dengan taubat, penyesalan serta permohonan ampun…dan itu bukanlah sesuatu yang sulit bagimu…serta tidak memerlukan amal-amal yang berat…karena sesungguhnya ia hanyalah amalan hati…’&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;’Dan pada masa yang akan datang…berusahalah menjauhi dosa-dosa…&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;dan usahamu untuk menjauhi dosa itu adalah hanya berupa usaha untuk  meninggalkan dan bukanlah ia merupakan amalan anggota badan yang menyusahkanmu karena sesungguhnya ia hanyalah berupa kesungguhan serta niat yang kuat…yang akan menyenangkan jasadmu, hatimu serta rahasia-rahasiamu…’&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;“Apa yang terjadi pada masa lalu, diperbaiki dengan taubat…dan di masa mendatang diperbaiki dengan penghindaran (dari yang haram) dengan kesungguhan serta niat… dan tidak ada kesusahan bagi anggota tubuh atas dua usaha ini.”&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;“Akan tetapi, yang terpenting dalam masa kehidupanmu adalah masa di antara dua masa (yaitu dimana saat ini engkau berada). Jika engkau menyia-nyiakannya maka engkau telah menyia-nyiakan kebahagiaan dan kesuksesanmu. Namun, jika engkau menjaganya dengan perbaikan dua masa, yaitu masa sebelum dan sesudahnya, dengan cara yang telah disebutkan…maka engkau akan selamat dan menang dengan mendapatkan kelapangan, kelezatan serta kenikmatan…”&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Maka, inilah jalan ke surga yang mudah itu….&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Bertaubat atas apa yang telah lalu kemudian beramal sholeh serta meninggalkan maksiat pada masa yang akan datang.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Si Fulan menambahkan,&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Dan kusampaikan pula padamu sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam,&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;“Setiap ummatku akan masuk surga, kecuali yang enggan!” maka shahabat bertanya, siapakah yang enggan itu wahai Rasulullah? Nabi menjawab, “Siapa yang mentaatiku maka ia masuk surga dan siapa yang tidak taat padaku maka ialah yang enggan” (HR Al-Bukhari)&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Dan juga sabda Nabi shallallahu’alaihi wasallam,&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;“Surga itu lebih dekat kepada salah seorang dari kalian dibandingkan dekatnya tali sendalnya terhadapnya, demikian pula dengan neraka.” (Muttafaqun ‘alaih).&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;salam_sitijamilahamdi&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;***&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Diterjemahkan dari Buletin Aqrabuthariq Ilal Jannah, Edisi 131, Madarul Wathan, Riyadh, KSA oleh Tim Penerjemah Muslimah.or.id&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Murojaah: Abu Mushlih Ari Wahyudi&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7068770672821932216-6623156136325120975?l=sitijamilahamdi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/feeds/6623156136325120975/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/2010/09/jalan-terdekat-menuju-surga.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7068770672821932216/posts/default/6623156136325120975'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7068770672821932216/posts/default/6623156136325120975'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/2010/09/jalan-terdekat-menuju-surga.html' title='JALAN TERDEKAT MENUJU SURGA.........'/><author><name>butir-butir keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10435171938230941573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/S9hVmqZoeVI/AAAAAAAAAAM/g-xfr3DsmBA/S220/sibungacantikummufirdaus.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/TKCdpTDSygI/AAAAAAAAALo/ekK9jAslzo8/s72-c/bungasterkuning.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7068770672821932216.post-5085509935558116270</id><published>2010-09-26T10:59:00.002+07:00</published><updated>2011-06-08T20:49:55.772+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ramadhan'/><title type='text'>Sepuluh Tanda Bila Ibadah Bulan Ramadhan Diterima Allah SWT</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/TJ7EkVWtqtI/AAAAAAAAALk/GWYtmCRtjYU/s1600/doaislam.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://3.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/TJ7EkVWtqtI/AAAAAAAAALk/GWYtmCRtjYU/s320/doaislam.jpg" width="251" /&gt;&lt;/a&gt;Segala puji bagi Allah, shalawat serta salam semoga tercurah bagi junjungan kita Nabi Muhammad, kepada keluarganya, para sahabatnya dan yang mengikuti mereka dengan baik hingga hari kiamat. Amma ba’du:&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Para pembaca yang dirahmati Allah Ta’alaa:&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Setelah mengerjakan setiap ketaatan dan ibadah baik itu umrah, haji, puasa, sholat, sedekah, atau amal shalih apapun kita mengulang-ulang bisikan Ali radhiallahu anhu saat berkata: (seandainya aku tahu, apakah amalanku termasuk yang diterima maka  aku mengucapkan selamat untuknya, atau yang ditolak maka aku mengucapkan belasungkawa untuknya).&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Setelah mengerjakan setiap ketaatan kita juga mengulang perkataan Ibnu Mas’ud radhiallahu anhu: (wahai yang diterima, selamat untukmu, wahai yang ditolak semoga Allah mengganti musibahmu).&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Sungguh Ali radhiallahu anhu telah berkata: (jangan kalian pedulikan amal yang sedikit, tapi pedulikan diterimanya amal tersebut), tidakkah kalian mendengar firman Allah Azza wa Jalla ketika berfirman: (Sesungguhnya Allah mengkabulkannya dari orang-orang yang bertakwa) [QS Al-Maidah:27].&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Janganlah seperti sebagian kaum muslimin yang tidak peduli diterimanya ketaatan mereka, karena sesungguhnya diberikan taufik dan kemudahan untuk beramal shalih merupakan karunia besar, akan tetapi itu tidak akan terwujud kecuali dengan karunia lain yang lebih besar, yaitu nikmat diterimanya amalan.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Jika seorang hamba mengetahui bahwa kebanyakan dari amalan bisa ditolak dari pelakunya karena banyak sebab, maka yang terpenting adalah mengetahui sebab-sebab diterimanya amalan, jika dia menemukannya dalam dirinya maka hendaklah dia memuji Allah Ta’alaa, dan beramal dengan teguh dan konsisten diatasnya, namun jika tidak menemukannya maka hendaklah hal pertama yang diperhatikannya dari sekarang adalah: mengamalkannya dengan sungguh-sungguh serta ikhlas karena Allah Ta’ala semata.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Maka apakah sebab-sebab dan tanda-tanda diterimanya amalan?&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;1- Tidak kembali berbuat dosa setelah melakukan ketaatan:&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Karena kembali kepada dosa merupakan tanda kebinasaan dan kerugian,&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Yahya bin Muadz berkata: ”barangsiapa yang beristighfar dengan lisannya sedangkan hatinya bertekad untuk bermaksiat, dan azamnya kembali kepada maksiat setelah sebulan dan kembali, maka puasanya tertolak darinya, dan pintu diterimanya amalan tertutup didepannya”.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Kebanyakan manusia bertaubat sedangkan dia selalu mengatakan: sesungguhnya aku tahu bahwa aku akan kembali...jangan katakan seperti itu...tetapi katakan: Insya Allah saya tidak akan kembali. Dan memohon pertolongan kepada Allah dan berazam untuk tidak kembali lagi.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;2-Takut jika amalannya tidak diterima:&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Allah Subhanahu wa Ta’alaa Maha Kaya dari ketaatan dan ibadah kita, Allah Azza wa Jalla berfirman: (Barangsiapa yang bersyukur maka sesungguhnya dia bersyukur untuk dirinya sendiri, dan siapa yang kufur maka sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Mulia) [QS Luqman:12].&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Dan Allah Ta’alaa berfirman: &lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;إن تَكْفُرُوا فَإنَّ اللَّهَ غَنِيٌّ عَنكُمْ وَلا يَرْضَى لِعِبَادِهِ الْكُفْرَ وَإن تَشْكُرُوا يَرْضَهُ لَكُمْ)[الزمر:7)&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Artinya: (Jika kamu kafir maka sesungguhnya Allah tidak memerlukanmu, dan Dia tidak meridloi kekafiran hamba-hamba-Nya. Jika kamu bersyukur, Dia meridloi kesyukuranmu itu) [QS Az-Zumar:7].&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Dan seorang mukmin walaupun bersungguh-sungguh melakukan ketaatan, dan mendekatkan diri kepada Allah dengan bermacam taqarrub, namun dia merasa sangat kasihan terhadap dirinya, dia takut amalannya tidak diterima, dari Aisyah radhiallahu anha berkata: (Aku bertanya kepada Rasulullah shallallahu alaihi wasallam tentang ayat ini:&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;(وَالَّذِينَ يُؤْتُونَ مَا آتَوْا وَّقُلُوبُهُمْ وَجِلَةٌ) [المؤمنون:  [ 60&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Artinya: (Dan mereka yang memberikan apa yang mereka berikan dari sedekah dengan hati penuh rasa takut) [QS Al-Mukminun: 60].&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;"Apakah mereka yang minum khamr atau mencuri?" Beliau berkata: (Bukan yang binti As-Shidiq ! akan tetapi mereka yang berpuasa, sholat, dan bersedekah, sedangkan mereka takut tidak diterima dari mereka, merekalah orang yang bersegera dalam kebaikan).&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Meskipun dia bersungguh-sungguh dalam melaksanakan ibadah-ibadah mulia ini namun dia tidak mengandalkan usahanya maupun menunjukkannya kepada Rabbnya, tapi dia meremehkan amalannya, dan menampakkan kefakirannya yang sempurna kepada ampunan Allah dan rahmat-Nya, dan hatinya penuh dengan rasa takut jika amalannya ditolak, Waliyadhu billah, dia memohon kepada-Nya supaya amalannya diterima.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;3- Diberikan taufik melaksanakan amal shalih sesudahnya:&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Sesungguhnya tanda diterimanya ketaatan seorang hamba bahwa dia diberikan taufik untuk ketaatan sesudahnya, dan diantara tanda diterimanya kebaikan: mengerjakan kebaikan sesudahnya, karena kebaikan tersebut berkata: kebaikan lagi...kebaikan lagi. Dan ini termasuk rahmat Allah Ta’alaa dan karunia-Nya, bahwa Dia memuliakan hamba-Nya jika telah berbuat kebaikan, dan mengikhlaskannya kepada Allah maka Allah membukakan untuknya pintu kebaikan lain, supaya lebih dekat kepada-Nya.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Maka amal shalih ibarat pohon yang baik, perlu disiram dan dipelihara, supaya tumbuh dan kuat, dan memberikan buahnya, dan hal terpenting yang kita perlukan adalah selalu menjaga amalan-amalan baik yang telah kita kerjakan, dan memeliharanya, dan menambahnya sedikit demi sedikit, inilah makna istiqamah yang sebenarnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;4- Menganggap remeh amalannya serta tidak ujub dan tertipu dengannya:&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Sesungguhnya hamba yang beriman berapa banyakpun dia beramal shalih, namun seluruh amalnya tidak menjadikannya bersyukur atas kenikmatan itu seperti kenikmatan pada jasadnya pendengaran, penglihatan, atau lisan dan lainnya, dan tidak merasa telah menunaikan hak Allah Ta’alaa, karena hak Allah diluar gambaran kita, oleh karena itu termasuk sifat orang-orang yang ikhlas mereka menganggap kecil amalan mereka, sehingga mereka tidak takjub dengannya, dan tidak terkena penyakit ghurur yang akan menghapus pahalanya dan membuatnya merasa cukup dan malas untuk beramal shalih lagi.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Diantara hal yang dapat membantu kita menganggap kecil amalan kita adalah: mengenal Allah Ta’alaa, melihat nikmat-nikmat-Nya, dan mengingat dosa-dosa dan kelalaiannya.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Marilah kita merenungkan bagaimana Allah Ta’alaa berwasiat kepada Nabi-Nya dengan hal itu setelah memerintahkan kepadanya dengan perkara-perkara besar: &lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;يا أيها المدثر. قم فأنذر. وربك فكبر. وثيابك فطهر. والرجز فاهجر. ولاتمنن تستكثر).]المدثر: 1-6&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Artinya: (Wahai orang yang berselimut. Bangunlah lalu berilah peringatan ! dan agungkanlah Tuhanmu. Dan bersihkanlah pakaianmu. Dan tinggalkan segala perbuatan yang keji. Dan janganlah engkau memberi dengan maksud memperoleh balasan yang lebih banyak) [QS Al-Mudatsir: 1-6].&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Diantara makna ayat ini adalah seperti yang dikatakan oleh Hasan Al-Basri rahimahullah: jangan engkau ungkit amalanmu didepan Rabbmu untuk memperoleh pahala yang lebih banyak.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Imam Ibnu Qayyim: (Setiap engkau menyaksikan hakikat Rububiyah dan hakikat Ubudiyah, dan mengenal Allah, dan mengenal dirimu sendiri, dan menjadi jelas bagimu bahwa barang dagangan yang engkau bawa tidak layak bagi Raja yang Haq, meskipun engkau datang dengan amalan seluruh jin dan manusia, engkau takut akibatnya, dan Dia hanya menerimanya karena kemuliaan, kedermawaan, dan karunia-Nya, serta memberikan ganjaran atasnya juga karena kemuliaan, kedermawaan, dan karunia-Nya) Madarijul Salikin (2/439).&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;5- Mencintai ketaatan dan membenci kemaksiatan:&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Termasuk tanda diterimanya amalan, Allah memberikan kecintaan dalam hatimu terhadap ketaatan, sehingga engkau mencintainya, tenang dan tenteram kepadanya. Allah Ta’alaa berfirman: &lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;(الَّذِينَ آمَنُواْ وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُم بِذِكْرِ اللّهِ أَلاَ بِذِكْرِ اللّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ)(الرعد28 )&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Artinya: (orang-orang yang beriman hati mereka tentram dengan mengingat Allah. Ketahuilah, bahwa dengan mengingat Allah hati menjadi tentram) [QS Ar-Ra’d: 28].&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Dan termsuk tanda diterimanya amalan adalah engkau membenci maksiat dan mendekatinya dan berdoa kepada Allah supaya menjauhkanmu darinya.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;6- Berharap dan banyak berdoa:&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Sesungguhnya takut kepada Allah saja tidak cukup, karena harus dengan pasangannya yaitu berharap, karena takut tanpa berharap menyebabkan putus asa dari rahmat Allah, sedangkan berharap saja tanpa takut menyebabkan rasa aman dari siksa Allah dan semuanya perkara yang tercela yang merusak akidah seseorang dan ibadahnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Dan berharap diterimanya amalan disertai rasa takut jika amalannya ditolak menjadikan manusia tawadhu dan khusyu kepada Allah Ta’alaa, sehingga bertambah imannya.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Dan apabila rasa berharap telah terwujud maka manusia mengangkat kedua tangannya ke langit memohon kepada Allah supaya amalannya diterima, karena hanya Dia saja yang Kuasa melakukannya, dan inilah yang dilakukan oleh bapak kita Ibrahim kekasih Allah dan putranya Ismail alaihima salam sebagaimana diceritakan oleh Allah Ta’alaa ketika keduanya membangun Kabah seraya berfirman: &lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;( وإذ يرفع إبراهيم القواعد من البيت وإسماعيل ربنا تقبل منا إنك أنت السميع العليم)( البقرة:127)&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Artinya: (Dan ingatlah ketika Ibrahim meninggikan pondasi Baitullah bersama Ismail seraya berkata: Ya Rabb kami terimalah amalan kami. Sungguh Engkaulah Maha Mendengar, Maha Mengetahui)[QS Al-Baqarah: 127].&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;7- Diberi kemudahan melakukan ketaatan dan menjauhi maksiat:&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Subhanallah, jika Allah menerima ketaatanmu Dia memudahkanmu untuk melakukan amalan lain yang sebelumnya tidak dalam persangkaanmu, bahkan Dia menjauhkanmu dari maksiat meskipun engkau dekat dengannya. Allah Ta’alaa berfirman: &lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;(فَأَمَّا مَن أَعْطَى وَاتَّقَى{5} وَصَدَّقَ بِالْحُسْنَى{6} فَسَنُيَسِّرُهُ لِلْيُسْرَى{7} وَأَمَّا مَن بَخِلَ وَاسْتَغْنَى{8} وَكَذَّبَ بِالْحُسْنَى{9} فَسَنُيَسِّرُهُ لِلْعُسْرَى{10}) الليل:5-10).&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Artinya: (Maka barangsiapa memberikan hartanya dan bertakwa, dan membenarkan pahala yang terbaik, maka kami mudahkan dia kepada jalan menuju kemudahan. Dan adapun orang yang kikir dan merasa dirinya cukup, dan mendustakan pahala yang terbaik, maka Kami akan memudahkannya jalan menuju kesukaran)[QS Al-Lail: 5-10].&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;8- Mencintai orang-orang shalih dan membenci pelaku maksiat:&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Termasuk tanda diterimanya ketaatan, Allah memberikan hatimu rasa cinta kepada orang-orang shalih para pelaku ketaatan dan memberikan hatimu kebencian kepada para pelaku kerusakan dan kemasiatan.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;روى الإمام أحمد عن البراء بن عازب رضي الله عنه أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال: ((إن أوثق عرى الإيمان أن تحب في الله وتبغض في الله)).&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Imam Ahmad rahimahullah telah meriwayatkan dari Barra bin ‘Azib radhiallhu anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: (sesungguhnya ikatan buhul keimanan yang paling kuat adalah engkau mencintai karena Allah dan membenci karena Allah).&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;9- Banyak beristighfar:&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Kalau kita merenungkan kebanyakan ibadah dan ketaatan maka hendaklah menutupnya dengan istighfar karena sejauh manapun manusia bersungguh-sungguh menyempurnakan amalannya pasti ada kekurangan dan kelalaian, sebagaimana setelah kita melakukan manasik haji Allah berfirman:&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;(ثُمَّ أَفِيضُواْ مِنْ حَيْثُ أَفَاضَ النَّاسُ وَاسْتَغْفِرُواْ اللّهَ إِنَّ اللّهَ غَفُورٌ رَّحِيمٌ) (البقرة:199).&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Artinya: (Kemudian bertolaklah kamu dari tempat orang banyak bertolak (Arafah) dan beristighfarlah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang)[QS Al-Baqarah: 199].&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Dan sesudah sholat Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mengajarkan kita untuk beristighfar sebanyak tiga kali. Dan orang yang melakukan qiyamulail mengakhirinya dengan istighfar di waktu sahur.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;قال تعالى : (وَبِالْأَسْحَارِ هُمْ يَسْتَغْفِرُونَ )(الذاريات18)&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Firman Allah Ta’alaa: (dan pada akhir malam mereka memohon ampunan kepada Allah)[QS Adz-Dzariyat: 18].&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Dan Allah Ta’alaa mewasiatkan kepada Nabi-Nya shallallahu ‘alaihi wasallam dalam firman-Nya:&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;(فَاعْلَمْ أَنَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَاسْتَغْفِرْ لِذَنبِكَ وَلِلْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ) (محمد:19)&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Artinya: (Ketahuilah, bahwasanya Tidak ada Ilah yang berhak diibadahi kecuali Allah dan mohon ampunlah atas dosamu dan kaum mukminin dan mukminat)[QS Muhammad: 19].&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Dan Allah memerintahkan juga kepada Nabi-Nya untuk mengakhiri hidupnya dengan ibadah kepada Allah, jihad dijalan-Nya dengan istighfar seraya berfirman:&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;(إِذَا جَاء نَصْرُ اللَّهِ وَالْفَتْحُ{1} وَرَأَيْتَ النَّاسَ يَدْخُلُونَ فِي دِينِ اللَّهِ أَفْوَاجاً{2} فَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ وَاسْتَغْفِرْهُ إِنَّهُ كَانَ تَوَّاباً{3})النصر&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Artinya: (apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan. Dan kamu melihat manusia berbondong-bondong masuk kedalam agama Allah. Maka bertasbihlah dengan memuji Rabbmu dan beristighfarlah, sesungguhnya Dia Maha Pengampun)[QS An-Nashr].&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Dan beliau biasa mengucapkan dalam ruku dan sujudnya&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;( سبحانك اللهم ربنا وبحمدك، اللهم اغفر لي) رواه البخاري.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Artinya: (Maha Suci Engkau Ya Allah Rabb kami dan dengan memujimu, Ya Allah ampunilah aku) HR Imam Bukhari.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;10- Konsisten dalam mengerjakan amal shalih:&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Diantara petunjuk Rasulullah shallallahu ’alaihi wasallam adalah konsisten dalam amal shalih sebagaimana dalam hadits:&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;فعن عائشة- رضي الله عنها - قالت: (كان رسول الله صلى الله عليه وسلم إذا عمل عملاً أثبته) رواه مسلم.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Dari Aisyah radhiallahu anha berkata: (Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam apabila mengerjakan suatu amalan beliau menetapkannya) HR Imam Muslim.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Dan amalan yang paling dicintai oleh Allah dan Rasul-Nya adalah yang paling konsisten meskipun sedikit.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : ( أحب الأعمال إلى الله أدومها وإن قل). متفق عليه.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: (amal yang paling dicintai Allah adalah yang paling konsisten meskipun sedikit).Muttafaqun ‘alaihi.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Mudah-mudahan Allah Ta’alaa menerima semua amalan kita terutama puasa, qiyamul lail, tilawah, sadaqah kita di bulan Ramadhan.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;(Disarikan dari makalah Sheikh Amir bin Muhammad Al-Mudri imam dan khatib masjid Al-Iman di Yaman)&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;salam_sitijamilahamdi&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7068770672821932216-5085509935558116270?l=sitijamilahamdi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/feeds/5085509935558116270/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/2010/09/sepuluh-tanda-bila-ibadah-bulan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7068770672821932216/posts/default/5085509935558116270'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7068770672821932216/posts/default/5085509935558116270'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/2010/09/sepuluh-tanda-bila-ibadah-bulan.html' title='Sepuluh Tanda Bila Ibadah Bulan Ramadhan Diterima Allah SWT'/><author><name>butir-butir keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10435171938230941573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/S9hVmqZoeVI/AAAAAAAAAAM/g-xfr3DsmBA/S220/sibungacantikummufirdaus.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/TJ7EkVWtqtI/AAAAAAAAALk/GWYtmCRtjYU/s72-c/doaislam.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7068770672821932216.post-3663399426522395632</id><published>2010-09-18T21:25:00.004+07:00</published><updated>2011-06-08T21:00:11.714+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ananda'/><title type='text'>GEMILANG DI USIA MUDA...</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/TJgmQtbdhzI/AAAAAAAAALc/IBUuQzyUERg/s1600/mujahiddesert2ux0muda.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="318" src="http://2.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/TJgmQtbdhzI/AAAAAAAAALc/IBUuQzyUERg/s320/mujahiddesert2ux0muda.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;h3 class="post-title entry-title" style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; font-weight: normal; line-height: 1.4em; margin: 0.25em 0px 0px; padding: 0px 0px 4px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small; line-height: 20px;"&gt;Nabi pernah mengingatkan kita tentang usia. “Umur umatku antara 60-70 tahun,” (HR. Tirmidzi dari Abu Hurairah, Tirmidzi berkata: Hasan Gharib). Rata-rata usia umat Nabi ini jika diukur dengan usia umat terdahulu pasti sangatlah jauh. Bukankah dakwahnya Nabi Nuh saja 950 tahun? Dengan sangat pendeknya usia kita, maka pendek pula waktu yang kita punyai untuk berbuat dan mengukir prestasi di dunia ini. Peringatan ini disampaikan, agar kita sangat berhati hati dengan waktu yang berlalu tanpa karya . Mengingat tugas kita sebagai muslim sangat besar yaitu mengurusi bumi ini.&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div class="post-body entry-content" style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: 1.6em; margin: 0px 0px 0.75em;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Itu artinya, kita dituntut untuk menjadi gemilang dalam usia belia. Tidak membuang waktu percuma. Dari sini kita semakin memahami hikmah besar dari ayat-ayat yang memerintahkan kita untuk memperhatikan waktu dengan sumpah-sumpah Allah. Demi masa, Demi waktu dhuha, Demi malam jika menyelimuti, Demi siang yang menampakkan dan sebagainya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kita pun semakin mengerti mengapa orang beriman sejati ditandai dengan hilangnya kesia-siaan dalam hidupnya. Mari kita perhatikan ayat berikut,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;“Dan orang-orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tiada berguna.” (Qs. Al-Mukminun: 3)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Ayat ini langsung disampaikan setelah ciri pertama orang beriman adalah mereka yang khusyu’ dalam shalatnya. Bahkan kesadaran dan kemampuan membayar zakat baru disampaikan setelah ayat ini. Begitu pentingnya, tema menjauhi hal yang tiada berguna dengan dikedepankan langsung setelah shalat dan sebelum zakat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Hal serupa diulang dalam ayat yang mengungkap ciri ‘ibadurrahman (hamba-hamba Allah Yang Rahman),&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;“Dan hamba-hamba Tuhan yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata (yang mengandung) keselamatan.” (Qs. Al-Furqan: 63)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Orang-orang jahil yang banyak hidup dalam kesia-siaan, tidak ditanggapinya. Tidak mungkin ‘ibadurrahman berkumpul dengan orang-orang yang hanya membuang percuma hidupnya. Ayat ini bahkan menjadi ayat pertama yang menyampaikan tentang tanda-tanda hamba Allah yang Maha Pengasih.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Dalam hadits-hadits Nabi juga demikian. Tidak sedikit hadits yang mengingatkan agar kita tidak terjebak pada menghamburkan usia. Di antara sabda beliau yang singkat tetapi dahsyat adalah,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;“Sebaik-baik keislaman seseorang adalah yang meninggalkan hal yang tidak bermanfaat baginya.” (HR. Ahmad, Tirmidzi, Ibnu Majah)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Di zaman penuh dengan perhitungan materi ini, dikenal sebuah ungkapan nilai mahal sebuah waktu. Time is money, begitu kata mereka. Membuang waktu hidup sia-sia artinya membuang uang. Zaman akhirnya mencoba berbagai upaya melakukan lompatan potensi dan efektifitas segala hal. Agar hasil gemilang diraih dalam waktu tercepat dengan tenaga efektif.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Sistim pendidikan formal hari terus mencoba melakukan efektifitas itu. Tetapi sampai hari ini, kita yang mengikuti alur pendidikan formal dari awal hingga akhir, perlu waktu 16 tahun (SD 6 tahun, SMP 3 tahun, SMA 3 tahun, Universitas 4 tahun). Jika mulai masuk SD dalam usia 7 tahun, artinya kita baru keluar dari ruangan kelas dalam umur 23 tahun. Biasanya, setelah itu baru berpikir untuk berkarya dalam dunia nyata, ada yang berhasil tetapi tidak sedikit pula yang tidak tahu apa yang harus dilakukan. Ini belum dihitung jika dia mulai sekolah sejak usia balita dan selanjutnya TK, atau masih ditambah dengan pendidikan S2 dan S3. Panjang dan sangat panjang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Menatap Dalam-Dalam Cermin Generasi Awal&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Jika itu keadaan kita hari ini. Dan kita ada di dalamnya mengikuti arus dan alur tanpa ‘protes’ sedikit pun. Tanpa ada langkah nyata yang kita lakukan untuk menggeliat. Jangankan menggeliat, terpikir bahwa yang telah mengalir hari ini tidak maksimal pun, jangan-jangan tidak.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Agar kita terbangun. Terbangun untuk memperbaiki zaman ini. Terbangun bahwa ternyata sistim Islam benar-benar harus kembali hari ini. Terbangun bahwa memang tidak ada pendidik sejati seperti Rasulullah yang menjadi tonggal awal semua keberhasilan sistim produktif.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Sejarah Islam akhir zaman yang di mulai dari generasi Nabi Muhammad, telah membuktikan itu. Irit usia dengan segudang prestasi. Jika dirata-rata, beginilah urutan perjalanan usia di masa itu:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;• 8 – 10 tahun : Hapal al-Qur’an 30 juz&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;• Belasan tahun : Hapal kitab hadits, belajar fikih, bahasa dan ilmu-ilmu lainnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;• 20 an tahun : Menjadi orang besar di masyarakatnya dengan prestasi gemilang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Inilah sistim yang pernah dibuat oleh umat Islam selama memakmurkan bumi dengan prestasi-prestasi yang sesungguhnya karya mereka lebih hebat dari karya para ilmuwan barat hari ini. Sungguh, begitulah bahkan ungkapan para ilmuwan barat sendiri, hari ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Dan inilah sebagian data para penghapal al-Qur’an di usia dini:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;• Imam Syafi’i (150 H-204H) . Hafal Al-Quran ketika usia 7 tahun.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;• Imam Ath-Thabari ( 224 H – 310 H), ahli tafsir . Hafal Al-Quran usia 7 tahun . Usia 8 tahun menjadi imam shalat. Menulis hadits usia 9 tahun.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;• Ibnu Qudamah ( 541 H – 620 H). Hafal Al-Quran usia 10 tahun.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;• Ibnu Sina ( 370 H- 428 H), Hafal Al-Quran umur 5 tahun.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;• Imam Nawawi. Hafal Al-Quran sebelum baligh.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;• Imam Ahmad bin Hambal . Hafal Al-Quran sejak kecil.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;• Ibnu Khaldun ( 732 H- 808 H). Hafal Al-Quran usia 7 tahun.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;• As-Suyuthi (w: 911 H), hapal al-Qur’an sebelum umur 8 tahun, umur 15 tahun hapal kitab al-Umdah, Minhaj al-Fiqh wa al-Ushul, Alfiyah Ibn Malik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;• Umar bin Abdul Aziz hapal al-Qur’an saat masih kecil&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;• Ibnu Hajar al-Atsqalani (w: 852 H) hapal al-Qur’an usia 9 tahun&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;• Jamaluddin al-Mizzi (w: 742 H), hapal al-Qur’an saat kecil&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Amatilah nama per nama, maka akan kita menjumpai sebuah fakta istimewa. Bahwa ternyata menghapal al-Qur’an 30 juz di usia dini itu sudah merupakan sistim. Bahwa ternyata para penghapal al-Qur’an itu bukan untuk menjadi ahli agama. Lihatlah Ibnu Sina seorang dokter hebat yang bukunya masih menjadi rujukan di Eropa hingga abad 18 M dan diterjemahkan ke beberapa bahasa dunia. Lihatlah seorang Ibnu Khaldun sosiolog dan ekonom muslim yang teori-teorinya masih hidup hingga hari ini. Lihatlah Umar bin Abdul Aziz seorang pemimpin tertinggi yang fantastik, hanya dalam 29 bulan mampu menghadirkan masyarakat yang adil dan sejahtera.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Ini bagian dari sistim yang harus dihadirkan kembali hari ini. Menghapal al-Qur’an adalah tangga standar yang harus dilalui oleh setiap generasi muslim, apapun keahlian mereka nantinya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Dan inilah sebagian bukti kehebatan sistim Islam menghadirkan generasi hebat di usia belia:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;• 11 tahun: Zaid bin Tsabit berhasil menguasai bahasa asing (Bahasa Yahudi) hanya dalam 17 hari&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;• 15 tahun:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;- Abdullah bin Umar ikut dalam jihad pertamanya di Perang Uhud setelah sebelumnya di Perang Badar ditolak karena masih berusia 14 tahun&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;- Imam Syafi’i menjadi mufti&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;• 16 tahun: Zaid bin Tsabit ikut jihad pertama kali di Perang Khandak setelah ditolak pada Perang Badar karena usianya baru 12 tahun&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;• 17 tahun:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;- Bukhari mendalami hadits dari para gurunya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;- Abu Hamid al-Isfirayini menjadi mufti&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;• 18 Tahun:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;- Usamah bin Zaid menjadi panglima perang melawan salah satu pasukan Romawi dan menang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;- Aisyah menjadi guru besar bagi masyarakat sepeninggal Rasulullah yang berlangsung selama 47 tahun, setelah membuktikan diri menjadi pembelajar yang hebat pada usia 9-18 tahun&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;- Bukhari mulai menulis&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;• 22 tahun:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;- Zaid bint Tsabit memimpin tim pengumpulan mushaf al-Qur’an di masa kekhilafahan Abu Bakar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;- Sultan Muhammad al-Fatih menjadi sultan Turki Utsmani&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;• 23 tahun: Umar bin Abdul Aziz menjadi gubernur Madinah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;• 24 tahun:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;- Fathimah meninggal dan telah melahirkan dan mendidik dua orang hebat dalam sejarah Islam Hasan dan Husain&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;- Sultan Muhammad al-Fatih menaklukkan benteng legendaris konstantinopel&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Inilah produk sistim Islam. Yang muaranya adalah sistim yang digagas di Madinah langsung oleh pendidik terbaik sepanjang sejarah, Rasulullah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Di awal semoga hadir pertanyaan: Kemanakah kita dan generasi kita pada usia-usia tersebut?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Selanjutnya semoga hadir pertanyaan: Mengapa kita tidak belajar langsung dari Madinah Rasulullah?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;salam_sitijamilahamdi&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7068770672821932216-3663399426522395632?l=sitijamilahamdi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/feeds/3663399426522395632/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/2010/09/gemilang-di-usia-muda.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7068770672821932216/posts/default/3663399426522395632'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7068770672821932216/posts/default/3663399426522395632'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/2010/09/gemilang-di-usia-muda.html' title='GEMILANG DI USIA MUDA...'/><author><name>butir-butir keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10435171938230941573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/S9hVmqZoeVI/AAAAAAAAAAM/g-xfr3DsmBA/S220/sibungacantikummufirdaus.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/TJgmQtbdhzI/AAAAAAAAALc/IBUuQzyUERg/s72-c/mujahiddesert2ux0muda.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7068770672821932216.post-5588459819157575663</id><published>2010-09-10T16:12:00.001+07:00</published><updated>2011-06-08T21:02:23.352+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cinta'/><title type='text'>DIANTARA PERSAHABATAN DAN CINTA.........</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/TIn16F7bwHI/AAAAAAAAALU/5Zj_7xAprHE/s1600/peresahabatanrose.gif" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/TIn16F7bwHI/AAAAAAAAALU/5Zj_7xAprHE/s320/peresahabatanrose.gif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Dua sisi yang saling berkaitan satu dengan lainnya.Ya, antara Cinta dengan Persahabatan.Mampukah anda membayangkan Persahabatan tanpa Cinta?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Persahabatan dan Cinta adalah teman terbaik kerana dimana ada Cinta, Persahabatan selalu berada disampingnya. Dan dimana Persahabatan berada, Cinta selalu tersenyum ceria dan tidak pernah meninggalkan Persahabatan.Pada suatu hari, Persahabatan mula berpikir bahwa Cinta telah membuat dirinya tidak mendapat perhatian lagi karena Persahabatan menganggap Cinta lebih menarik daripada dirinya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Seandainya tidak ada Cinta, mungkin aku akan menjadi lebih terkenal, dan lebih banyak orang memberi perhatian kepadaku.? pikir si Persahabatan. Sejak hari itu, Persahabatan memusuhi Cinta. Ketika Cinta bermain bersama Persahabatan seperti selalu, Persahabatan akan menjauhi Cinta. Apabila Cinta bertanya kenapa Persahabatan menjauhi dirinya, Persahabatan hanya memalingkan wajahnya dan beredar pergi meninggalkan Cinta.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Kesedihan pun menghampiri Cinta dan Cinta tidak sanggup menahan air matanya dan menangis. Kesedihan hanya dapat termangu memandang Cinta yang kehilangan teman baiknya. Beberapa hari tanpa Cinta, Persahabatan mulai bergaul rapat dengan Kecewa, Putus asa, Kemarahan dan Kebencian.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Persahabatan mulai kehilangan sifat manisnya dan orang-orang mulai tidak menyukai Persahabatan. Persahabatan mulai dijauhi dan tidak lagi disukai.Walaupun Persahabatan cantik, tetapi sifatnya mulai memuakkan.Persahabatan menyadari bahwa dirinya tidak lagi disukai lantaran banyak orang yang menjauhinya. Persahabatan mulai menyesali keadaannya, dan saat itulah Kesedihan melihat Persahabatan, dan menyampaikan kepada Cinta bahwa Persahabatan sedang dalam kedukaan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Dengan segera Cinta berlari dan menghampiri Persahabatan. Saat Persahabatan melihat Cinta menghampiri dirinya, dengan air mata yang berlinang Persahabatan pun meluapkan seribu penyesalannya meninggalkan Cinta.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Dipendekkan cerita, Persahabatan dan Cinta kembali menjadi teman baik. Persahabatan kembali kepada pribadi yang menyenangkan dan Cinta pun kembali tersenyum ceria. Semua orang melihat kembali kedua teman baik itu sebagai berkat dan anugerah dalam kehidupan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Mampukah Persahabatan tanpa Cinta?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Mampukah Cinta tanpa Persahabatan?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Sering kali ditemui banyak orang yang coba memisahkan Persahabatan dan Cinta karena mereka berfikir, ?Kalau Persahabatan sudah disulami dengan Cinta, pasti akan jadi sulit!?. Terutama bagi mereka yang menjalin persahabatan antara seorang pria dan wanita.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Persahabatan merupakan bentuk hubungan yang indah antara manusia, di mana Cinta hadir untuk memberikan senyumnya dan mewarnai Persahabatan. Tanpa Cinta, Persahabatan mungkin akan diisi dengan Kecewa, Benci, Marah dan berbagai hal yang membuat Persahabatan tidak lagi indah. Berhentilah membuat batas antara Cinta dan Persahabatan, biarkan mereka tetap menjadi Teman baik. Yang harus diluruskan adalah Cinta bukanlah perusak Persahabatan, Cinta memperindah persahabatan anda.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Seringkali Cinta cuma dijadikan kambing hitam sebagai perusak sebuah persahabatan. SALAH BESAR !!! Seharusnya dengan adanya Cinta, persahabatan akan semakin menyenangkan. Buat teman-teman yang sedang menjalin Persahabatan. Penuhilah persahabatanmu dengan Cinta, berikanlah Cinta yang terbaik untuk sahabatmu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Buat teman-teman yang sedang mengalami guncangan dalam persahabatan, jangan salahkan Cinta! Tetapi cobalah perbaiki persahabatanmu dengan cinta karena cinta akan menutupi segala kesalahan, mengampuni dengan mudah dan membuat segala sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Buat teman-teman yang belum mengerti arti Persahabatan, cobalah memulai sebuah persahabatan. Dengan persahabatan kalian akan semakin dewasa, tidak egois dan belajar untuk mengerti bahwa segala sesuatu tidak selalu terjadi sesuai dengan keinginan kita.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Buat teman-teman yang sedang kecewa dengan Persahabatan. Renungkanlah;?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Apakah saya sudah menjalani Persahabatan dengan benar??&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Dan cobalah memahami arti persahabatan buat hidupmu. Keinginan, semangat, pengertian, kematangan, kelemahlembutan dan segala hal yang baik akan engkau temui dalam persahabatan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;salam_sitijamilahamdi&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;oleh: ibrahimukhtarahap&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7068770672821932216-5588459819157575663?l=sitijamilahamdi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/feeds/5588459819157575663/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/2010/09/diantara-persahabatan-dan-cinta.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7068770672821932216/posts/default/5588459819157575663'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7068770672821932216/posts/default/5588459819157575663'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/2010/09/diantara-persahabatan-dan-cinta.html' title='DIANTARA PERSAHABATAN DAN CINTA.........'/><author><name>butir-butir keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10435171938230941573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/S9hVmqZoeVI/AAAAAAAAAAM/g-xfr3DsmBA/S220/sibungacantikummufirdaus.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/TIn16F7bwHI/AAAAAAAAALU/5Zj_7xAprHE/s72-c/peresahabatanrose.gif' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7068770672821932216.post-8698056565239583754</id><published>2010-09-04T13:20:00.001+07:00</published><updated>2011-06-08T21:07:29.083+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='muslimah'/><title type='text'>KEMBALI KE DAPURR....... siapa takut??!</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/TIHk6EaXWvI/AAAAAAAAALM/B84U0S4XokM/s1600/dapur2.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/TIHk6EaXWvI/AAAAAAAAALM/B84U0S4XokM/s320/dapur2.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Suatu ketika, seorang isteri hendak merajuk pada suaminya..ada hal yang sudah cukup lama ingin ia diskusikan pada sang suami. Namun, sungkan slalu saja melanda dirinya. Baginya, untuk slalu menjaga ketentraman hati suami adalah terpenting , tapi soalan yang hendak disampaikan bukan pula hal yang sepele. Karena baginya, ini menyangkut soal pengertian, penghargaan, saling membantu..dan jika tidak diridhoi satu sama lain, tentu akan sangat mungkin membawa bencana dalam biduk rumah tangganya. Sebagai isteri, dia perlu menyampaikan kerisauan tersebut ke lelaki yang baru beberapa bulan dikenalnya itu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Akhirnya, di pagi hari, ketika dia melihat cuaca baik di wajah suami. Dengan hati2, ia berujar..&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“Suamiku, apakah kamu mengetahui bahwa mengenai urusan masak, mencuci, membersihkan rumah.. sebenarnya bukanlah tugas seorang isteri, apalagi menjadi kewajibannya?”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Masih dengan nada bak dayang raja..&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“Jadi sebenarnya bukan tanggung jawab isteri. Aku berkata seperti ini bukan karena ingin agar urusan itu menjadi tugasmu, lalu Aku hanya tinggal bersantai di rumah ketika menunggumu. Hanya ingin tahu, itu saja.. Apakah Engkau tahu dengan itu?”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Lalu ia menunduk, mematut-matutkan sorot matanya ke arah lantai. Serasa ngeri melihat pandangan suami. Bagaimana jika cuaca baik itu hanya lagak sejuk menjelang badai. Bagaimana jika, sebagai isteri dia harus men-cap status durhaka dari Imam yang dia hormati itu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“Lah?, jadi itu tugas suami toh.. nyari nafkah ampe urusan menyediakan makanan ke meja, itu menjadi tugas suami?”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“Kakunya seperti itu, hehehe.. ini bukan kata ku loh ya, tapi emang kata Ustadz. Nanti kubawain artikelnya “&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“Haduh..ada yang salah itu.. Bukannya urusan dapur dan seperti itu tugasnya isteri. Berat pisan klo juga tanggungjawab suami. Nanti kita bicarakan lagi itu. “&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Raut wajah suami kontan misah misuh. Berbagai argumen liar menggeliat di benak, apapula ini.. mencari nafkah siang malam susahnya minta ampun, ujug2 hari ini harus mengetahui, urusan masak, ke pasar, cuci menjadi tanggung-jawabnya pula.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Di sisi isteri, memilih diam menjadi putusan terbaik. Tak akan ada yang berubah dari pengabdiannya sebagai isteri, sekarang maupun kelak.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Di lain hari.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Sepasang insan yang baru saja membina rumah tangga itu, dengan tenang mendengar ceramah..&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka atas sebahagian yang lain, dan karena mereka telah memberi nafkah sebagian dari harta mereka. (QS. An-Nisa”: 34) .&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Nafkah adalah segala yang dibutuhkan oleh seorang manusia, baik bersifat materi maupun bersifat ruhani.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dari segi materi, umumnya nafkah itu terdiri dari makanan, pakaian dan tempat tinggal. Maka seorang isteri berhak untuk mendapatkan nafkah itu dengan tanpa harus ada kewajiban untuk mengolah, mengelola atau mengurusnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Jadi sederhananya, posisi isteri hanya tinggal buka mulut dan suami yang berkewajiban menyuapi makanan ke mulut isterinya. Tidak ada kewajiban isteri untuk belanja bahan mentah, memasak dan mengolah hingga menghidangkannya. Semua itu pada dasarnya kewajiban asasi seorang suami. Seperti itu..*”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Yup, inilah hal yang ingin dipaparkan kepada suami tercintanya. Sekitar sebulan yang lalu, seorang teman baru saja berbisik padanya, dari temannya itu, dia mendengar bahwa masih adanya suami yang menganggap urusan rumah tangga hanya adalah urusan isteri belaka. Suami dengan mutlak menyerahkan urusan itu, tanpa merasa peduli untuk membantu. Akhlak RasuluLlah menjadi tak teracuhkan, dengan alasan lelah mencari nafkah di luar, lalu menganggap rumah bagaikan tempat peristirahatan tanpa memahami ada kelelahan pula yang menanti di dalamnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Kontan saja, sang isteri kuatir jika dalam lelahnya seperti itu dianggap kemestian tanpa syarat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Ketika tutur Ustadz dari kotak bebunyian itu masih terdengar. Sang suami sibuk menggerutu. Merasa telak.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“Woalah. Urusan dapur saya toh, ke pasar, bersih2 rumah juga toh….$%^$&amp;amp;%&amp;amp;^&amp;amp;”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Tak lama, ceramah masih melanjutkan..&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“Namunpun demikian. Meski isteri memang tak berkewajiban memasak, mencuci, menghidangkan makanan.. tappiiii.. suami berhak untuk meminta isterinya menjalankan pekerjaan atau hal2 selain yang mendurhakai Tuhan-NYA.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Isteri memang tak berkewajiban untuk berniaga dengan seijin suaminya, tappii… untuk soal ijin perijinan isteri keluar dari rumah, tetep di tangan suami. “&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Seketika, riuhan gelak tawa jamaah bersorak mendengar kelakar si Ustadz. Sang suami tak kalah hebat ramai-nya. Lalu dengan segera mengamini. Merasa apa saja yang baru didengarnya itu sebagai penyelamatnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Sambil melirik, sang suami menghampiri isteri, lalu berbisik.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“Dek, memang bukan tanggung-jawabmu, bukan pula kewajibanmu, tapi Aku boleh minta tolong yah.. cuciin baju-ku, masakin buat-ku, bersihin rumah kita.. yah?.. setiap hari..inget loh ya..hehehe.”, godanya dengan nada jahil.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dengan sedikit menekuk bibir, sang isteri mengangguk.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“Dengan keridhoanmu, jelas akan memberi ladang amal yang baik untukmu. Hubungan suami isteri, bukanlah sekedar soal hak dan kewajiban belaka. Di dalamnya ada saling tolong, saling mengasihi, saling rela, saling mengikhlaskan. Jika ada lahan kosong, bukankah sebaiknya digarap dengan semangat dan ikhlas. Daripada berhitung mengenai apa2 yang mesti ‘Kamu’ kerjakan, bukankah lebih indah menghitung2 apa yang bisa ‘Aku’ kerjakan ? “&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Masih dalam tunduk, si isteri mengulum senyumnya. Tersadar sekaligus malu dengan prasangkanya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;salam_sitijamilahamdi &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;*quote dari ceramah Ustadz Ahmat Sarwat Lc.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7068770672821932216-8698056565239583754?l=sitijamilahamdi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/feeds/8698056565239583754/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/2010/09/kembali-ke-dapurr-siapa-takut.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7068770672821932216/posts/default/8698056565239583754'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7068770672821932216/posts/default/8698056565239583754'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/2010/09/kembali-ke-dapurr-siapa-takut.html' title='KEMBALI KE DAPURR....... siapa takut??!'/><author><name>butir-butir keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10435171938230941573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/S9hVmqZoeVI/AAAAAAAAAAM/g-xfr3DsmBA/S220/sibungacantikummufirdaus.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/TIHk6EaXWvI/AAAAAAAAALM/B84U0S4XokM/s72-c/dapur2.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7068770672821932216.post-8967886595106974213</id><published>2010-09-03T12:54:00.001+07:00</published><updated>2011-06-08T21:16:51.569+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tips-tips'/><title type='text'>TIPS SEHAT MUDIK......</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/TH-nWITXUKI/AAAAAAAAALE/qOusknuDc5g/s1600/mudikbunga.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/TH-nWITXUKI/AAAAAAAAALE/qOusknuDc5g/s320/mudikbunga.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Menjelang hari raya Idul Fitri, banyak orang sudah bersiap-siap untuk pulang ke kampung halaman atau sering diistilahkan dengan “mudik”. Tentunya perlu persiapan yang matang supaya mudik berjalan lancar. Persiapan fisik merupakan salah satu faktor yang mendukung kelancaran dalam melakukan perjalanan, apalagi jika perjalanan yang ditempuh cukup jauh sehingga menguras tenaga. Pada kesempatan kali ini, akan dibahas mengenai kiat-kiat yang bisa dilakukan sebagai ikhtiar supaya mudik berjalan lancar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Persiapan Fisik Menjelang Mudik&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Berikut ini adalah beberapa persiapan fisik yang bisa dilakukan supaya badan sehat dan fit ketika mudik:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Tidur cukup&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Sebelum melakukan perjalanan jauh, sebaiknya tidur dulu selama 6-8 jam. Tidur cukup sangat diperlukan untuk menghimpun tenaga supaya tidak lemas selama dalam perjalanan. Terlebih lagi jika kita berperan sebagai orang yang mengemudikan kendaraan, maka tidur cukup sebelum mengemudi merupakan hal yang sangat penting.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Jika kita tidak berperan sebagai pengemudi, kita bisa memanfaatkan waktu dengan tidur selama dalam perjalanan. Perhatikan posisi tidur kita, supaya tidak mengalami kesemutan karena salah posisi tidur. Hindari posisi tidur dengan meletakkan tangan di belakang kepala atau tertidur sambil duduk dengan posisi ketiak di sandaran kursi. Selain itu, hindari duduk di kursi dengan menyilangkan kaki terlalu lama.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Makan terlebih dahulu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Perjalanan mudik biasanya dilakukan ketika bulan Ramadhan, dimana umat muslim sedang berpuasa. Jika kita memilih untuk tetap berpuasa, maka hendaknya mempersiapkan diri dengan makan sahur dalam jumlah cukup. Makanan yang dipilih hendaknya makanan yang mengandung karbohidrat dan protein tinggi karena merupakan sumber tenaga bagi tubuh. Selain itu, jangan lupa mengonsumsi sayur dan buah karena sangat baik untuk pencernaan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Perut kembung merupakan salah satu keluhan yang banyak dijumpai ketika melakukan perjalanan. Perut kembung dapat menimbulkan rasa tidak nyaman sehingga mengganggu perjalanan mudik. Sebelum melakukan perjalanan, hendaknya kita tidak mengonsumsi makanan yang dapat memicu terjadinya kembung, seperti buncis, kubis, sawi putih, brokoli, bawang, dan telur. Selain itu, salah satu cara mencegah supaya tidak terjadi kembung adalah mengunyah makanan dengan seksama untuk memudahkan proses pencernaan sehingga tidak terjadi pembentukan gas akibat proses fermentasi. Dianjurkan untuk meminum secangkir teh jahe setelah makan. Teh jahe sangat baik untuk merangsang proses pencernaan makanan sehingga makanan tidak terlalu lama berada di dalam usus kecil yang bisa memicu terbentuknya gas.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Konsumsi suplemen&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dibutuhkan kondisi kesehatan prima untuk menempuh perjalanan jauh yang melelahkan. Untuk itu, selain makan makanan yang bergizi, dianjurkan pula untuk mengonsumsi suplemen sebagai tambahan. Suplemen dari bahan alami seperti habbatussauda’ dan madu bisa menjadi pilihan. Hindari suplemen yang mengandung kafein karena hanya akan memberi kesegaran badan sesaat saja. Suplemen hanya bersifat sebagai tambahan, oleh karena itu jangan lupa untuk mengonsumsi makanan bervitamin, seperti sayur dan buah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Bawa bekal secukupnya&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Untuk menunjang kelancaran mudik, persiapan bekal makanan dan minuman sangatlah penting. Apalagi jika jarak yang ditempuh cukup jauh dan memakan waktu lama. Dengan membawa bekal makanan sendiri, kita tidak perlu lagi membeli makanan atau minuman di jalan. Selain lebih bersih dan sehat, bekal makanan dari rumah jelas sudah disesuaikan dengan kebutuhan dan selera kita masing-masing. Bawalah buah sebagai pelengkap bekal perjalanan kita, hendaknya memilih buah yang mudah dikonsumsi dan tidak perlu pisau untuk mengupasnya, seperti jeruk, apel, pisang, dan lain-lain. Hindari membawa makanan yang mudah rusak/basi supaya tidak mengalami keracunan makanan. Jangan lupa untuk membawa air dalam jumlah yang cukup karena cairan sangat penting untuk menghindari terjadinya dehidrasi (kekurangan cairan)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Sebaiknya membawa bekal secukupnya saja supaya barang bawaan kita tidak terlalu banyak dan perjalanan menjadi tidak nyaman. Jika kita menggunakan kendaraan umum, hindari menerima tawaran makanan dari orang asing. Hal ini mengingat maraknya kejahatan perampokan dengan pembiusan yang bermotif menawarkan makanan atau minuman pada para pemudik.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Bawa obat-obatan yang diperlukan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Bawa kotak P3K dan obat-obatan yang sekiranya diperlukan selama di perjalanan. Bagi penderita penyakit tertentu seperti kencing manis misalnya, hendaknya mempersiapkan apa saja yang harus dibawa ketika perjalanan terkait dengan penyakitnya seperti kartu identitas diabetes, obat-obat yang biasa dikonsumsi, dan alat cek gula darah (glukometer dan stripnya). Begitu juga bagi penderita penyakit lainnya yang membutuhkan persiapan secara khusus supaya tidak mengalami kendala selama perjalanan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Cukup istirahat&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Manfaatkan waktu selama perjalanan untuk tidur atau sekedar merilekskan tubuh. Istirahat sangat penting bagi pengemudi atau supir karena terkait dengan konsentrasi selama mengemudi. Salah satu faktor yang turut menyumbang banyaknya kasus kecelakaan adalah pengemudi atau supir dalam keadaan mengantuk. Untuk itu, jangan sepelekan istirahat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Supaya Terhindar Dari Mabuk Perjalanan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Ada sebagian orang yang sering mengalami mabuk perjalanan atau istilah kedokterannya ”motion sickness” saat berada di atas kendaraan. Tentunya kita tidak ingin mengalami mabuk perjalanan karena sangat mengganggu kenyamanan dalam melakukan perjalanan. Gejala yang muncul ketika mabuk perjalanan diantaranya mual, muntah, pusing, perasaan sebah di perut, dan berbagai macam rasa yang membuat badan menjadi tidak nyaman.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Mabuk perjalanan terjadi karena beberapa orang tertentu mempunyai kepekaan lebih terhadap gerakan-gerakan tertentu sehingga mengaktifkan sistem vestibularis (pusat keseimbangan di telinga bagian dalam) yang menyebabkan gejala pusing dan mual. Berikut ini beberapa kiat supaya terhindar dari mabuk perjalanan :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Pilihlah tempat duduk yang dekat dengan jendela supaya lebih mudah mendapatkan udara segar. Duduklah dengan santai (tidak terlalu tegak) dan usahakan posisi kepala tidak bergoyang-goyang. Persiapkan diri ketika kendaraan membelok ke kanan atau ke kiri agar tubuh tidak terkejut.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Selama perjalanan, pusatkan perhatian jauh ke depan ke arah pemandangan atau benda yang tidak bergerak. Jangan menengok ke kanan dan ke kiri untuk melihat jalan karena akan memicu terjadinya mabuk perjalanan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Hendaknya perut dalam kondisi terisi makanan sebelum melakukan perjalanan. Perut kosong akan memicu pengeluaran asam lambung berlebih dan mengakibatkan perut terasa perih dan mual. Makan secukupnya dan jangan sampai makan berlebihan karena justru bisa memicu terjadinya muntah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Jika keluhan sangat mengganggu, kita bisa juga mengoleskan minyak kayu putih dan mengonsumsi obat anti mabuk perjalanan. Minum air seduhan jahe juga terbukti dapat mencegah sekaligus mengurangi gejala mabuk perjalanan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Jangan Lupa Berdo’a&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Sebagai seorang muslim, kita hendaknya tidak melupakan do’a safar. Salah satu adab bepergian yang diajarkan Islam adalah mengawali perjalanannya dengan membaca do’a safar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Do’a yang biasa diucapkan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada orang yang hendak bersafar adalah,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;أَسْتَوْدِعُ اللَّهَ دِينَكَ وَأَمَانَتَكَ وَخَوَاتِيمَ عَمَلِكَ&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“Astawdi’ullaha diinaka, wa amaanataka, wa khowaatiima ‘amalik (Aku menitipkan agamamu, amanahmu, dan perbuatan terakhirmu kepada Allah)” HR. Abu Daud no. 2600, Tirmidzi no. 3443 dan Ibnu Majah no. 2826. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Kemudian hendaklah musafir atau yang bepergian mengatakan kepada orang yang ditinggalkan,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;أَسْتَوْدِعُكَ اللَّهَ الَّذِى لاَ تَضِيعُ وَدَائِعُهُ&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“Astawdi’ukallaha alladzi laa tadhi’u wa daa-i’ahu (Aku menitipkan kalian pada Allah yang tidak mungkin menyia-nyiakan titipannya).” HR. Ibnu Majah no. 2825. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dan ketika keluar rumah dianjurkan membaca do’a:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;بِسْمِ اللَّهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّهِ&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“Bismillahi tawakkaltu ‘alallah laa hawla wa laa quwwata illa billah” (Dengan nama Allah, aku bertawakkal kepada-Nya, tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan-Nya) HR. Abu Daud no. 5095 dan Tirmidzi no. 3426, dari Anas bin Malik. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Demikianlah penjelasan tentang kiat-kiat dalam menjaga kondisi tubuh supaya sehat dan fit dalam melakukan aktivitas mudik. Semoga perjalanan mudik Anda menyenangkan dan penuh berkah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;salam_sitijamilahamdi&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Penyusun: dr. Avie Andriyani Ummu Shofiyyah&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Rujukan:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dr. C. Triwikatmani, Petunjuk Praktis Pengelolaan Diabetes Mellitus Tipe 2. Tahun 2002. Penerbit PB PERKENI, Jakarta.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Scott C. Litin, M.D (editor), Mayo Clinic, Family Health Book Edisi kedua, Tahun 2007. Penerbit PT Intisari Mediatama, Jakarta.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Ustadz Ashim bin Musthofa, Berbekal Doa Safar Saat Mudik ke Kampung Halaman. Baituna hal 1-5&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Majalah As-Sunnah Edisi Khusus (No. 06-07)/Tahun XIII/Ramadhan-Syawwal 1430 H/September-Oktober 2009M.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7068770672821932216-8967886595106974213?l=sitijamilahamdi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/feeds/8967886595106974213/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/2010/09/tips-sehat-mudik.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7068770672821932216/posts/default/8967886595106974213'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7068770672821932216/posts/default/8967886595106974213'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/2010/09/tips-sehat-mudik.html' title='TIPS SEHAT MUDIK......'/><author><name>butir-butir keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10435171938230941573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/S9hVmqZoeVI/AAAAAAAAAAM/g-xfr3DsmBA/S220/sibungacantikummufirdaus.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/TH-nWITXUKI/AAAAAAAAALE/qOusknuDc5g/s72-c/mudikbunga.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7068770672821932216.post-1681251225253961311</id><published>2010-09-02T20:35:00.002+07:00</published><updated>2011-06-08T21:19:20.170+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ramadhan'/><title type='text'>PEREMPUAN DAN MALAM 1000 BULAN.... amboy...?</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/THyRj2tNC1I/AAAAAAAAAK0/yNAlqa6QR1I/s1600/anggrekpink.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/THyRj2tNC1I/AAAAAAAAAK0/yNAlqa6QR1I/s320/anggrekpink.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“Sepuluh malam terakhir menjadi hal yang luar biasa bila semua orang mengetahui maknanya. Bayangkan, mendapatkan malam lailatul qodar yang fadilahnya lebih baik dari 1.000 bulan,"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِّنْ أَلْفِ شَهْرٍ&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. [QS. Al-Qodr : 3].&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;”Seribu bulan itu kan sama dengan 1.000 &amp;nbsp;: 12 bulan, berarti nilai pahalanya sama dengan ibadah selama lebih kurang 83 tahun tanpa henti. Betapa indahnya bila menjadi perempuan yang mendapatkan 1.000 bulan tersebut yaitu keindahan menjelang lebaran”, demikian Aisyah bergumam sendiri sambil tangannya sibuk &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;mengupas bawang. Walaupun peluh mencucuri wajahnya yang tirus, Aisyah pantang untuk mengelap keringatnya karena sadar kalau bau bawang yang sudah melekat di jari-jarinya akan menempel lama di wajahnya. Sebentar lagi anak-anak dan suaminya pulang dari kesibukan masing-masing. Aisyah segera mandi dan bersiap-siap menyambut kepulangan mereka yang merupakan kebahagian tersendiri baginya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“Oh.. poor Aisyah... kenapa kamu jadi jadul begini sih, kalau soal motong dan iris bawang saja kan bisa beli alatnya, kentang juga sekarang ada alatnya bahkan berbagai macam peralatan untuk memudahkan kamu memasak macam-macam sekarang ini sudah ada alatnya, permudahlah pekerjaanmu, mumpung ada sale besar-besaran di Mayang Plaza, gunakanalah waktumu untuk mencari barang-barang bagus serta baju lebaran buat anak anakmu,” demikian sms Ratna, kawan SMUnya dulu yang sekarang sudah menjadi manajer disebuah perusahaan minyak, yang memberi semangat kepadanya untuk menyegerakan semua kesibukananya di dapur karena Ratna ingin Aisyah di sisa waktu ramadhan yang tinggal 10 hari ini, menemaninya berbelanaja di sebuah plaza yang menjanjikan banyak sale alias diskon besar-besaran.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Godaan sebagai seorang perempuan yang ingin berbelanaja sesekali untuk membeli ini dan itu dalam merayakan lebaran yang tinggal 10 hari lagi ini , dan juga kesibukan lain yang penanganannya harus disiapkan, seperti kue-kue kering, rendang serta bukaan puasa untuk anak-anak serta suaminya yang hanya menginginkan buatan Aisyah sendiri tanpa membeli di luar rumah. Namun dari itu semua yang terpenting adalah keinginan yang tinggi dari Aisyah untuk mengkhatamkan Al Quran berkali-kali seperti yang dilakukan kawan-kawan halaqohnya. Selain itu, motivasi dari suaminya membuat Aisyah menjadi kelabakan dan kewalahan untuk mendahulukan pekerjaan yang mana. Baginya semuanya penting bagi seorang wanita yang pengasih dan sayang keluarga seperti Aisyah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Betapa inginnya Aisyah mencari baju lebaran buat anak-anak dan suaminya, tidak perlu yang mahal, yang penting manis, pantas dan enak dipakai. Toh hanya setahun sekali dipakainya dan betapa nikmatnya melihat suami dan anak anaknya berebut kolak dan sayur asem buatan Aisyah ketika mereka berbuka puasa dirumah. Selain itu Aisyah sangat ingin memasak rendang sendiri dengan bumbu yang tidak pedas serta kue-kue kering yang lucu untuk anak-anaknya. Aisyah juga ingin sekali melihat mata anak-anaknya berkedip-kedip menikmati gula salju yang meleleh didalam mulut bersama kue putih salju buatananya yang tidak dapat ditandingi oleh kue buatan toko sekalipun. Namun hentakan semangat untuk mengkhatamkan dan mentadabur Al Quran di penghujung ramadhan membuat Aisyah merasa harus memilih mana yang nyaman bagi dirinya dan keluarganya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Semua itu kembali kepada Aisyah, karena semuanya adalah ibadah. Namun bila Aisyah tahu bahwa Imam Syafe’i sampai menghentikan majelis ilmunya hanya khusus mengkhatamkan Al Quran saja ketika ramadhan tiba dan bagaimana para sahabat ada yang menghabiskan bacaan Al Quran dalam waktu 3 hari saja serta ada juga yang 7 hari dan seterusnya, maka betapa Aisyah sebaiknya mengkhususkan dirinya kepada bacaan Al Qurannya saja. Toh baju lebaran bisa dibeli dimana saja, rasanya pun hanya sekilas saja karena anak-anak tak begitu memperhatikan baju yang dipakai walaupun berbeda dengan sehari hari, mereka akan gunakan juga asalkan warnanya sesuai dengan jiwa kekana-kanakannya Insya ALLah mereka mau pakai. Bagi suami dan Aisyah sendiri, kan sudah dewasa jadi tidak perlu baju baru, cukup gunakan baju yang bersih dan spesial serta gunakan pengharum molto saja atau sesekali boleh bawa baju terbaik ke laundry agar nyaman dan enak dipakai. Maka hal ini akan terasa beda, juga untuk kue-kue kering, buatlah dari sebelum ramadhan, kan bisa disimpan lebih dari sebulan asal tahu cara membuatnya dan soal rendang buat penganan lebaran, dunia ini tak selalu indah, dan langit tak selalu cerah, tidaklah semua yang kita inginkan ideal di muka bumi ini harus kita lakukan dan kita dapatkan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;“Poor, Aisyah (kasihan aisyah..), ayo.. bersegeralah.., ramadhan tinggal 10 hari lagi, gunakanlah waktu ini untuk mendekatkan diri kepada Al Quran, mari kita tingkatksn ibadah sekhusyu mungkin agar mendapat malam yang lebih baik dari 1.000 bulan…” akhirnya bisikan hati nurani Aisyah memenangkan segalanya.” sssttt.. kembali kepada Al-Qur’an...”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;salam_sitijamilahamdi&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7068770672821932216-1681251225253961311?l=sitijamilahamdi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/feeds/1681251225253961311/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/2010/09/perempuan-dan-malam-1000-bulan-amboy.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7068770672821932216/posts/default/1681251225253961311'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7068770672821932216/posts/default/1681251225253961311'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/2010/09/perempuan-dan-malam-1000-bulan-amboy.html' title='PEREMPUAN DAN MALAM 1000 BULAN.... amboy...?'/><author><name>butir-butir keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10435171938230941573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/S9hVmqZoeVI/AAAAAAAAAAM/g-xfr3DsmBA/S220/sibungacantikummufirdaus.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/THyRj2tNC1I/AAAAAAAAAK0/yNAlqa6QR1I/s72-c/anggrekpink.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7068770672821932216.post-1940306912683018155</id><published>2010-08-31T07:53:00.002+07:00</published><updated>2011-06-08T21:31:57.800+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dakwah'/><title type='text'>LEMAH LEMBUTLAH PADA GELAS-GELAS KACA ITU.....</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/THvplA5bwxI/AAAAAAAAAKs/rsZU7i_qnbs/s1600/gelasVas+Bunga+Kristal+dan+Gelas+Warna.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/THvplA5bwxI/AAAAAAAAAKs/rsZU7i_qnbs/s320/gelasVas+Bunga+Kristal+dan+Gelas+Warna.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dalam sebuah perjalanan. Ketika itu Rasulullah Saw bersama seorang budak yang biasa dipanggil dengan nama Anjasah. Suara Anjasah yang demikian besar membuat unta yang sedang dituntunnya menjingkrak-jingkrak. Setiap kali Anjasah berkata dengan suara tinggi, maka unta itu bergerak tanpa kontrol karena terkejut. Hal itu membuat para wanita yang sedang berada diatas punggung unta hampir-hampir saja terjatuh.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Melihat yang demikian itu, saking perhatiannya kepada para wanita, Rasulullah Saw segera menegur Anjasah, kemudian memintanya untuk melirihkan suaranya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;"Perlakukanlah gelas-gelas kaca itu dengan lemah lembut, hai Anjasah!!" kata beliau mengingatkan. Dan maksud dari gelas-gelas kaca itu adalah para wanita&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Ungkapan yang begitu indah. Mengagumkan. Sungguh bahasa yang beliau pilih untuk mengilustrasikan karakteristik kaum wanita adalah sangat tepat. Mereka memiliki kelembutan rasa. Selembut belaian angin sepoi-sepoi, bahkan lebih lembut lagi. Mereka mempunyai kehalusan jiwa, sehalus sutera China, bahkan lebih. Hal inilah yang mendorong Rasulullah Saw begitu nyaman menyebut kaum wanita dengan istilah ‘gelas-gelas kaca’.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Gelas-gelas kaca itu bening. Sebening embun, bahkan lebih bening. Gelas-gelas kaca itu bersih. Sebersih semburat surya di waktu dhuha, bahkan lebih bersih lagi. Selalu menyenangkan hati orang yang menatapnya. Karena memang naluriah manusia cenderung mencintai keindahan. Dan gelas-gelas kaca itu punya tabiat dasar bersih serta indah. Berarti ini sangat tepat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Wanita memiliki kelembutan jiwa, kepekaan hati serta sensitivitas rasa. Namun tabiatnya yang indah suatu saat bisa saja ternoda manakala ia keluar ataupun 'dipaksa' keluar dari rel fitrahnya. Demikian halnya dengan gelas-gelas kaca itu, ia bisa saja pecah ketika terjatuh atau dijatuhkan. Ia juga bisa kotor karena debu-debu nakal yang menempel padanya. Oleh karena itulah Rasulullah Saw begitu hati-hati dalam menyebutnya, apalagi bermuamalah dengannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Rifqon bil Qowārir…!!!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;*  Kalimat itu adalah seruan bagi kaum laki-laki untuk bersikap santun dan lemah lembut pada wanita.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;* Ia adalah peringatan bagi orang tua agar betul-betul mendidik dan membimbing putrinya agar tidak rusak ataupun retak. Rusak akhlaknya, retak kemuliaannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;* Ia adalah teguran bagi orang tua maupun para suami yang telah melalaikannya, tidak mendidiknya dengan pendidikan yang utama, tidak menjaganya dengan baik dan tidak mengajarinya akhlak atau pekerti yang luhur.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;* ia merupakan larangan bagi siapapun yang hendak menjerumuskannya ke dalam gelombang fitnah, dan juga peringatan keras atas orang-orang yang hendak menanggalkan 'izzah-nya.**&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;salam_sitijamilahamdi&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7068770672821932216-1940306912683018155?l=sitijamilahamdi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/feeds/1940306912683018155/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/2010/08/lemah-lembutlah-pada-gelas-gelas-kaca.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7068770672821932216/posts/default/1940306912683018155'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7068770672821932216/posts/default/1940306912683018155'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/2010/08/lemah-lembutlah-pada-gelas-gelas-kaca.html' title='LEMAH LEMBUTLAH PADA GELAS-GELAS KACA ITU.....'/><author><name>butir-butir keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10435171938230941573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/S9hVmqZoeVI/AAAAAAAAAAM/g-xfr3DsmBA/S220/sibungacantikummufirdaus.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/THvplA5bwxI/AAAAAAAAAKs/rsZU7i_qnbs/s72-c/gelasVas+Bunga+Kristal+dan+Gelas+Warna.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7068770672821932216.post-5886183126666498766</id><published>2010-08-30T23:37:00.003+07:00</published><updated>2011-06-08T21:42:47.002+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kecantikan'/><title type='text'>MUSLIMAH YA MUSLIMAH.... entah itu kini maupun masa yg akan datang</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/THvdj3NGFKI/AAAAAAAAAKk/RojiWfVM1CI/s1600/negeritrndlotus-flower.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/THvdj3NGFKI/AAAAAAAAAKk/RojiWfVM1CI/s320/negeritrndlotus-flower.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;“&lt;span style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Dan katakanlah kepada para perempuan yang beriman, agar mereka menjaga pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah menampakan perhiasannya (auratnya), kecuali yang biasa terlihat. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya .... ” (QS An-Nur : 31)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Sudah sering mendengar ayat ini? atau mungkin telah mengahafalnya? Ya ... ayat ini menjadi bukti betapa Islam melindungi seorang wanita. Kemuliaan seorang wanita dalam Islam terletak pada usahanya untuk menjaga kehormatan dirinya. Islam telah mengatur bagaimana seorang wanita bisa menjadi mulia dengan akhlaq, menutup aurat dan melaksanakan perintah Allah. Perintah menutup aurat bukan mengekang kebebasan seorang wanita, justru memperlihatkan bahwa Islam mengerti dengan apa yang dibutuhkan oleh wanita.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Bila diibaratkan, terdapat dua buah kue yang sama jenisnya, dijual di tempat yang terpisah, yang satu ditaruh di etalase kaca bertulisan jangan disentuh dan yang satu lagi dibiarkan “berdesakan” dengan jajanan lain tanpa penutup apa-apa dan yang pasti telah sering dipegang oleh tangan-tangan yang belum tentu steril.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Nah, kita diminta memilih, mana yang akan kita beli ? secara logika tentu saja kita pilih yang tidak pernah dipegang karena pasti terjaga kualitasnya. Seperti itu pula wanita, begitu sayangnya Allah sehingga Ia ingin menjadian kita sesuatu yang “mewah” dan suci karena terlindungi ....&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;sebuah kisah akan mengingatkan kita pada wanita mulia ....&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dari Atha bin Abi Rabah, ia berkata, Ibnu Abbas berkata padaku, “Maukah aku tunjukkan seorang wanita penghuni surga?” Aku menjawab, “Ya.”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Ia berkata, “Wanita hitam itulah yang datang kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lalu berkata, ‘Aku menderita penyakit ayan (epilepsi) dan auratku tersingkap (saat penyakitku kambuh). Doakanlah untukku agar Allah menyembuhkannya.' Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, ‘Jika engkau mau, engkau bersabar dan bagimu surga, dan jika engkau mau, aku akan mendoakanmu agar Allah menyembuhkanmu.' Wanita itu menjawab, ‘Aku pilih bersabar.’ Lalu ia melanjutkan perkataannya, ‘Tatkala penyakit ayan menimpaku, aura tku terbuka, doakanlah agar auratku tidak tersingkap.’ "&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Apa amal yang mengantarkannya menjadi seorang wanita penghuni surga? Apakah karena ia adalah wanita yang cantik jelita dan berparas elok? Ataukah karena ia wanita yang berkulit putih bak batu pualam? Tidak. Bahkan Ibnu Abbas menyebutnya sebagai wanita yang berkulit hitam. Wanita hitam itu, yang mungkin tidak ada harganya dalam pandangan masyarakat. Akan tetapi ia memiliki kedudukan mulia menurut pandangan Allah dan Rasul-nya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Inilah bukti bahwa kecantikan fisik bukanlah tolak ukur kemuliaan seorang wanita. Kecuali kecantikan fisik yang digunakan dalam koridor yang syar’i. Yaitu yang hanya diperliha tkan kepada suaminya dan orang-orang yang halal baginya. Kecantikan iman yang terpancar dari hatinyalah yang mengantarkan seorang wanita ke kedudukan yang mulia. Dengan ketaqwaannya, keimanannya, keindahan akhlaqnya, dan amalan-amalan salihnya, seorang wanita yang buruk rupa di mata manusia akan menjelma menjadi secantik bidadari surga.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Subhanallah, ternyata untuk menjadi mulia tidak butuh kosmetik mahal, perawatan kulit untuk menjadi putih dan alat-alat kecantikan lainnya, namun yang dibutuhkan hanya kesabaran dalam “memutihkan” hati dan menjaga kesucian diri.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Sekarang, patutlah diri di depan kaca, dan katakanlah bahwa saya akan menjadi seorang wanita mulia mulai sekarang dan nanti. Kenapa nanti? karena tidak ada yang tahu apakah kita masih seperti sekarang besok, beberapa hari lagi bahkan bertahun-tahun berikutnya, karena baiknya iman kita saat ini ... ketulusan yang hadir hari ini belum tentu bertahan hingga nanti jika tidak ada usaha untuk memperbaiki diri.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Kesempatan untuk memompa semangat tidak selalu datang begitu saja, ia butuh diberi sebuah asupan dari saat ini, keinginan untuk terus berubahpun tak datang tiba-tiba karena butuh keteguhan dan kekuatan cinta pada Ilahi. Modal tersebut akan didapat melalui proses pencarian sebuah ilmu yang mampu memantapkan hati kita bahwa muslimah seperti inilah yang diharapkan muncul dari sebuah generasi pembaharu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Muslimah yang teguh dengan hijabnya, yang terus menambah wawasan keislamannya dan muslimah yang mampu mempengaruhi orang lain baik secara langsung maupun tidak langsung. Jilbab yang hadir di tengah masyarakat yang gersang akan ilmu agama bisa menarik orang lain untuk mendalami Islam, apalagi bila ditambah dengan kecerdasan dan talenta yang dimilki oleh muslimah tersebut,maka akan dapat menimbulkan tarikan yang lebih kepada mereka.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Berangkat dari pemahaman inilah terdapat kesimpulan bahwa ancaman muslimah dalam kehidupannya dipengaruhi oleh lingkungan yang homogen dan heterogen. Hanya tinggal muslimah itulah yang berusaha untuk menjaga dirinya sekarang dan hingga nanti ... Wallahu’alam bishowwab&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;salam_sitijamilahamdi&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7068770672821932216-5886183126666498766?l=sitijamilahamdi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/feeds/5886183126666498766/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/2010/08/muslimah-ya-muslimah-entah-itu-kini.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7068770672821932216/posts/default/5886183126666498766'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7068770672821932216/posts/default/5886183126666498766'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/2010/08/muslimah-ya-muslimah-entah-itu-kini.html' title='MUSLIMAH YA MUSLIMAH.... entah itu kini maupun masa yg akan datang'/><author><name>butir-butir keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10435171938230941573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/S9hVmqZoeVI/AAAAAAAAAAM/g-xfr3DsmBA/S220/sibungacantikummufirdaus.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/THvdj3NGFKI/AAAAAAAAAKk/RojiWfVM1CI/s72-c/negeritrndlotus-flower.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7068770672821932216.post-5532956770130644181</id><published>2010-08-30T22:24:00.002+07:00</published><updated>2011-06-08T21:44:57.408+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ramadhan'/><title type='text'>LEBIH BAIK I'TIKAF DI MASJID ATAU DI RUMAH....bagi Muslimah</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/THvMixAZIHI/AAAAAAAAAKU/qsICV2O6X5w/s1600/itikafwanita.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/THvMixAZIHI/AAAAAAAAAKU/qsICV2O6X5w/s320/itikafwanita.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Tak terasa bulan Ramadhan akan segera memasuki &lt;span class="Apple-style-span"&gt;10 hari terakhir. Di mana kaum Muslimin seharusnya  lebih meningkatkan ibadah dan amal shalih demi mendapatkan pahala di 10 hari terakhir bulan Ramadhan, berupa terbebasnya mereka dari api neraka. Apalagi di 10 malam terakhir ada malam Laylatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Di 10 hari terakhir Ramadhan, kaum Muslimin biasanya menyiapkan diri untuk beri'tikaf seperti yang dicontohkan Rasulullah Saw. "Abdullah bin Umar r.a. berkata: Rasulullah saw biasa beri’tikaf pada malam-malam sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan," (Bukhari, Muslim).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Profesor bidang Tafsir Al-Quran dari Universitas Al-Azhar, Kairo, Dr 'Abdul Fattah 'Ashoor mengatakan, "I'tikaf bukan hanya disarankan bagi kaum lelaki muslim, tapi juga bagi para muslimah, karena istri-istri Rasulullah Shallahu alaihi wa sallam juga beri'tikaf baik semasa Rasulullah masih hidup maupun setelah wafatnya", ujarnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;"Dari 'Aisyah Radliyallaahu 'anhu bahwa Nabi Shallallaahu 'alaihi wa sallam selalu beri'tikaf pada sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadhan hingga beliau wafat, kemudian istri-istri beliau beri'tikaf sepeninggalnya," (Bukhari, Muslim).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Makna dibalik 'itikaf di 10 hari terakhir Ramadhan adalah untuk memberi kesempatan bagi kaum Muslimin untuk lebih mendekatkan dan mengabdikan diri secara khusus, setidaknya beberapa hari dalam satu tahun. Oleh sebab itu, i'tikaf selayaknya dilakukan di masjid dengan maksud agar bisa berkonsentrasi pada pengabdiannya dan tidak terganggu dengan urusan dunia. Pasalnya, sudah menjadi kebiasaan di hari-hari akhir bulan Ramadhan, banyak kaum Muslimin yang justru menghabiskan waktunya untuk urusan dunia mempersiapkan Idul Fitri; beli baju baru, bikin kue dan lain sebagainya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Berbeda dengan kaum lelaki yang nyaris tak menghadapi kendala untuk beri'tikaf di masjid selama 10 hari terakhir bulan Ramadhan, kaum perempuan kadang menghadapi berbagai halangan jika ingin beri'tikaf di masjid, terutama mereka yang masih memiliki anak-anak yang masih kecil. Di satu sisi, mereka khawatir jika anak-anak harus ditinggal di rumah. Di sisi lain, mereka tidak mungkin membawa anak-anak ke masjid, karena takut hanya akan mengganggu kekhusyukkan orang lain yang sedang beri'tikaf.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Menanggapi dilema ini, para ulama mengatakan bahwa kaum perempuan tidak harus melaksanakan i'tikaf di masjid? Profesor 'Ashor dari Universitas Al-Azhar Mesir menyatakan, "Boleh-boleh saja seorang perempuan beri'tikaf di masjid sepanjang tidak mengambaikan hak-hak keluarganya, terutama suami dan anak-anaknya."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Menjawab dilema ini,  apakah perempuan boleh melakukan i'tikaf di rumah saja, Dr Rajab Abu Mleeh, konsultan syariah di Islamonline mengatakan, ada perbedaan pandangan tentang hal itu. Mazhab Maliki, Shafi'i dan Hambali adalah ulama yang berpandangan bahwa seorang perempuan tidak diizinkan beri'tikaf di kamar atau mushalanya sendiri di rumah. Ketiga ulama itu merujuk pada Al-Quran, Surat Al-Baqarah ayat 187.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;" ... Tetapi jangan kamu campuri mereka , ketika kamu beritikaf dalam masjid ...."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Maliki, Syafi'i dan Hambali juga merujuk pada peristiwa ketika Abdullah bin Abbas ditanya tentang seorang perempuan yang bersumpah untuk beri'tikaf di mushala di rumahnya. Abdullah bin Abbas lalu mengatakan, "Itu adalah bid'ah, dan tindakan yang paling dibenci Allah Swt adalah melakukan bid'ah. Tidak ada i'tikaf selain di masjid di mana shalat lima waktu dilaksanakan."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Berdasarkan pandangan itu, kamar atau mushala di rumah tidak bisa dianggap sebagai masjid, dan jika i'tikaf dalam kamar atau mushala di rumah dibolehkan, maka para istri Rasulullah Saw seharusnya sudah melakukannya, meski cuma sekali.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Sebaliknya, para ulama penganut mazhab Hanafi membolehkan kaum perempuan beri'tikaf di ruangan khusus atau mushala di rumahnya. Mereka berpendapat bahwa tempat i'tikaf bagi perempuan adalah tempat yang mereka sukai dan tempat mereka melakukan salat lima waktu sehari-hari, karena tidak seperti laki-laki, lebih baik bagi kaum perempuan untuk salat dirumah dibandingkan di masjid. Berdasarkan pendapat itu, tempat i'tikaf perempuan selayaknya di sebuah ruangan khusus atau mushala di rumahnya sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Abu Hanifah dan Ath-Thawri menyatakan, "Seorang perempun boleh melakukan i'tikaf di rumah. Itu lebih baik bagi mereka, karena salat mereka di rumah lebih baik daripada di masjid."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Disampaikan pula oleh Abu Hanifah bahwa Rasulullah Saw. meninggalkan i'tikafnya di masjid ketika Beliau melihat tenda-tenda istrinya berada masjid. Rasullah Saw lalu berkata, "Apakah kebenaran yang dimaksudkan dengan melakukan hal yang demikian?"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Pendapat yang membolehkan perempuan i'tikaf di drumah juga mengatakan bahwa mushala di rumah adalah tempat terbaik bagi kaum perempuan menunaikan salat, maka tempat mereka i'tikaf adalah seperti masjid bagi kaum lelaki dimana mereka mereka melaksanakan i'tikaf.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Meski demikian, Dr Rajab Abu Mleeh mengatakan tidak ada salahnya bagi perempuan yang ingin beri'tikaf di masjid, karena masjid merupakan tempat terbaik untuk beribadah dan mengingat Allah ta'ala. Selain itu, tidak seperti rumah, masjid lebih memiliki atmosfir spiritual. Tapi bagi seorang ibu yang masih punya anak kecil, atau seorang perempuan yang suaminya tidak mengizinkan ia beri'tikaf di masjid, maka mereka boleh beri'tikaf di rumah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Lebih dari itu, seorang perempuan yang memiliki niat yang tulus untuk mengabdi pada Allah Swt, ia harus memahami bahwa pahala memenuhi hak dan kebutuhan suami serta anak-anak mereka bisa sama dengan, atau bahkan lebih besar dari dari sekedar memaksakan kehendak beri'tikaf di masjid. Itulah salah satu karunia Allah ta'ala yang Dia anugerahkan pada siapa saja yang Dia kehendaki dan Allah Mahakaya lagi Mahatahu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;salam_sitijamilahamdi &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7068770672821932216-5532956770130644181?l=sitijamilahamdi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/feeds/5532956770130644181/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/2010/08/lebih-baik-itikaf-di-masjid-atau-di.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7068770672821932216/posts/default/5532956770130644181'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7068770672821932216/posts/default/5532956770130644181'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/2010/08/lebih-baik-itikaf-di-masjid-atau-di.html' title='LEBIH BAIK I&apos;TIKAF DI MASJID ATAU DI RUMAH....bagi Muslimah'/><author><name>butir-butir keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10435171938230941573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/S9hVmqZoeVI/AAAAAAAAAAM/g-xfr3DsmBA/S220/sibungacantikummufirdaus.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/THvMixAZIHI/AAAAAAAAAKU/qsICV2O6X5w/s72-c/itikafwanita.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7068770672821932216.post-4436491078312755623</id><published>2010-08-27T11:41:00.002+07:00</published><updated>2011-06-08T21:47:24.504+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerminsalaf'/><title type='text'>Mereguk Mata Air Sabar 'Urwah bin Zubair'</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/THdDQ6Rj_pI/AAAAAAAAAKE/3rdKIbA7SzA/s1600/terataipink.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/THdDQ6Rj_pI/AAAAAAAAAKE/3rdKIbA7SzA/s320/terataipink.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Abu Abdillah atau Urwah bin Zubair bin Al-Awwam adalah di antara sederet tabiin yang memiliki kucuran mata air hikmah untuk generasi umat sesudah beliau. Adik dari Abdullah bin Zubair ini memberikakan pelajaran tentang nilai sebuah kesabaran.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Suatu hari cucu Abu Bakar Ash-shiddiq ini mendapat tugas untuk menemui khalifah Al-Walid bin ‘Abdil Malik di ibukota kekhalifahan, yaitu Damaskus di negeri Syam. Bersama dengan rombongan, ‘Urwah akan menempuh perjalanan dari Madinah menuju Damaskus yang saat ini menjadi negara Yordania.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Ketika melewati Wadil Qura, sebuah daerah yang belum jauh dari Madinah, telapak kaki kiri beliau terluka. Tabiin yang lahir pada tahun 23 Hijriyah ini menganggap biasa lukanya. Ternyata, luka tersebut menanah dan terus menjalar ke bagian atas kaki Urwah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Setibanya di istana Al-Walid, luka di kaki kiri Urwah tersebut sudah mulai membusuk hingga betis. Urwah pun mendapatkan pertolongan dari Khalifah Al-Walid yang memerintahkan sejumlah dokter untuk memberikan perawatan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Setelah melalui beberapa pemeriksaan, para dokter yang memeriksa salah seorang murid dari Aisyah binti Abu Bakar ini mempunyai satu kesimpulan. Kaki kiri Urwah harus diamputasi, agar luka yang membusuk tidak terus menjalar ke tubuh.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Urwah menerima keputusan tim dokter ini. Dan dimulailah operasi amputasi. Seorang dokter menyuguhkan Urwah semacam obat bius agar operasi amputasi tidak terasa sakit. Saat itu, Urwah menolak dengan halus.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Beliau mengatakan, “Aku tidak akan meminum suatu obat yang menghilangkan akalku sehingga aku tidak lagi mengenal Allah, walaupun untuk sesaat.”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Mendengar itu, para dokter pun menjadi ragu untuk melakukan amputasi. Saat itu juga, Urwah mengatakan, “Silakan kalian potong kakiku. Selama kalian melakukan operasi, aku akan shalat agar sakitnya tidak sempat kurasakan.”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Mulailah tim dokter memotong kaki Urwah dengan gergaji. Selama proses operasi itu, tabiin yang bisa mengkhatamkan Alquran selama dua hari ini tampak khusyuk dan tegar. Tidak sedikit pun suara rintihan keluar dari mulut beliau.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Melihat pengalaman yang tidak mengenakkan dari seorang cucu sahabat terkenal itu, khalifah Al-Walid menghampiri Urwah yang masih terbaring. Ia mencoba untuk menghibur. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Tapi, dengan senyum Urwah mengucapkan sebuah kalimat, “Ya Allah, segala puji hanya untuk-Mu. Sebelum ini, aku memiliki dua kaki dan dua tangan, kemudian Engkau ambil satu. Alhamdulillah, Engkau masih menyisakan yang lain. Dan walaupun Engkau telah memberikan musibah kepadaku namun masa sehatku masih lebih panjang hari-hari sakit ini. Segala puji hanya untuk-Mu atas apa yang telah Engkau ambil, dan atas apa yang telah Engkau berikan kepadaku dari masa sehat.”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Mendengar itu, Khalifah Al-Walid bereaksi, “Belum pernah sekali pun aku melihat seorang tokoh yang kesabarannya seperti dia.”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Beberapa saat setelah itu, tim dokter memperlihatkan potongan kaki yang diamputasi itu kepada Urwah. Melihat potongan kakinya, beliau mengatakan, “Ya Allah, sesungguhnya Engkau mengetahui, tidak pernah sekalipun aku melangkahkan kakiku itu ke arah kemaksiatan.”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Ujian yang Allah berikan kepada Urwah tidak sampai di situ. Malam itu juga, bersamaan dengan telah selesainya operasi pemotongan kaki, Urwah mendapat kabar bahwa salah seorang putra beliau yang bernama Muhammad -putra kesayangannya- meninggal dunia. Muhammad meninggal karena sebuah kecelakaan: ditendang oleh kuda sewaktu sedang bermain-main di dalam kandang kuda.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dalam keheningan malam itu, Urwah berucap pada dirinya sendiri, “Segala puji hanya milik Allah, dahulu aku memiliki tujuh orang anak, kemudian Engkau ambil satu dan masih Kau sisakan enam. Walaupun Engkau telah memberikan musibah kepadaku, hari-hari sehatku masih lebih panjang dari masa pembaringan ini. Dan walaupun Engkau telah mengambil salah seorang anakku, sesungguhnya Engkau masih menyisakan enam yang lain.”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Kedekatan Urwah bin Zubair dengan doa kepada Allah memang sudah menjadi karakter dalam kehidupnya. Suatu kali, ia pernah mendapati seorang yang shalat kemudian berdoa dengan tampak tergesa-gesa .&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;‘Urwah memberi nasihat kepada orang itu, “Wahai saudaraku, tidakkah engkau memiliki kebutuhan kepada Rabb-mu dalam shalatmu? Adapun aku, aku selalu meminta sesuatu kepada Allah, hingga jika aku menginginkan garam sekalipun.”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Selain doa, Urwah pun begitu dekat dengan Alquran. Sudah menjadi kebiasaan putera Asma bintu Abu Bakar ini membaca seperempat Alquran di siang hari, kemudian membaca seperempatnya lagi di saat shalat malam. Kebiasaan berlama-lama dalam shalat malam ini terus dilakukan hingga operasi amputasi yang ia alami. Karena sejak itu, ia tidak lagi bisa berdiri seperti sebelumnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Walaupun ketika ia melakoni di antara kesibukannya di sebuah kebun, Urwah selalu dekat dengan Alquran. Setiap kali masuk kebun, ia selalu membaca surah Al-Kahfi ayat 39.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Allah berfirman,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;وَلَوْلَا إِذْ دَخَلْتَ جَنَّتَكَ قُلْتَ مَا شَاء اللَّهُ لَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ إِن تُرَنِ أَنَا أَقَلَّ مِنكَ مَالًا وَوَلَدًا&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dan Mengapa kamu tidak mengatakan waktu kamu memasuki kebunmu ‘Maa syaa Allaah, laa quwwata illaa billaah’ (sungguh atas kehendak Allah semua ini terwujud, tiada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah). Sekiranya kamu anggap Aku lebih sedikit darimu dalam hal harta dan keturunan.” (Al Kahfi: 39)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/THdBOvlxeBI/AAAAAAAAAJ8/6EFmGk2ksDA/s1600/teratai1big.png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="300" src="http://1.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/THdBOvlxeBI/AAAAAAAAAJ8/6EFmGk2ksDA/s400/teratai1big.png" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Seperti itulah di anta hikmah yang diajarkan Urwah bin Zubair. Sabar dan yakin terhadap ayat-ayat-Nya, merupakan kunci sukses seseorang meraih kepemimpinan di dalam agama ini. Sebuah kepemimpinan dalam mengarahkan umat kepada jalan yang lurus sesuai dengan rambu-rambu agama yang telah digariskan oleh Allah subhanahu wata’ala dan Rasul-Nya shallallahu ‘alaihi wasallam&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;salam_sitijamilahamdi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7068770672821932216-4436491078312755623?l=sitijamilahamdi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/feeds/4436491078312755623/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/2010/08/mereguk-mata-air-sabar-urwah-bin-zubair.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7068770672821932216/posts/default/4436491078312755623'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7068770672821932216/posts/default/4436491078312755623'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/2010/08/mereguk-mata-air-sabar-urwah-bin-zubair.html' title='Mereguk Mata Air Sabar &apos;Urwah bin Zubair&apos;'/><author><name>butir-butir keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10435171938230941573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/S9hVmqZoeVI/AAAAAAAAAAM/g-xfr3DsmBA/S220/sibungacantikummufirdaus.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/THdDQ6Rj_pI/AAAAAAAAAKE/3rdKIbA7SzA/s72-c/terataipink.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7068770672821932216.post-4026699441954224415</id><published>2010-08-25T09:43:00.002+07:00</published><updated>2011-06-08T21:48:33.181+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='muslimah'/><title type='text'>Kasih Sayang Allah Pada Perempuan Di Bulan Ramadhan.....[renungan]</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/THSDHBeFCGI/AAAAAAAAAJ0/GB5v7Q656v8/s1600/pinkrosequranloveit.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/THSDHBeFCGI/AAAAAAAAAJ0/GB5v7Q656v8/s320/pinkrosequranloveit.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;"Dzahabbad doma u wabtsalatil 'uruqu wabtsabatal ajru insyaallah"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Ketiga anak Nisa mengangkat tangannya dengan khusyu sambil membaca doa buka puasa. Si bungsu nampak melirik-lirik dengan penuh semangat ke arah donat bulat bertabur gula serta susu coklat yang sudah diaduk puluhan kali, sedangkan sang kakak diam-diam menghitung berapa jumlah sayap ayam goreng tepung yang bisa dilahapnya, sementara itu si abang berusaha untuk lebih tenang, karena malu sudah 12 tahun usianya, sudah akil baligh, tak pantes lagi berebut makanan, walau perutnya yang kosong sudah berontak ingin di isi sepenuhnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Ketika ayah selesai membaca doa, seketika itu juga tak sabar ketiga anak, ayah serta mbok Nah, sang pembantu, langsung menyerbu makanan. Nasi, sayur kangkung, ayam goreng tepung, sambal, telur balado dan kerupuk, semua membuat anak-anak tak bisa menahan nafsu untuk memulai makanan berbuka puasa dulu dengan kurma dan air. Hanya ayah dan bu Nisa yang memulai buka puasa dengan kurma dan air, hal ini mungkin dikarenakan mereka sudah dewasa dan lebih pandai menahan hawa nasfu. Namun tidak demikian dengan anak-anak, rasanya semua ingin dilahap sekaligus. Memang menyantap makanan pada saat berbuka pusaa nikmatnya luar biasa, lebih nikmat daripada makan siang biasa, kenapa ya, padahal lauknya sama saja, yang masak juga sama yaitu ibu. Ibu yang ditengah kepenatannya bekerja sebagai guru dan sekaligus kepala sekolah merangkap sebagai guru IPA di SMU 28, SMU favorit yang terkenal anaknya pintar-pintar dan sering nagih PR (Wah hebat ya bila ada anak muda jaman sekarang yang ketagihan PR, bukan ketagihan narkoba).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Setelah upacara makan berbuka terlaksana dengan rapih, lalu mbok Nah bersiap untuk minta diri pulang kampung. Katanya khawatir kalau tidak pulang sekarang, dua minggu sebelum lebaran dikhawatirkan tidak dapat bus. Karena sudah 2 tahun mbok Nah tak pulang ketika lebaran, maka bu Nisa pun menyetujuinya. Sebenarnya berat sekali bagi bu Nisa karena sekolah tempat bu Nisa bekerja belum libur sehingga si kecil belum bisa ditinggal sendiri sementara si kecil baru mulai belajar berpuasa. Bu Nisa akan sangat repot jika mbok Nah tidak ada.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Semua rutinitas di bulan Ramadhan dilalui bu Nisa dengan tidak mengeluh, karena bu Nisa tahu kalau diikutin lelahnya akan sangat terasa lelah sekali. Selain itu ternyata anak-anaknya pada minggu ketiga sekolah akan ada ujian mid test, ”wah tambah tidak tega untuk menyuruh anak-anak membantu pekerjaan rumah nih, dari menggosok, menyapu, mencuci sampai menjemur kasur yang kena ompol, semua harus dilakukan sendiri nih,” keluh bu Nisa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;”Walau tidak terlalu rapih, ya paling tidak pekerjaan sudah dicicil jadi nanti pulang dari mengajar sekitar pukul 3 petang, tinggal mengangkat jemuran dan menggosok baju yang penting-penting saja, lanjut bu Nisa. Pekerjaan rumah di bulan Ramadhan seperti tak ada habisnya. Kolak untuk berbuka sebetulnya bisa dibeli di depan sekolah tempat bu Nisa mengajar, namun suami bu Nisa dan anak-anak kurang menyukai rasanya, terlalu hambar kata mereka, mungkin kurang santan untuk mengejar untung besar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Bu nisa memutuskan untuk memarut kelapa sendiri, dan membuat kolak sendiri. Dibubuhkan es batu sedikit sehingga kolak terasa lebih nikmat. Semua sudah mendapat jatah kolaknya masing-masing, namun bekas lengket di meja, yang akan membuat semut menyerang meja makan membuat bu Nisa segera berlari ke dapur mengambil serbet. Sementara, menunggu nasi masak, suaminya mengambil inisatif untuk shalat magrib dahulu. Setelah shalat magrib, dengan tangan kepanasan dan masih menggunakan mukena, bu Nisa mengaduk nasi yang baru saja bunyi ”cetek...” dari dapur kecil yang lantainya lengket dikarenakan percikan minyak bekas menggoreng ikan lele yang masih belum sempat dibersihkan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Setelah buka puasa yang enak dinikmati seluruh anggota keluarga, sambil menghirup teh panas, suami bu Nisa memilih untuk mengobrol dengan abang dan kakak perihal rencana pulang kampung dan hadiah apa yang pantas untuk nenek. Bu Nisa hanya menimpali omongan sesekali dari dapur, sambil tangannya tetap mencuci dan membilas piring mangkuk kotor yang tak habis-habis dicucinya. Sejenak suaminya terlihat ingin membantu, namun raut wajah lelah yang menatap dari balik pintu dapur membuat bu Nisa mengatakan, “jangan kesini mas, letakkan saja cangkir tehnya disitu, lantainya lengket mas, mas ajak saja anak-anak taraweh, nanti aku nyusul..” ucap bu Nisa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Setelah anak-anak dan suaminya bersiap keluar rumah untuk taraweh, maka bu Nisa segera ambil air wudhu dan, ”astaghfirullah…” bu Nisa menjerit lirih, membuat suami bu Nisa dan anak-anak panik. Lalu mereka bergegas menolong dan Alhamdulillah bu Nisa hanya keseleo sedikit akibat lantai dapur yang licin dan belum sempat dipel.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Bu Nisa, anak-anak serta suaminya khusyu menjalankan taraweh. Biasanya mereka shalat tarawih hanya 8 rakaat, sisanya diteruskan dengan Qiyamul lail dan shalat witir sebelum sahur.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Malam sudah larut, setelah memasak nasi untuk sahur dan mengupas bawang serta memotong sayur-mayur, bu Nisa beranjak mengunci pintu dapur menuju ke halaman belakang, sementara suaminya sudah pamit ke kamar karena mau meneruskan tilawahnya yang masih kurang beberapa halaman dari target 2 juz perhari. Sebersit iri di hati bu Nisa, karena memikirkan bahwa sudah 5 hari ini sejak mbok Nah meninggalkan rumah, bu Nisa lambat 3 juz. Sehari hanya mampu menghabiskan 8 halaman saja, paling banyak 12 halaman, itupun dengan mata berat dikarenakan saking mengantuknya. Bu Nisa tahu, bila diteruskan maka sahur bisa-bisa semua tidak terbangun dikarenakan bu Nisa tidak membangunkan karena tertidur.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Pantang bagi bu Nisa untuk bangun terlambat, karena sangat bahaya bila bu Nisa bangun terlambat. Jika ia terlambat maka makanan sahur tidak siap dan si kecil pasti tidak mau puasa karena dia harus disuapi setelah masakan selesai. Bu Nisa juga harus terburu-buru mencuci semua peralatan masaknya dan bergegas shalat subuh, kemudian menyiapkan keperluan anak-anak dan suaminya, seperti pakaian sekolah, pakaian kerja dan juga memeriksa PR anak-anak di sekolah serta rutinitas lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Sungguh, bu Nisa tidak ingin marah, tapi sebagai perempuan biasa, rasanya Ramadhan terasa berat dengan berbagai perkerjaan rumah yang terasa menjadi dua kali lipat beratnya. Dengan tarawehnya, menyiapkan makan berbuka, sahurnya, bangunkan anak, menyuapi anak, pekerjaan diluar rumah, juga ibadah-idadah lainya yang sama dengan kaum lelaki.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Kasih sayang Allah dirasakan bu Nisa ketika bu Nisa mendapatkan dirinya datang bulan dan membuatnya agak bernafas lega serta terharu, Allah sangat memahami. Semua perempuan pasti lelah sekali ketika ramadhan, maka kami diberi waktu untuk beristirahat dari shalat dan taraweh serta bisa minum dikala siang hari, sehingga ketika hawa panas dapur terasa sewaktu masak bukaan puasa, maka kami masih bisa sedikit minum air putih karena sedang datang bulan. Beda dengan kaum lelaki yang berpuasa dan beribadah terus-menerus full 30 hari di bulan Ramadhan. Mereka tidak ada istirahatnya sama sekali. Allah sungguh mengerti bahwa lelaki kuat sedangkan wanita lemah dengan berbagai beban yang ada pada perempuan dalam rangka menyiapkan pernak-pernik di bulan rmadhan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Sungguh kasih sayang Allah sangat terasa ketika perempuan datang bulan di bulan Ramadhan, sehingga perempuan bisa beristrahat sejenak walaupun dilubuk hati yang paling dalam, ada sesuatu yang hilang, yaitu ruh untuk beribadah dan mendekatkan diri pada Allah seperti shalat malam yang khusyu dan nikmat serta keakraban ketika shalat taraweh dan lain lain.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Namun, hal yang membuat bu Nisa berlinang air mata adalah seakan-akan Allah mengerti keadaan perempuan dan memahami bahwa perempuan memerlukan istriahat walau dibulan Ramadhan sekalipun. Terimakasih Allah untuk semua cintamu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;salam_sitijamilahamdi&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7068770672821932216-4026699441954224415?l=sitijamilahamdi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/feeds/4026699441954224415/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/2010/08/kasih-sayang-allah-pada-perempuan-di.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7068770672821932216/posts/default/4026699441954224415'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7068770672821932216/posts/default/4026699441954224415'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/2010/08/kasih-sayang-allah-pada-perempuan-di.html' title='Kasih Sayang Allah Pada Perempuan Di Bulan Ramadhan.....[renungan]'/><author><name>butir-butir keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10435171938230941573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/S9hVmqZoeVI/AAAAAAAAAAM/g-xfr3DsmBA/S220/sibungacantikummufirdaus.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/THSDHBeFCGI/AAAAAAAAAJ0/GB5v7Q656v8/s72-c/pinkrosequranloveit.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7068770672821932216.post-6101972660523785253</id><published>2010-08-24T07:31:00.001+07:00</published><updated>2011-06-08T21:58:18.385+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerminsalaf'/><title type='text'>ORANG MULIA ITU KETURUNAN BUDAK...... Subhannallah..</title><content type='html'>&lt;div style="color: #d0e0e3;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #d0e0e3;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/THMSHNP48mI/AAAAAAAAAJk/M4s7-DHMqKo/s1600/salafsunset.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/THMSHNP48mI/AAAAAAAAAJk/M4s7-DHMqKo/s320/salafsunset.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Hasan al-Basri menjadi imam, kota Basrah merupakan benteng Isla&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Ketika Hasan al-Basri sudah  menjadi ulama, banyak umat yang menggali ilmunya, mendatangi majelisnya  serta mendengarkan ceramahnya, yang mampu melunakkan jiwa-jiwa yang  keras, dan sampai mencucurkan air mata bagi orang-orang yang berbuat  dosa. Banyak orang yang terpikat dengan hikmahnya yang mempesona.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;m yang terbesar dalam bidang ilmu pengetahuan. Masjidnya yang agung dipenuhi oleh para Shahabat dan Tabi’in yang hijrah ke kota itu. Halaqah-halaqah keilmuan dengan beraneka ragam yang memakmurkan masjid-masjid. Hasan al-Basri menekuni halaqah Abdullah bin Abbas. Dia mengambil pelajaran tafsir, hadits, qira’ah, fiqh, adab dan bahasa.&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Ketika Hajja bin Yusuf At-Tsaqafi berkuasa di Irak, dan bertindak sewenang-wenang dan kejam, Hasan al-Basri adalah termasuk dalam bilangan sedikit orang berani menentang dan mengecam keras akan kezhaliman pengausa itu secara terang-terangan. Saat itu, justru sebagain besar para ulama takut dengan Hajjaj, yang sangat kejam dan berindak dengan keras, terhadap siapa saja yang berani mengkritiknya.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Suatu ketika, Hajjaj membangun istana yang megah untuk dirinya di kota Wasit. Ketika pembangunan selesai diundangnya orang-orang untuk melihat dan mendo’akannya.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Hasan al-Basri tak mau menyia-nyiakannya kesempatan yang ada, di mana pasti saat itu pasti banyak orang yang datang dan berkumpul di istana Hajjaj. Maka, Hasan al-Basri tampil dan memberikan ceramah, mengingatkan mereka agar bersikap zuhud di dunia dan menganjurkan manusia untuk mengejar kemuliaan di sisi Allah. Bukanlah kenikmatan dunia yang tidak seberapa dibandingkan dengan kenikmatan yang akan diberikan oleh Allah di akhirat nanti.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Saat tiba di istana, Hasan al-Basri, melihat begitu banyak orang mengelilngi istana yang megah dan indah dengan halamannya yang sangat lua. Beliau berdiri dan berkhutbah. Diantara isi khutbahnya itu, Hasan al-Basri menyatakan : “Kita mengetahui apa yang dibangun oleh oleh manusia yang paling kejam dan kita dapati Fir’aun yang membangun istana yagn lebih besar dan lebih megah daripada bangunan ini. Namun, Allah membinasakan Fir’aun beserta apa yang dibangunnya. Andai saja Hajjaj sadar bahwa penghuni langit telah membecinya dan penduduk bumi telah memperdayakannya …”&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Hasan al-Basri tidak berhenti mengkritik Hajjaj, dan terus melanjutkannya: “Wahai saudaraku, Allah Ta’ala telah megnambil sumpah dari ulama agar menyampaikan kebenaran kepada manusia, dan tidak boleh menyembunyikannya”, tambahnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Keesokannya harinya, Hajjaj dengan penuh amarah, menghadiri pertemuan bersama para pejabatnya, dan berkata keras : “Celakalah kalian! Seorang dari budak-budak Basrah itu memaki-maki kita dengan seenaknya dan tak seorangpun dari kalian berani mencegah dan menjawabnya. Demi Allah, akan kuminumkan darahnya kepada kalian wahai para pengecut”, ungkapnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Lalu, Hajjaj memerintah para pengawalnya untuk menyiapkan pedang beserta algojonya dan menyuruh polisi untuk menangkap Hasan al-Basri. Saat Hasan al-Basri sudah dibawa, semua mata memandang kepadanya, dan mulai hati berdebar. Menunggu nasib yang akan dialami oleh Hasan al-Basri. Begitu Hasan al-Basri melihat algojo yang sudah menghunus pedangnya dekat tempat hukuman mati, beliau menggerakkan bibirnya membaca seseuatu. Kemudian beliau berjalan mendekati Hajjaj dengan ketabahan seorang mukmin, kewibawaan sesorang muslim dan kehormatan seorang da’I di jalan Allah.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Demi melihatketegaran yang demikian hebat, mental Hajjaj runtuh. Padahal, sudah masyhur di seluruh Irak tentang kekejaman Hajjaj. Terpengaruh wibawa dan sikap Hasan al-Basri, dan Hajjaj berkata begitu ramah dengan ulama itu, “Silakan duduk di sini wahai Abu Sa’id, silakan ..”, ucap Hajjaj.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Seluruh yang hadir menjadi terbelalak matanya. Melihat perilaku Amirnya (Hajjaj) mempersilahkan Hasan al-Basri duduk di kursinya dengan penuh wibawa. Hajjaj menoleh kearah al-Basri dan menanyakan berbagai masalah agama, dan dijawab oleh Hasan al-Basri dengan jawaban-jawaban yang menarik.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Saat merasa pertemuan itu sudah cukup, dan Hajjaj sudah merasa cukup pertanyaan-pertanyaan agama sudah dijawab oleh Hasan al-Basri, lalu Hajjaj mengantarkan Hasan al-Basri sampai ke depan pintu istana, seraya berkata : “Wahai Abu Sa’id, Anda benar-benar tokoh ulama yang hebat”, kata Hajjaj. Kemudian, Hajjaj menyemprotkan minyak ke jenggot al-Basri sambil memeluknya.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/THMR2GMLAWI/AAAAAAAAAJc/Hl_O5jPU7hE/s1600/salaffree-desktop-wallpaper-landscape_1024x768.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://1.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/THMR2GMLAWI/AAAAAAAAAJc/Hl_O5jPU7hE/s320/salaffree-desktop-wallpaper-landscape_1024x768.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;Pengawal yang mengantarkan Hasan al-Basri sampai ke pintu gerbang itu, bertanya mengapa Hajjaj tidak sampai membunuhya, padahal dia sudah mempersiapkan algojo? “Ketika apa yang anda baca,wahai Sheikh?”, tanya sang pengawal itu. Beliau menjawab, “Ketika itu aku berdo’a, “Wahai Yang Maha Melindungi dan tempatku dalam kesulitan, jadikanlah amarahnya menjadi dingin dan menjadi keselamatan bagiku sebagaimana Engkau jadikan api menjadi dingin dan kesalamatan bagi Ibrahim”, pintanya.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Begitulah Hasan al-Basri yang berani menesahati penguasa yang sombong, kejam, dan sangat sewenang-wenang, saat penguasa itu hidup bergelimangan dengan kemewahan, dan ada tanpa takut sedikitpun atas keselamatan jiwanya. Padahal, Hasan al-Basri, tak lain anak seorang budak Rasulullah Shallahu alaihi wa sallam, yang bernama Khairah, yang dinikahi oleh Yasaar budak dari Zaid bin Tsabit.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Sekalipun budak, di dalam Islam, tetap melahirkan keturunan yang mulia, ulama yang amat disegani dikalangan ulama di Basrah, bahkan, yang paling masyhur, kisah Umar bin Abdul Aziz, yang tak lain, juga keturunan seorang budak. Inilah keistimewaan dalam Islam.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Orang-orang yang mulia dapat lahir dari para budak, yang menjadi pembela Islam, dan menegakkan Islam, tidak kemudian nasib mereka menjadi orang-orang yang disisihkan dalam kehidupan nyata. Wallahu’alam.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;salam_sitijamilahamdi &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7068770672821932216-6101972660523785253?l=sitijamilahamdi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/feeds/6101972660523785253/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/2010/08/orang-mulia-itu-keturunan-budak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7068770672821932216/posts/default/6101972660523785253'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7068770672821932216/posts/default/6101972660523785253'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sitijamilahamdi.blogspot.com/2010/08/orang-mulia-itu-keturunan-budak.html' title='ORANG MULIA ITU KETURUNAN BUDAK...... Subhannallah..'/><author><name>butir-butir keindahan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10435171938230941573</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/S9hVmqZoeVI/AAAAAAAAAAM/g-xfr3DsmBA/S220/sibungacantikummufirdaus.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/THMSHNP48mI/AAAAAAAAAJk/M4s7-DHMqKo/s72-c/salafsunset.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7068770672821932216.post-6342532579699073124</id><published>2010-08-23T07:31:00.001+07:00</published><updated>2011-06-08T22:07:42.712+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cinta'/><title type='text'>KETULUSAN HATI SEORANG WANITA...... isteri kholifah.</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/THHAxQDbAkI/AAAAAAAAAJU/MUqVCQPDoU8/s1600/bungakecil2kerenbru.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_7xorfHK2r-g/THHAxQDbAkI/AAAAAAAAAJU/MUqVCQPDoU8/s320/bungakecil2kerenbru.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #d9d2e9;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Banyak penguasa gagah, memiliki peran besar, dan nampak berwibawa dihadapan rakyatnya. Rakyat menggantungkan harapannya kepada sang penguasa. Tetapi, kegagahan, peran yang besar, dan wibawanya, justru menjadi malapetaka.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Kehidupan menjadi carut-marut. Rakyat menjadi pupus harapannya. Kehidupan dipenuhi dengan kezaliman, fitnah, serta musibah yang tak pernah henti. Semua keadaan yang ada itu, ada faktor yang menyebabkan, siapa, tak lain sang ‘isteri’.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Pragmen yang pendek diatas terjadi di masa la
